Keberadaan para Raksasa disebutkan di seluruh dunia, tidak hanya di peradaban Barat saja. Sementara raksasa-raksasa kuno seperti Goliath, Og dan Nephilim didokumentasikan di dalam Alkitab, ada beberapa dokumen kuno yang menggambarkan raksasa yang hidup, berperang dan mati di Amerika Selatan dan Amerika Tengah.

Dokumen itu adalah Codex Rios, yang juga disebut Codex Vatican ACodex Vaticanus A, atau Codex Vaticanus 3738. Itu merupakan terjemahan bahasa Italia dari manuskrip yang lebih tua, Codex Telleriano-Remensis, yang ditulis selama era penjajahan Spanyol oleh Pedro de los Rios, seorang pendeta Katholik dari Ordo Dominican yang bekerja di Oaxaca dan Puebla antara tahun 1547 hingga 1562.

Codex Rios terdiri dari 101 halaman kertas Eropa, dengan model lipat akordion. Itu disimpan di Perpustakaan Vatican, Roma. Codex itu berisi ilustrasi menarik tentang orang-orang Aztec yang menangkap dan membunuh seorang manusia raksasa.

giant-800
Sekelompok pribumi di dataran tinggi Mexico tengah, menangkap dan membunuh seorang raksasa. Dari Codex Vaticano A, 8v

Nama raksasa itu disebutkan dan dituliskan di samping gambarnya, yang terbaca Quinametzin, yang artinya ‘Seorang dari [mereka] Yang Tua-tua [dari zaman purbakala].’  Nama orang yang mengikatnya disebutkan Tolteca/Tulan, suku bangsa yang ada sebelum Aztec.

Menariknya, dikatakan bahwa raksasa-raksasa Quinametzin membangun benteng kuno Teotihuacan (Tempat dimana manusia menjadi Dewa-dewa) dan Piramid Besar Cholula.

teotihuacan-700
Teotihuacan, Mexico
cholula-piramid-700
Piramid Cholula

Quinametzin disebutkan beberapa kali di dalam mitologi Aztec. Dikatakan bahwa ketika Conquistador (tentara penjajah Spanyol) tiba di Amerika Selatan, mereka melihat makhluk raksasa-raksasa secara lahiriah, darah dan daging.

Bagian Religius dari Codex Rios, “tonalamatl”, digambar oleh suku pribumi Aztec oleh permintaan penjajah Eropa. Codex itu berisi penjelasan dalam bahasa Italia dari gambar-gambar ilustrasi, yang menggambarkan ritual dan praktek-praktek spiritual, demikian juga peristiwa-peristiwa historis.

deluge-700
Codex Vaticanus A, hal. 4v, detail.

“Zaman pertama di dalam kosmogoni (asal-usul alam semesta) Mexico diakhiri dengan sebuah Banjir Besar ketika Tlaloc, “Dewa Air” bangsa Aztec turun ke Bumi. Manusia berubah menjadi ikan, tetapi sepasang manusia berhasil lolos dari air bah. Selama zaman ini, para raksasa hidup di Bumi (di sini, tubuh raksasa yang berbaring).”

Cerita-cerita Aztec tentang penjajahan Spanyol diterjemahkan oleh Miguel Leon-Portilla di dalam bukunya “Tombak-tombak yang Patah“, mengisahkan cerita pahlawan raksasa Aztec, Tzilacatzin. Ketika Conquistador Spanyol berusaha memasuki Tenochtitlan dengan niat buruk, mereka segera diusir dengan campur tangan Tzilacatzin. Raksasa itu menghalau mereka supaya tetap berada jauh di teluk dengan melemparkan tiga batu-batu besar (dikatakan dari batu yang sama yang digunakan mereka untuk membangun tembok benteng) dari lobang-lobang yang ada di tembok kota. Tidak diragukan lagi, tindakan ini jauh melampaui kemampuan manusia normal pada umumnya.

perang-600

Teks itu mengatakan bahwa Tzilacatzin adalah seorang pemimpin besar dan dia adalah seorang Otomi, dan bahwa dia mengenakan rambutnya dalam gaya rambut suku Otomi. Portilla menuliskan sepertinya ini suatu tingkatan militer, tetapi Otomi sebenarnya adalah suatu suku yang berbeda dari Aztec, orang-orang yang sangat mirip tetapi sebenarnya berbeda.

Selanjutnya dikatakan bahwa Tzilacatzin begitu menakutkan bagi orang-orang Spanyol itu sehingga dia menjadi target utama untuk dibunuh. Mereka tidak berhasil setidaknya pada hari pertama. Raksasa ini dan lain-lainnya dapat menghalau mereka tetap di luar kota hingga malam tiba ketika tentara Spanyol mengundurkan diri. Tidak ada kata-kata yang disebutkan lagi mengenai Tzilacatzin sesudah perang yang pertama ini, karena pada akhirnya kota itu berhasil direbut Spanyol. Tidak dijelaskan apakah Tzilacatzin mati, tetapi berdasarkan sifat karakternya sejauh ini dan tindakan bertahannya, sepertinya dia meloloskan diri saat kota jatuh ke tangan Conquistador.

Pendeta Dominican Diego Duran menuliskan banyak hal tentang sejarah dan kebudayaan Aztec. Tulisan-tulisannya merupakan teks tertua yang ada tentang Aztec Kuno, kehidupan mereka, agama, adat-istiadat dan mitologi. Duran mempelajari semua hal tentang Aztec Kuno, dan dengan mendapatkan kepercayaan dari mereka, dia mendapatkan akses kepada hal-hal yang belum pernah diungkapkan kepada orang-orang asing yang ada sebelum dia.

Mengenai makhluk raksasa, Duran menuliskan:

“Tidak dapat disangkal bahwa ada raksasa-raksasa di negeri ini. Aku dapat memastikan ini sebagai saksi mata, karena aku telah berjumpa orang-orang yang postur tubuhnya seperti monster raksasa di sini. Aku percaya bahwa ada banyak orang di Mexico yang akan ingat, seperti halnya aku juga, seorang raksasa Indian yang muncul dalam prosesi perayaan Corpus Christi. Dia tampil dalam pakaian sutera kuning dengan tombak kerajaan di bahunya dan sebuah topi baja di kepalanya. Dan dia lebih tinggi tiga kaki dari antara semua orang.” – Fray Diego Duran, The Aztecs (New York: Orion Press, 1964), hal. 5-6.

Makhluk-makhluk Raksasa banyak disebutkan pada zaman dahulu, dan tidak hanya sebagian dari mereka dianggap sebagai dewa, beberapa dari mereka seperti Quinametzin dan Tzilacatzin yang secara nyata memiliki darah dan daging adalah bukti nyata bahwa makhluk-makhluk seperti ini hidup di antara manusia pada zaman lampau, cerita-cerita yang diteguhkan oleh Alkitab:

Kejadian 6:4  Pada waktu itu orang-orang raksasa (Ibrani: Nephilim) ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan. (TB)

Baca juga:

100 Bukti Raksasa Nephilim Ada di Bumi

Hari-hari Pada Zaman Nuh adalah Hari-hari Pada Zaman Nephilim

Referensi:

Codex Ríos

Old Manuscript Tells of Mythical Battle Between Aztec Giant and the Conquistadores

Colonial and Aztec Codex Facsimiles

Aztec codices

Ancient Giants Documented In Aztec Records

The Aztecs and the Ancient Giants of Mesoamerica

Aztecs Documented Ancient Giants, Videos

Iklan