Seseorang pernah bertanya, “Apa tujuan adanya nubuat?” Jawabnya adalah: “Untuk mempersiapkan kita menghadapi hal-hal yang akan terjadi.” Jadi jika hal ini benar, tidakkah Elohim akan memberitahukan kepada umat-Nya secara detail tentang peristiwa-peristiwa besar yang disebut Akhir Zaman?

Dalam Markus 13:19 Yeshua berkata bahwa tidak pernah ada waktu seperti hari-hari yang akan datang dan tidak akan pernah terjadi lagi yang seperti itu.

Markus 13:19 (TB) Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan (Yunani: thlipsis), seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia, yang diciptakan Elohim, sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.

Kata “siksaan” di sini bahasa aslinya “thlipsis” (G2347), yang artinya: tekanan, ditekan bersama-sama (seperti buah anggur), penindasan, penderitaan yang berat, beban, kesusahan, aniaya, siksaan, kesengsaraan, kesukaran.

Hal ini sangat serius. Karena itu, jika melihat para Pemeran Utama yang telah dituliskan mengenai Hari-hari Akhir, tidakkah kita harus mencari beberapa petunjuk utama untuk mengetahui siapakah mereka itu? Tidakkah kita dapat melihat di dalam Alkitab dan menentukan dengan “tepat” siapa yang akan menjadi Anti-Kristus, sehingga kita tidak disesatkan?

Jelas, jawabannya adalah ya!

Bab 4 – Yang Pertama Akan Menjadi Yang Terakhir

[Bab 1] [Bab 2] [Bab 3] [Bab 4] [Next>]

Sejauh ini kita telah melihat bahwa sebelum Banjir Besar, Lucifer dan para malaikatnya melakukan sendiri sebagian besar “pekerjaan kotor.” Mereka berinteraksi langsung dengan manusia, memimpin mereka ke dalam dosa, kematian dan kehancuran. Tapi Pasca-Banjir Besar, kita melihat bahwa “seorang manusia” bangkit, diberdayakan oleh Iblis untuk melawan Elohim dan anak-anak-Nya. Dia melakukan ini di Menara Babel. Demikianlah, figur Anti-Kristus yang pertama bangkit. Namanya Nimrod (arti namanya: pemberontakan). Di sana, ia mencoba membunuh Elohim dan mendirikan Tatanan Dunia Baru (New World Order) dengan mengangkat dirinya sendiri menjadi Elohim atas dunia ini. Perbuatan-perbuatan kejahatan mulai berlangsung sejak saat itu melalui seorang manusia (yang sepertinya adalah keturunan Nephilim).

Setelah Elohim menggagalkan rencana Nimrod, penduduk dunia terbagi menjadi 70 bangsa, masing-masing diperintah oleh seorang Malaikat Penjaga dan setiap kelompok manusia bercerita tentangManusia-Dewayang pernah memimpin mereka. Dia dikenal dengan banyak nama. Masing-masing nama itu menjadi legenda, cerita atau mitologi yang berhubungan dengan konsep kebangkitan” dari kematian.

Kita mengakhiri bab terakhir dengan memberi perhatian kepada beberapa nama dari Nimrod yang dikenal, secara khusus difokuskan kepada Gilgamesh, Osiris dan Orion.

orion
Orion memegang gada hendak memukul Singa

Penggambaran Orion sangatlah menarik, dimana ia mengangkat seekor singa di satu tangan dan gada pemukul di tangan yang lain. Dia juga menghadap ke arah lembu jantan Taurus. Penyembahan lembu jantan sangat populer di dalam zaman Musa. Penyembahan lembu jantan juga sangat berhubungan dengan Baal (nama lain Nimrod seperti disebutkan dalam Bab 3). Jadi, di sini Anda melihat seorang “Pemburu Perkasa” menghadapi “Banteng” dan akan memukul “Singa.”

orion-the-hunter-bull

Kita tahu bahwa salah satu gelar Yeshua adalah “Singa dari Suku Yehuda.” Bahkan ketika kita melihat gambar di atas dan merenungkan Hari-hari Akhir, mungkin terlintas dalam pikiran bahwa Anti-Kristus akan memenangkan peperangan. Tangannya terangkat hendak memukul sang Juru Selamat. Hal ini kelihatan cukup menyedihkan bukan?

