Kitab Yobel (Ibrani Sepher haYovelim), kadang-kadang disebut juga Kitab Kejadian Kecil (Leptogenesis), merupakan tulisan religius Yahudi kuno berisi 50 pasal, yang dianggap sebagai kanon (yaitu bagian dari Kitab Suci) oleh Gereja Kristen Orthodox Ethiopia maupun Beta Israel (orang Yahudi Ethiopia), dimana kitab ini dikenal sebagai Kitab Pembagian, yang dalam bahasa Ethiopia Ge’ez disebut Mets’hafe Kufale. Kitab Yobel dipandang sebagai pseudopigrapha oleh orang Kristen Protestan, Roma Katholik, dan Gereja Kristen Orthodox Timur.

Kitab Yobel sangat dikenal luas di kalangan umat Kristen mula-mula, yang dibuktikan oleh tulisan-tulisan Ephiphanius, Justin Martyr, Origen, Diodorus dari Tarsus, Isidore dari Alexandria, Isidore dari Seville, Eutychius dari Alexandria, John Malalas, George Syncellus, dan George Kedrenos. Tulisan-tulisan Kitab Yobel juga dipakai oleh komunitas Eseni yang mengumpulkan Gulungan-gulungan Kitab Laut Mati.

Kitab Yobel berisi “riwayat pembagian hari-hari Hukum, dari peristiwa-peristiwa dari tahun-tahun, tahun-mingguan, dan Yobel-yobel dunia” seperti yang dinyatakan kepada Musa (selain dari Torah atau “Perintah”) oleh Malaikat ketika dia sedang berada di puncak Gunung Sinai selama empat puluh hari dan empat puluh malam. Kronologi yang tertulis di dalam Kitab Yobel didasarkan pada multiplikasi dari tujuh: Yobel adalah periode 49 tahun, tujuh “tahun-minggu”,  dimana setiap minggu terdiri dari tujuh tahun, dan berdasarkan ini seluruh zaman dibagi-bagi. Pada saat menentukan tanggal suatu peristiwa, penulis selalu memberikan angka spesifik dari Yobel, minggu, tahun, dimana peristiwa itu terjadi.

Manuskrip-manuskrip Kitab Yobel

Sampai fragmen-fragmen penting ditemukan di antara Gulungan-gulungan Kitab Laut Mati, manuskrip-manuskrip yang tersisa dari Kitab Yobel hanyalah berupa empat teks lengkap dalam bahasa Ge’ez Ethiopia, yang berasal dari abad ke-15 dan 16, dan beberapa kutipan-kutipan dari para Bapa Gereja mula-mula seperti Epiphanius, Justin Martyr, Origen, demikian juga Diodorus dari Tarsus, Isidore dari Alexandria, Isidore dari Seville, Eutychius dari Alexandria, John Malalas, George Syncellus, dan George Kedrenos.

Ada juga fragmen yang masih selamat dalam terjemahan Latin dari versi Yunani yang berisi seperempat dari seluruh isinya.

Antara tahun 1947 sampai 1956, kira-kira ada 15 gulungan-gulungan Kitab Yobel yang ditemukan di lima gua-gua Qumran, semuanya tertulis dalam bahasa Ibrani. Jumlah manuskrip sebanyak ini (lebih banyak dibandingkan gulungan kitab-kitab lain, kecuali Mazmur, Ulangan, Yesaya, Keluaran, dan Kejadian), menunjukkan bahwa Kitab Yobel mempunyai kedudukan penting dan dipakai secara luas di kalangan komunitas Qumran. Perbandingan Kitab Yobel dari teks-teks Qumran dengan versi Ethiopia, yang dilakukan oleh James VanderKam, menunjukkan bahwa versi Ethiopia merupakan terjemahan yang akurat dan literal.

Isi

Kitab Yobel dimulai dengan pasal yang menggambarkan nubuat kemurtadan Israel dan kembalinya mereka kepada jalan Elohim yang benar pada Akhir Zaman. Pasal selanjutnya dari Kitab Yobel menceritakan riwayat Penciptaan sampai tibanya bangsa Israel di Gunung Sinai dibawah pimpinan Musa.

Kitab Yobel mencakup seluruh Kitab Kejadian, namun seringkali dengan tambahan detail, dan ditujukan kepada Musa, menceritakan seluruh riwayat Penciptaan dan Israel sampai saat itu, dikisahkan dalam pembagian-pembagian 49 tahun, atau Yobel-yobel. Rentang waktu sejak Penciptaan, sampai kepada Musa menerima Torah di Gunung Sinai pada waktu Eksodus, diperhitungkan 50 Yobel, dikurangi 40 tahun yang harus mereka lalui dalam pengembaraan di padang belantara sebelum memasuki tanah Kanaan – atau 2.410 tahun.

Empat golongan Malaikat disebutkan: Malaikat Kehadiran, Malaikat Pengudusan, Malaikat Pengawas atau Malaikat Penjaga atas individu-individu, dan Malaikat penguasa fenomena alam. Henokh adalah orang pertama yang kepadanya diajarkan oleh para Malaikat pengetahuan mengenai tulisan, dan dia menuliskannya, yaitu seluruh rahasia-rahasia astronomi, kronologi, dan pembagian-pembagian zaman dunia.

Kitab Yobel menceritakan penciptaan malaikat pada hari pertama Penciptaan dan kisah bagaimana sekelompok Malaikat yang Jatuh mengawini anak-anak perempuan manusia, dan memperanakkan ras raksasa yang dikenal sebagai Nephilim, dan keturunan mereka selanjutnya, Elioud. Keturunan hybrid mereka, Nephilim yang hidup pada zaman Nuh, dimusnahkan dari bumi oleh Elohim dalam Air Bah. Kitab Yobel juga menjelaskan bahwa Elohim mengijinkan sepersepuluh bagian roh-roh Nephilim yang sudah mati ini – yang dikenal sebagai roh-roh jahat – untuk tetap berada di bumi, untuk menguji dan menyesatkan umat manusia sesudah Air Bah.

Menurut Kitab Yobel, bahasa Ibrani merupakan bahasa surgawi, bahasa Penciptaan Alam Semesta, dan pada mulanya itu diucapkan oleh semua makhluk di Taman Eden, baik manusia maupun binatang. Namun pada hari Adam dan Hawa diusir dari Taman Eden, binatang-binatang kehilangan kuasa mereka untuk berbicara. Sesudah Air Bah, bumi dibagi menjadi tiga bagian untuk tiga anak-anak Nuh. Dan sesudah kehancuran di Menara Babel, keluarga mereka tercerai-berai menurut bahasa dan wilayah mereka masing-masing, dan bahasa Ibrani terlupakan, sampai kepada zaman Abraham, ketika para malaikat mengajarkan bahasa itu kepadanya.

Kitab Yobel juga berisi beberapa kiasan mengenai Kerajaan Messias yang akan datang. Robert Henry Charles menuliskan pada tahun 1913,

“Kerajaan ini akan diperintah oleh Messias, bukan berasal dari keturunan Lewi, tetapi dari keturunan Yehuda. Kerajaan ini secara bertahap akan dinyatakan di bumi, dan transformasi fisik pada alam semesta akan berjalan bersamaan dengan transformasi moral manusia sampai adanya langit yang baru dan bumi yang baru. Pada akhirnya, segala dosa dan kesakitan akan lenyap, dan manusia akan hidup sampai berumur 1000 tahun dalam kebahagiaan dan shalom, dan sesudah kematian akan menikmati berkat dunia spiritual yang kekal.”

7 Hukum Nuh

Kitab Yobel 7:20-29 juga berisi referensi awal dari 7 Hukum Nuh.

Tujuh Hukum Nuh (Ibrani: שבע מצוות בני נח‎ Sheva mitzvot B’nei Noach), juga disebut Hukum-hukum Noahide atau Noachide (berasal dari kata “Noah” – Nuh), adalah serangkaian perintah-perintah yang, menurut Talmud, diberikan oleh Elohim sebagai sekumpulan hukum-hukum yang mengikat bagi “anak-anak Noah” – yaitu, seluruh umat manusia.

Menurut itu, setiap goyim (orang non Yahudi) yang setia mengikuti hukum-hukum ini – karena itu diberikan oleh Musa – dianggap sebagai goyim yang benar, dan memiliki kepastian mendapatkan suatu tempat di dalam dunia yang akan datang (Ibrani: עולם הבא‎ Olam Haba), upah yang final bagi orang-orang benar.

Di dalam Talmud, Tujuh Hukum Noah (Nuh) adalah:

  1. Jangan menyangkal Elohim
  2. Jangan menghujat Elohim.
  3. Jangan membunuh.
  4. Jangan melakukan perbuatan incest, perzinahan dan homoseksual
  5. Jangan mencuri.
  6. Jangan makan binatang yang masih hidup.
  7. Tegakkan pengadilan untuk memastikan ketaatan kepada hukum.