Namun Elohim menunjukkan bagian lain Alkitab yang menjawab analogi ini dengan sempurna. Jika kita melihat kesombongan Nimrod/Orion, Kitab Wahyu 5:5 telah memberikan jawabannya kepada kita:

Wahyu 5:5 (ILT) Dan seorang dari antara para tua-tua itu berkata kepadaku, “Janganlah menangis. Lihatlah! Singa yang berasal dari suku Yehuda, Tunas Daud, telah menang …”

Jika dibaca terus, kita diingatkan bahwa orang-orang percaya akan menang pada akhirnya. Gada Nimrod tidak akan memukul kepala singa. Bahkan, sebaliknya yang akan terjadi. Benih keturunan perempuan itu (Yeshua) pada akhirnya meremukkan kepala ular, seperti yang disebutkan dalam nubuat pertama yang tercatat dalam Alkitab!

Kejadian 3:15 (ILT) Dan Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau (ular; nachas) dengan wanita ini, dan antara keturunanmu (Anti-Kristus, Nephilim) dengan keturunannya (Kristus/Messias). Dia akan meremukkan kepalamu dan engkau akan meremukkan tumitnya.”

Dalam Perjanjian Lama, ada satu frase kalimat paling penting yang mendeskripsikan Anti-Kristus, yakni “orang Ashur“. Lihat kembali gambar Orion dan perhatian Yesaya 10:5:

Yesaya 10:5 (ILT) Ah, Ashur cambuk murka-Ku dan tongkat kegeraman-Ku ada di tangannya.

Elohim menjelaskan individu ini lebih lanjut dalam Yesaya 14:24-25.

Yesaya 14:24 (ILT) YAHWEH Tsebaot telah bersumpah dengan mengatakan, “Sesungguhnya, sebagaimana yang Aku pikirkan demikianlah hal itu akan terjadi dan sebagaimana yang Aku rancangkan demikianlah hal itu akan terwujud. 25. Untuk mematahkan Ashur di tanah-Ku dan menginjak-injaknya di gunung-gunung-Ku. Dan kuknya akan lepas dari padanya, dan bebannya akan lepas dari pundaknya.”

Nimrod dikenal sebagai Pemburu Perkasa. Orion dikenal sebagai Pemburu Perkasa. Gilgamesh juga dikenal sebagai Pemburu Perkasa. Perhatikan kutipan di bagian Tablet no. 1 dari Epic Gilgamesh, yang berbunyi:

Siapakah yang bisa dibandingkan dengan dia sebagai raja?
Siapakah yang bisa berkata seperti Gilgamesh: “Aku adalah Raja!”?
Yang namanya, sejak hari kelahirannya, disebut “Gilgamesh”?
Dua pertiganya adalah dewa, sepertiganya adalah manusia.

Bandingkan dengan Binatang itu dalam Wahyu 13:3-4:

Wahyu 13:3-4 (ILT) Dan aku melihat satu dari kepala-kepalanya seperti telah disembelih sampai mati, tetapi luka yang mematikannya itu telah disembuhkan, dan seluruh dunia terkagum-kagum mengikuti Binatang itu. 4. Dan mereka menyembah naga yang telah memberi wewenang kepada Binatang Buas itu, mereka juga menyembah Binatang Buas itu, dengan berkata,
“Siapakah yang serupa binatang buas ini?
Siapakah yang mampu berperang dengannya?”

Catatan samping: Menurut Kitab Yashar, adalah Esau yang memenggal kepada Nimrod.