Beberapa Nama Lain Kitab Yobel

Kitab Yobel dikenal dalam beberapa nama, bahkan di dalam Ibrani:

a. Kitab Yobel atau Jubilee

Nama ini muncul dari Ephiphanius, dan juga dari Fragmen Syria berjudul “Nama-nama Istri Bapa Leluhur menurut Kitab Yobel Ibrani.” Nama ini sepertinya menggambarkan Kitab ini, karena membagi sejarah dunia sejak Penciptaan sampai diturunkannya Torah di Gunung Sinai, dalam periode Yobel-yobel yang masing-masing terdiri dari 49 tahun. Israel memasuki Tanah Kanaan pada penutup Yobel kelima puluh, yaitu tahun 2450 Anno Mundi, sejak Penciptaan.

b. Kitab Kejadian Kecil atau Genesis Kecil

Sebutan “Kecil” tidak merujuk kepada banyaknya isi kitab ini, yang lebih luas dibandingkan dengan kitab kanon Kejadian, namun pada karakternya. Ini lebih berhubungan dengan detail-detail, dibandingkan dengan tulisan Alkitab. Judul Ibrani ini memiliki beberapa sebutan dalam bahasa Yunani:

  1. he lepte Genesis (atau Lepte Genesis) seperti tercantum dalam tulisan Epiphanius, Syncellus, Zonaras, Glycas.
  2. he Leptogenesis, seperti tercantum dalam tulisan Didymus dari Alexandria dan dalam tulisan-tulisan Latin, seperti dari Decree of Gelasius.
  3. ta lepta geneseos, seperti dalam tulisan Syncellus.
  4. Mikrogenesis, seperti dalam tulisan Jerome, yang sangat mengenal kitab ini dalam bahasa Ibrani aslinya.

c. Kitab Apocalypse of Moses atau Wahyu Musa atau nama-nama lain dari Kitab ini.

  1. Kitab Wahyu Musa. Nama ini dikenal pada masa Syncellus. Nama ini memberikan petunjuk yang sesuai karena Musa adalah penerima dari semua wahyu dalam kitab ini.
  2. Kitab Kesaksian Musa. Nama ini ditemukan dalam tulisan Catena dari Nicephorus.
  3. Kitab Anak-anak Perempuan Adam. Kitab ini diidentifikasi sebagai Kitab Yobel dalam Dekrit Gelasius, yang berisi ringkasan tertentu dari Kitab Yobel yang berurusan dengan nama-nama dan sejarah-sejarah perempuan yang disebutkan.
  4. Kitab Kehidupan Adam. Nama ini ditemukan dalam tulisan Syncellus, yang nampaknya merupakan edisi Kitab Yobel yang diperluas dan berhubungan dengan kehidupan Adam.

Kitab Yobel

Pendahuluan

Ini adalah riwayat pembagian hari-hari dari hukum dan kesaksian, dari peristiwa-peristiwa dalam tahun-tahun, dari minggu-minggu (tahun-tahun) mereka, dari Yobel-yobel mereka di sepanjang seluruh tahun-tahun dunia, seperti yang Yahweh firmankan kepada Mosheh di Gunung Sinai ketika dia naik ke atas untuk menerima loh-loh hukum dan perintah, menurut perkataan Elohim seperti yang Dia firmankan kepadanya, “Naiklah ke atas puncak Gunung.

Elohim Menampakkan Diri kepada Mosheh di Gunung Sinai (1:1-26; lih. Keluaran 24:15-18).

Pasal 1

1. Dan terjadilah dalam tahun pertama keluarnya bani Yisrael dari Mesir, dalam bulan ketiga, pada hari keenam belas bulan itu, [2450 Anno Mundi] Elohim berbicara kepada Mosheh, firman-Nya, “Naiklah kepada-Ku di atas Gunung, dan Aku akan memberikan kepadamu dua loh batu berisi hukum dan perintah, yang telah Aku tuliskan, supaya engkau dapat mengajarkan mereka.”

2. Dan Mosheh naik ke atas gunung Elohim, dan kemuliaan Yahweh berdiam di atas Gunung Sinai, dan suatu awan menyelimutinya selama enam hari.

3. Dan Dia memanggil Mosheh pada hari ketujuh dari tengah-tengah awan, dan penampakan kemuliaan Yahweh seperti api yang menyala-nyala di puncak Gunung.

4. Dan Mosheh ada di atas Gunung empat puluh hari dan empat puluh malam, dan Elohim mengajar dia riwayat awal dan akhir dari pembagian seluruh hari-hari hukum dan kesaksian.

5. Dan Dia berfirman, “Arahkanlah hatimu kepada setiap kata yang akan Aku firmankan kepadamu di Gunung ini, dan tuliskanlah itu dalam sebuah kitab supaya generasi-generasi mereka dapat melihat bagaimana Aku tidak meninggalkan mereka karena semua kejahatan yang telah mereka perbuat dengan melanggar perjanjian yang Aku adakan antara Aku dan engkau untuk generasi-generasi mereka pada hari ini di Gunung Sinai.

6. Dan akan terjadi ketika semua hal-hal ini datang menimpa mereka, maka mereka akan mengetahui bahwa Aku lebih benar daripada mereka, dalam semua keputusan mereka dan dalam semua tindakan mereka, dan mereka akan mengetahui bahwa Aku benar-benar ada bersama mereka.

7. Dan tuliskanlah bagi dirimu sendiri seluruh kata-kata yang Aku nyatakan kepadamu hari ini, karena Aku tahu pemberontakan mereka dan tegar tengkuk mereka, sebelum Aku membawa mereka masuk ke negeri yang Aku sumpahkan kepada bapa leluhur mereka, kepada Abraham dan kepada Yitschaq dan kepada Yaqob, dengan berfirman, “Kepada keturunanmu akan Aku berikan suatu negeri yang dialiri susu dan madu.

8. Dan mereka akan makan dan menjadi puas, dan mereka akan berpaling kepada ilah-ilah asing, kepada (ilah-ilah) yang tidak dapat melepaskan mereka dari apa pun kesusahan mereka. Dan kesaksian ini akan diperdengarkan sebagai kesaksian terhadap mereka.

9. Karena mereka akan melupakan semua perintah-perintah-Ku, semua yang Aku perintahkan kepada mereka, dan mereka akan berjalan menuruti Goyim, dan menurut kenajisan mereka, dan menurut keaiban mereka, dan akan melayani ilah-ilah mereka, dan ini akan menjadi bagi mereka suatu pelanggaran dan kesusahan dan penindasan dan jerat.

10. Dan banyak yang akan binasa dan mereka akan dijadikan tawanan, dan akan jatuh ke dalam tangan musuh, karena mereka meninggalkan ketetapan-ketetapan-Ku dan perintah-perintah-Ku, dan perayaan-perayaan perjanjian-Ku, dan shabbat-shabbat-Ku, dan tempat kudus-Ku yang telah Aku kuduskan bagi diri-Ku sendiri di tengah-tengah mereka, dan tabernakel-Ku, dan tempat kudus-Ku, yang telah Aku kuduskan bagi diri-Ku sendiri di tengah-tengah negeri itu, supaya Aku menempatkan nama-Ku atasnya, dan supaya itu tinggal (di sana).

11. Dan mereka akan membuat bagi diri mereka sendiri tempat-tempat tinggi dan tempat-tempat rimbun dan patung-patung berhala, dan mereka akan menyembah, setiap orang miliknya (berhala) sendiri, sehingga tersesat, dan mereka akan mengurbankan anak-anak mereka kepada iblis-iblis, dan kepada semua perbuatan-perbuatan kesesatan hati mereka.

12. Dan aku akan mengirim saksi-saksi kepada mereka, supaya Aku dapat bersaksi melawan mereka, tetapi mereka tidak akan mendengarkan, dan akan membunuh saksi-saksi itu juga, dan mereka akan menganiaya mereka yang mencari hukum, dan mereka akan membatalkan dan mengubah segala sesuatu supaya dapat melakukan kejahatan di hadapan mata-Ku.

13. Dan Aku akan menyembunyikan wajah-Ku dari mereka, dan Aku akan menyerahkan mereka ke dalam tangan Goyim sebagai tawanan, dan sebagai mangsa, dan untuk ditelan, dan Aku akan menyingkirkan mereka dari tengah-tengah negeri, dan Aku akan menyerakkan mereka ke antara Goyim.

14. Dan mereka akan melupakan semua hukum-Ku dan semua perintah-perintah-Ku dan semua keputusan-keputusan-Ku, dan akan tersesat dari bulan-bulan baru, dan shabbat-shabbat, dan perayaan-perayaan, dan Yobel-yobel, dan ketetapan-ketetapan.