Kitab Yashar 27:1-11. Esau pada waktu itu, setelah kematian Abraham, sering pergi ke padang untuk berburu. 2. Dan Nimrod raja Babel, yang juga bernama Amraphel, juga sering pergi bersama orang-orang gagah perkasanya untuk berburu di padang, dan berjalan-jalan bersama mereka pada waktu hari sejuk. 3. Nimrod mengawasi Esau sepanjang waktu, karena rasa cemburu timbul di dalam hati Nimrod terhadap Esau sepanjang waktu. 4. Dan pada suatu hari Esau pergi ke padang untuk berburu, dan dia mendapati Nimrod sedang berjalan di padang belantara bersama dua orangnya. 5. Semua orang gagah perkasa dan rakyatnya ada bersamanya di padang belantara, tetapi mereka mengambil jarak dengan dia, dan mereka pergi berlawanan arah dengannya untuk berburu. Esau menyembunyikan dirinya dari Nimrod, dan dia mengintainya di padang belantara. 6. Nimrod dan orang-orangnya yang ada bersamanya tidak tahu akan dia. Nimrod dan orang-orangnya sering berjalan-jalan di padang pada waktu hari sejuk, untuk mengetahui di mana orang-orangnya berburu di padang. 7. Nimrod dan dua orang yang menyertainya sampai ke suatu tempat di mana mereka berada, ketika Esau dengan tiba-tiba dari tempat persembunyiannya menghunus pedangnya, dan bergegas dan lari menuju Nimrod dan memenggal kepalanya. 8. Dan Esau berjuang mati-matian melawan dua orang yang menyertai Nimrod, dan ketika mereka berteriak kepadanya, Esau berpaling kepada mereka dan memukul mereka sampai mati dengan pedangnya. 9. Dan semua orang gagah perkasa Nimrod, yang meninggalkannya di padang belantara, mendengar teriakan dari jauh, dan mereka mengenal suara teriakan dua orang itu. Maka mereka berlari untuk mencari tahu apa sebabnya, ketika mereka menemukan raja mereka dan dua orang yang menyertainya tergeletak mati di padang belantara. 10. Dan ketika Esau melihat orang-orang gagah perkasa Nimrod datang di kejauhan, dia melarikan diri, sehingga lolos. Esau mengambil pakaian-pakaian berharga Nimrod, yang telah diwariskan ayah Nimrod kepadanya, yang dengannya menjadikan Nimrod berhasil menguasai seluruh negeri, dan dia lari dan menyembunyikannya di dalam rumahnya.

Jika Anda baca lebih lanjut, peristiwa inilah yang menyebabkan Esau menjual hak kesulungannya kepada Yakub.

Jadi, apa yang menyebabkan seluruh dunia akan memanggil Seorang Manusia dengan sebutan “Binatang itu” dan terkagum-kagum kemudian mengikutinya? Ini mungkin dapat terjadi karena:

  • begitu banyak kebudayaan di dunia ini yang memiliki semacam hubungan dengan dia (melalui mitologi, legenda dan/atau agama)
  • sesuatu yang sangat “ajaib” terjadi – seperti “luka mematikan di kepala” disembuhkan dan dia hidup kembali
  • orang itu memang seorang Raksasa – Binatang!
  • ketika “Binatang” berusia 4.000 tahun ini bangkit kembali dan keluar dari Abyssos (jurang maut), itu akan benar-benar sangat menakjubkan dunia, pemandangan yang ajaib!

Mari kita lihat lebih dekat “Binatang” ini.

Wahyu 17 menyatakan dengan tegas siapakah yang akan menjadi Anti-Kristus Akhir Zaman.

Ketika itu Rasul Yohanes mendapat penglihatan tentang seekor Binatang buas yang keluar dari dalam laut, dengan tujuh kepala dan sepuluh tanduk (Wahyu 13).

Wahyu 13:1-3 (ILT) Dan aku berdiri di atas pasir tepi laut. Dan aku melihat seekor binatang buas yang muncul dari laut, yang memiliki tujuh kepala dan sepuluh tanduk, dan di atas tanduknya ada sepuluh mahkota, dan pada kepala-kepalanya ada nama hujatan. 3. Dan aku melihat satu dari kepala-kepalanya seperti telah disembelih sampai mati, tetapi luka yang mematikannya itu telah disembuhkan, dan seluruh dunia terkagum-kagum mengikuti binatang itu.

the-beast

Dia bingung dengan arti penglihatan ini, sehingga malaikat menjelaskan kepadanya apa artinya (Wahyu 17).