15. Dan sesudah itu mereka akan berpaling kepada-Ku dari antara Goyim dengan segenap hati mereka dan dengan segenap jiwa mereka dan dengan segenap kekuatan mereka, dan Aku akan mengumpulkan mereka dari antara seluruh Goyim, dan mereka akan mencari Aku, supaya Aku dapat ditemukan oleh mereka, ketika mereka mencari Aku dengan segenap hati mereka dan dengan segenap jiwa mereka.

16. Dan Aku akan memperlihatkan kepada mereka shalom yang berlimpah-limpah dengan kebenaran, dan Aku akan mengangkat mereka menjadi tanaman kejujuran, dengan segenap hati-Ku dan dengan segenap jiwa-Ku, dan mereka akan menjadi suatu berkat dan bukan suatu kutuk, dan mereka akan menjadi kepala dan bukan ekor.

17. Dan Aku akan mendirikan tempat kudus-Ku di tengah-tengah mereka, dan Aku akan tinggal bersama mereka, dan Aku akan menjadi Elohim mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku di dalam kebenaran dan keadilan.

18. Dan Aku tidak akan meninggalkan mereka ataupun membiarkan mereka, karena Akulah Yahweh Elohim mereka.”

19. Dan Mosheh tersungkur dengan wajahnya dan berdoa dan berkata, “Ya Yahweh Elohimku, janganlah meninggalkan umat-Mu dan milik pusaka-Mu, sehingga mereka mengembara dalam kesesatan hati mereka, dan janganlah menyerahkan mereka ke dalam tangan musuh-musuh mereka, Goyim, supaya jangan mereka memerintah atas mereka dan menyebabkan mereka berdosa terhadap Engkau.

20. Kiranya belas kasihan-Mu, ya Yahweh, terangkat atas umat-Mu, dan ciptakanlah di dalam mereka roh yang benar, dan jangan biarkan roh Beliar menguasai mereka untuk menuduh mereka di hadapan-Mu, dan untuk menjerat mereka dari semua jalan-jalan kebenaran, sehingga mereka binasa dari hadapan wajah-Mu.

21. Namun mereka adalah umat-Mu dan milik pusaka-Mu, yang telah Engkau bebaskan dengan kuasa-Mu yang besar dari tangan orang Mesir. Ciptakanlah di dalam mereka hati yang bersih dan roh yang kudus, dan jangan biarkan mereka terjerat dalam dosa-dosa mereka mulai sekarang sampai kepada kekekalan.”

22. Dan Yahweh berfirman kepada Mosheh, “Aku mengenal sifat mereka yang suka melawan dan pikiran-pikiran mereka dan tegar tengkuk mereka, dan mereka tidak akan taat hingga mereka mengakui dosa mereka sendiri dan dosa bapa leluhur mereka.

23. Dan sesudah itu mereka akan berpaling kepada-Ku dalam seluruh kejujuran dan dengan segenap hati (mereka) dan dengan segenap jiwa (mereka), dan Aku akan menyunatkan kulit khatan hati mereka dan kulit khatan hati keturunan mereka, dan Aku akan menciptakan di dalam mereka roh yang kudus, dan Aku akan mentahirkan mereka supaya mereka tidak akan berpaling dari pada-Ku mulai dari hari itu sampai kepada kekekalan.

24. Dan jiwa-jiwa mereka akan melekat kepada-Ku dan kepada semua perintah-perintah-Ku, dan mereka akan menjalankan perintah-perintah-Ku, dan Aku akan menjadi Bapa mereka dan mereka akan menjadi anak-anak-Ku.

25. Dan mereka akan disebut anak-anak Elohim yang hidup, dan setiap malaikat dan setiap roh akan tahu, ya, mereka akan tahu bahwa mereka ini anak-anak-Ku, dan bahwa Aku adalah Bapa mereka di dalam kejujuran dan kebenaran, dan bahwa Aku mengasihi mereka.

26. Dan tuliskanlah bagi dirimu sendiri semua kata-kata ini yang Aku nyatakan kepadamu di gunung ini, pertama hingga terakhir, yang akan terjadi dalam seluruh pembagian hari-hari di dalam hukum dan di dalam kesaksian dan di dalam minggu-minggu dan Yobel-yobel sampai kepada kekekalan, hingga Aku turun dan tinggal bersama mereka di sepanjang kekekalan.”

Elohim Memerintahkan Malaikat untuk Mencatat (1:27-29).

27. Dan Dia berfirman kepada malaikat kehadiran, “Tuliskan bagi Mosheh mulai dari permulaan penciptaan hingga tempat kudus-Ku dibangun di antara mereka untuk seluruh kekekalan.

28. Dan Yahweh akan tampil di hadapan mata semuanya, dan semua akan tahu bahwa Akulah Elohim Yisrael dan Bapa semua anak-anak Yaqob, dan Raja di Gunung Zion untuk seluruh kekekalan. Dan Zion dan Yerushalaim akan menjadi kudus.”

29. Dan malaikat kehadiran yang berjalan di depan pasukan Yisrael mengambil loh-loh pembagian tahun-tahun – sejak waktu penciptaan – dari hukum dan kesaksian minggu-minggu Yobel-yobel, menurut masing-masing tahun, menurut seluruh jumlah Yobel-yobel [menurut masing-masing tahun], mulai hari penciptaan [baru] ketika langit dan bumi akan diperbaharui dengan seluruh isinya menurut kuasa-kuasa surga, dan menurut seluruh ciptaan di bumi, hingga tempat kudus Yahweh akan dibuat di Yerushalaim di Gunung Zion, dan seluruh benda-benda penerang akan diperbaharui untuk kesembuhan dan untuk shalom dan untuk berkat bagi seluruh orang-orang Yisrael yang terpilih, dan supaya itu menjadi demikian sejak hari itu dan hingga sepanjang umur bumi.

Malaikat Mendiktekan kepada Mosheh Sejarah Purbakala: Penciptaan Dunia dan Penetapan Shabbat (2:1-33; lih. Kejadian 1-2:3).

Pasal 2

1. Dan malaikat kehadiran berbicara kepada Mosheh menurut firman Yahweh, katanya, “Tuliskan riwayat lengkap penciptaan, bagaimana dalam enam hari Yahweh Elohim menyelesaikan semua pekerjaan-Nya dan semua yang Dia ciptakan, dan memelihara Shabbat pada hari ketujuh dan menguduskan itu untuk segala zaman, dan menetapkan itu sebagai suatu tanda bagi segala pekerjaan-Nya.

2. Karena pada hari pertama Dia menciptakan surga yang ada di atas dan bumi dan air dan semua roh-roh yang melayani di hadapan-Nya – malaikat-malaikat kehadiran, dan malaikat-malaikat pengudusan, dan malaikat-malaikat [roh api dan malaikat-malaikat] roh angin, dan malaikat-malaikat roh awan, dan kegelapan, dan salju dan hujan es dan embun es, dan malaikat-malaikat suara dan guntur dan petir, dan malaikat-malaikat roh dingin dan panas, dan musim dingin dan musim semi dan musim gugur dan musim panas dan semua roh-roh dari makhluk-makhluk-Nya yang ada di dalam surga dan di atas bumi, (Dia menciptakan) abyss dan kegelapan, senja , dan terang, fajar dan siang, yang Dia persiapkan di dalam pengertian hati-Nya.

3. Dan sesudah itu kami melihat pekerjaan-pekerjaan-Nya, dan memuji Dia, dan meninggikan di hadapan-Nya karena semua pekerjaan-pekerjaan-Nya; karena tujuh pekerjaan besar Dia ciptakan pada hari pertama.

4. Dan pada hari kedua Dia menciptakan cakrawala di tengah-tengah air, dan air dibagi pada hari itu – separuhnya naik ke atas dan separuhnya turun ke bawah cakrawala (yang ada) di tengah-tengah di atas permukaan seluruh bumi. Dan hanya inilah pekerjaan (yang Elohim) ciptakan pada hari kedua.

5. Dan pada hari ketiga Dia memerintahkan air untuk berlalu dari permukaan seluruh bumi ke dalam satu tempat, dan tanah kering muncul.

6. Dan air melakukannya seperti yang Dia perintahkan kepada mereka, dan mereka undur dari permukaan bumi ke dalam satu tempat di luar cakrawala ini, dan tanah kering muncul.

7. Dan pada hari itu Dia menciptakan bagi mereka semua lautan menurut pemisahan tempat-tempat berkumpulnya mereka, dan seluruh sungai-sungai, dan kumpulan-kumpulan air di pegunungan dan di atas seluruh bumi, dan semua danau-danau, dan semua embun bumi, dan benih yang ditaburkan, dan segala yang bertunas, dan pohon-pohon yang menghasilkan buah, dan pohon-pohon kayu, dan taman Eden, di Eden dan segala tumbuh-tumbuhan menurut jenisnya.