Wahyu 17:8-11 (ILT) Binatang buas yang engkau lihat, dia pernah ada dan sekarang tidak ada, tetapi dia akan segera muncul dari Abyssos (jurang maut), dan menuju kepada kebinasaan, dan orang-orang yang berdiam di muka bumi, yang nama-namanya tidak tertulis dalam Kitab Kehidupan sejak permulaan dunia, mereka akan heran sambil melihat binatang buas itu, yaitu yang pernah ada, dan sekarang tidak ada, sekalipun dia ada. 9. Inilah pikiran yang mempunyai hikmat: Tujuh kepala adalah tujuh gunung tempat wanita itu duduk di atasnya. 10. Dan ada tujuh raja, yang lima telah jatuh, dan yang satu sekarang ada, yang lain belum datang. Dan bilamana dia datang, haruslah dia tinggal sebentar saja. 11. Dan binatang buas yang pernah ada dan sekarang tidak ada, dia juga adalah yang kedelapan, dan dia berasal dari yang tujuh itu, dan dia menuju kepada kebinasaan.

Binatang yang ditunjukkan kepada Yohanes dalam Wahyu 13 dijelaskan di dalam Wahyu 17 secara lebih terperinci.

Jadi di sini kita memiliki batasan di ketika kita mempertimbangkan siapakah Anti-Kristus itu dulunya, dan yang sekarang ini, dan yang akan datang.

Perhatikan bahwa malaikat menjelaskan tentang tujuh kepala Binatang buas itu dengan mengatakan bahwa kita harus memiliki pikiran yang berhikmat ketika melihatnya. Malaikat kemudian mengatakan bahwa ada “tujuh raja” yang perlu kita perhatikan.

Sesuai konteks, Binatang buas (Anti-Kristus) yang dijelaskan di sini adalah salah satu dari tujuh kepala, berarti ada tujuh raja di dalam sejarah umat manusia, yang kesemuanya adalah satu “tubuh” dari Anti-Kristus.

Malaikat itu memberitahu Yohanes bahwa lima (raja) telah jatuh, yang satu (raja) sekarang ada (berkuasa pada zaman Yohanes) dan (raja) yang lain belum datang, tapi bilamana datang, dia akan memerintah hanya untuk waktu yang singkat.

Penulis Peter Goodgame dalam bukunya “The Giza Discovery,” menyebutkan bahwa raja-raja berikut ini mewakili tujuh “kepala Binatang buas itu.

  • Nimrod – tanpa diragukan lagi, dia adalah sosok Anti-Kristus pertama yang dijelaskan dalam Alkitab. Kejadian 10:9 (ILT) Ia seorang pemburu yang perkasa di hadapan YAHWEH. Sebab itu dikatakan, “Seperti Nimrod, seorang pemburu yang perkasa di hadapan YAHWEH.”
  • Firaun Mesir (pada saat Eksodus) – seorang manusia muncul, berpikir bahwa dirinya Elohim dan memiliki motif hendak memperbudak dan memusnahkan anak-anak Elohim Yang Benar. Keluaran 5:2 (ILT) Namun, Firaun berkata, “Siapakah YAHWEH itu sehingga aku harus mendengarkan suara-Nya untuk membiarkan orang Israel pergi? Aku tidak mengenal YAHWEH dan aku juga tidak akan membiarkan orang Israel pergi.”
  • Sancherib – raja Ashur juga berpikir dirinya Elohim dan berusaha bangkit melawan YAHWEH Elohim, dengan berkata, “Siapakah di antara semua elohim dari negeri-negeri, yang telah melepaskan negeri mereka dari tanganku sehingga YAHWEH dapat melepaskan Yerusalem dari tanganku?” (2 Raja 18:13 – 2 Raja 19:37). Dia akhirnya dibunuh anak-anaknya, Adramelekh dan Sarezer, ketika sedang bersujud di kuil Nisrokh, elohimnya.
  • Raja Tirus – raja ini pertama-tama digambarkan sebagai seorang manusia yang menganggap dirinya Elohim, selanjutnya dia digambarkan sebagai Lucifer dalam Alkitab. Yehezkiel 28:2 (ILT) “Hai anak manusia, katakanlah kepada raja Tirus: Beginilah Tuhan YAHWEH berfirman: Karena engkau menjadi tinggi hati, dan engkau telah berkata: Aku adalah Elohim, aku akan duduk di takhta Elohim di tengah-tengah lautan, namun engkau seorang manusia, dan bukan Elohim, walaupun engkau telah mengatur hatimu seperti hati Elohim.”
  • Antiochus IV Epiphanes – raja Yunani Syria yang mendirikan mezbah Zeus di Ruang Maha Kudus dan mengurbankan seekor babi untuk mencemarkan Bait Suci Yerusalem. Ia adalah gambaran Anti-Kristus Akhir Zaman, yang nampaknya akan melakukan hal serupa di dalam Bait Suci Ketiga. Daniel 11:31-32 (ILT) Kekuatan akan muncul dari padanya (Antiochus IV Ephiphanes), dan mereka akan menajiskan tempat kudus, benteng itu, dan akan menghapuskan kurban terus-menerus yang telah ditetapkan. Mereka akan menegakkan kekejian yang membinasakan. 32. Dan Dia akan menjerumuskan orang-orang fasik yang menentang perjanjian itu dengan rayuan-rayuan. Tetapi umat yang mengenal Elohimnya akan menjadi kuat dan akan bertindak (pemberontakan Maccabee).