8. Empat pekerjaan besar ini Elohim ciptakan pada hari ketiga. Dan pada hari keempat Dia menciptakan matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan menempatkan mereka di cakrawala langit, untuk memberikan cahaya ke atas seluruh bumi, dan untuk memerintah atas siang dan malam, dan memisahkan terang dari kegelapan.

9. Dan Elohim menetapkan matahari untuk menjadi suatu tanda besar di bumi, untuk hari-hari dan untuk shabbat-shabbat dan untuk bulan-bulan dan untuk perayaan-perayaan dan untuk tahun-tahun dan untuk tahun-tahun shabbat dan untuk Yobel-yobel dan untuk semua musim-musim dari tahun.

10. Dan itu memisahkan terang dari kegelapan [dan] untuk kesuburan, supaya segala sesuatu menjadi subur, yakni yang bertunas dan bertumbuh di bumi.

11. Tiga macam ini Dia buat pada hari keempat. Dan pada hari kelima Dia menciptakan monster-monster laut besar di dalam kedalaman-kedalaman laut, karena inilah makhluk-makhluk lahiriah pertama yang diciptakan oleh tangan-Nya, ikan dan segala sesuatu yang bergerak di dalam air, dan segala sesuatu yang terbang, burung-burung dan semua jenis mereka.

12. Dan matahari terbit atas mereka untuk menyuburkan (mereka), dan atas segala sesuatu yang ada di atas bumi, segala sesuatu yang bertunas dari bumi, dan semua pohon-pohon yang menghasilkan buah, dan semua makhluk.

13. Tiga macam ini Dia ciptakan pada hari kelima. Dan pada hari keenam Dia menciptakan semua binatang-binatang bumi, dan semua ternak, dan segala sesuatu yang bergerak di atas bumi.

14. Dan sesudah semuanya itu Dia menciptakan manusia, seorang laki-laki dan seorang perempuan Dia ciptakan mereka, dan memberikan kepadanya kekuasaan atas semua yang ada di atas bumi, dan di dalam lautan, dan atas segala sesuatu yang terbang, dan atas binatang-binatang dan atas ternak, dan atas segala sesuatu yang bergerak di atas bumi, dan atas seluruh bumi, dan atas semuanya ini Dia berikan kepadanya kekuasaan.

15. Dan empat macam ini Dia ciptakan pada hari keenam. Jadi seluruhnya ada dua puluh dua macam.

16. Dan Dia menyelesaikan seluruh pekerjaan-Nya pada hari keenam – segala yang ada di dalam surga dan di atas bumi, dan di dalam lautan dan di dalam abyss, dan di dalam terang dan di dalam kegelapan, dan di dalam segala sesuatu.

17. Dan Dia memberikan kami suatu tanda besar, hari Shabbat, bahwa kami harus bekerja enam hari, tetapi menjalankan Shabbat pada hari ketujuh dari semua pekerjaan.

18. Dan semua malaikat kehadiran, dan semua malaikat pengudusan, dua kelompok besar ini – Dia telah meminta kami memelihara Shabbat bersama Dia di surga dan di bumi.

19. Dan Dia berfirman kepada kami, “Lihatlah, Aku akan memisahkan bagi diri-Ku sendiri suatu umat dari antara semua bangsa, dan mereka ini akan memelihara hari Shabbat, dan Aku akan menguduskan mereka bagi diri-Ku sendiri sebagai umat-Ku, dan akan memberkati mereka; seperti Aku telah menguduskan hari Shabbat dan menguduskan(nya) bagi diri-Ku sendiri, demikianlah Aku akan memberkati mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Elohim mereka.

20. Dan Aku telah memilih keturunan Yaqob dari antara semua yang telah Aku lihat, dan telah menuliskan dia sebagai putra-Ku yang sulung, dan telah menguduskan dia bagi diri-Ku sendiri untuk selamanya. Dan Aku akan mengajar mereka hari Shabbat, supaya mereka memelihara Shabbat dari semua pekerjaan.”

21. Dan demikianlah Dia menciptakan suatu tanda yang seturut itu mereka harus memelihara Shabbat bersama kami pada hari ketujuh, untuk makan dan minum, dan untuk memberkati Dia yang telah menciptakan segala sesuatu, seperti Dia telah memberkati dan menguduskan bagi diri-Nya sendiri suatu umat yang khusus di atas segala bangsa-bangsa, supaya mereka memelihara Shabbat bersama-sama dengan kami.

22. Dan Dia membuat perintah-perintah-Nya naik seperti bau yang harum yang diterima di hadapan-Nya di seluruh hari-hari. . .

23. Ada dua puluh dua pemimpin umat manusia dari Adam sampai Yaqob, dan dua puluh dua macam pekerjaan telah dilakukan hingga hari ketujuh. Ini diberkati dan kudus; dan yang permulaan juga diberkati dan kudus; dan yang ini melayani dengan yang itu untuk pengudusan dan berkat.

24. Dan untuk ini (Yaqob dan keturunannya) dianugerahkan bahwa mereka harus selalu menjadi yang diberkati dan dikuduskan dari kesaksian pertama dan hukum, seperti Dia telah menguduskan dan memberkati hari Shabbat pada hari ketujuh.

25. Dia menciptakan langit dan bumi dan segala sesuatu yang telah Dia ciptakan dalam enam hari, dan Elohim membuat hari ketujuh itu kudus, dari semua pekerjaan-pekerjaan-Nya. Karena itu Dia memerintahkan demi itu, bahwa siapa pun yang melakukan pekerjaan pada hari itu harus mati, dan bahwa dia yang mencemarkannya pasti mati.

26. Karena itu perintahkanlah bani Yisrael untuk menjalankannya hari ini supaya mereka memeliharanya tetap kudus dan tidak melakukan pekerjaan apa pun, dan untuk tidak mencemarkannya, karena hari ini lebih kudus daripada semua hari-hari lainnya.

27. Dan barangsiapa yang mencemarkannya pasti akan mati, dan barangsiapa yang melakukan pada hari itu pekerjaan apa pun pasti akan mati selama-lamanya, supaya bani Yisrael dapat memelihara hari ini di seluruh generasi mereka, dan tidak dimusnahkan dari negeri ini; karena itu adalah hari yang kudus dan hari yang diberkati.

28. Dan barangsiapa yang memelihara itu dan melaksanakan Shabbat dari semua pekerjaannya, akan menjadi kudus dan diberkati di seluruh hari-hari seperti kepada kami.

29. Umumkan dan katakan kepada bani Yisrael hukum mengenai hari ini, baik supaya mereka memelihara Shabbat, dan supaya mereka tidak meninggalkannya karena kesesatan hati mereka. (Dan) bahwa tidak diijinkan untuk melakukan pekerjaan apa pun yang tidak pantas, untuk melakukan kesenangan mereka sendiri, dan bahwa mereka tidak boleh menyiapkan apa pun untuk dimakan atau diminum, dan (bahwa tidak diijinkan) menimba air, atau membawa masuk atau membawa keluar beban apa pun melalui pintu-pintu gerbang mereka, yang belum mereka persiapkan bagi diri mereka sendiri pada hari keenam di dalam tempat tinggal mereka.

30. Dan mereka tidak boleh membawa masuk atau membawa keluar dari rumah ke rumah pada hari itu. Karena hari itu lebih kudus dan diberkati daripada hari Yobel mana pun dari semua Yobel. Mengenai ini kami memelihara Shabbat di surga sebelum itu dinyatakan kepada makhluk mana pun untuk memelihara Shabbat di bumi.

31. Dan Pencipta segala sesuatu memberkati itu, tetapi Dia tidak menguduskan semua orang dan bangsa-bangsa untuk memelihara Shabbat, tetapi hanya Yisrael saja. Mereka saja yang Dia ijinkan untuk makan dan minum dan memelihara Shabbat di bumi.

32. Dan Pencipta segala sesuatu memberkati hari ini yang Dia telah ciptakan untuk memberkati dan kekudusan dan kemuliaan di atas semua hari-hari.

33. Hukum dan kesaksian ini diberikan kepada bani Yisrael sebagai suatu hukum untuk selamanya bagi generasi-generasi mereka.


Kitab Yobel – Terjemahan Indonesia

Sepher haYovelim
Klik gambar untuk artikel terkait.
  • 140 halaman ukuran A4
  • Hard cover + laminasi
  • Dimensi: 30 x 21 x 1,5 cm

Harga: Rp 120.000

+ ongkos kirim (melayani pengiriman dalam dan luar negeri)

BELI

Iklan