Mereka-mereka ini bisa dianggap kandidat kuat untuk “lima (raja yang) telah jatuh.”

7-raja-anti-kristus

  • Lalu siapa (raja yang) “sekarang ada“? Identitas orang ini tergantung pada saat kapan Yohanes menuliskan Kitab Wahyu. Yang pasti dia itu Caesar. Tapi Caesar yang mana? Caesar Nero atau Caesar Domitian? Nampaknya Nero. Dia cocok dengan deskripsi orang gila yang dirasuk setan, dan bertekad bulat untuk membinasakan umat Elohim.

  • (Raja) “yang lain belum datang” dan bilamana dia datang, dia hanya memerintah sebentar saja. Dia kemungkinan Adolf Hitler. Ia cocok dengan deskripsi orang gila yang dirasuk setan, pemimpin dunia yang berdiri menentang Elohim. Hitler membunuh jutaan orang Yahudi milik Elohim, dan ia melakukannya dengan cara-cara Luciferian, okultisme, ritual – seperti umumnya – pengorbanan manusia secara massal.

Hitler adalah seorang okultis, di belakangnya ada organisasi okultisme rahasia bernama Vril Society. Hitler dan Nazi Jerman mendedikasikan hidupnya untuk mendirikan Third Reich, mereka mengejar artefak-artefak kuno dari seluruh dunia (salah satunya The Spear of Destiny, tombak yang dipakai tentara Romawi untuk menusuk lambung Tuhan Yeshua pada waktu di kayu salib), dan dia bertujuan mengembalikan kejayaan ras Aryan (keturunan Nephilim), berusaha membangkitkan kembali ras yang telah musnah ketika Banjir Besar, dan dengan bantuan mereka Hitler bermaksud untuk menguasai seluruh dunia. Simbol Nazi Jerman (Swastika, Salib Hitam) bisa ditelusuri sampai ribuan tahun ke belakang, merupakan simbol yang sama yang dipakai oleh keturunan Nephilim. Hitler menyebabkan kematian puluhan juta manusia di seluruh dunia. Jika Hitler hanya pendahuluan saja dari apa yang akan datang, Anti-Kristus yang terakhir benar-benar akan menjadi makhluk monster Penghancur, “senjata pemusnah massal” seperti yang belum pernah dilihat dunia sebelumnya!

Jadi, di sini kita telah mendapatkan (kemungkinan) tujuh raja dari sepanjang sejarah. Ini adalah kandidat tujuh kepala Binatang.

Tapi perhatikan ayat berikutnya, yang nampaknya sangat sedikit orang yang memperhatikannya secara khusus:

Wahyu 17:11 (ILT) Dan binatang buas yang pernah ada dan sekarang tidak ada, dia juga adalah yang kedelapan, dan dia berasal dari yang tujuh itu, dan dia menuju kepada kebinasaan.

Malaikat mengatakan bahwa Binatang buas yang pernah ada dan sekarang tidak ada (dan akan muncul lagi) adalah (raja) kedelapan tapi dia berasal dari yang tujuh (raja) itu.

Istilah “pernah ada dan sekarang tidak ada” disebutkan beberapa kali dalam Wahyu 17. Ini ada bagi mereka yang “memiliki hikmat” untuk memperhatikan.

Pertama-tama, itu adalah kebalikan dari deskripsi tentang Yeshua yang berulang kali disebutkan “Yang Ada, dan Yang Telah Ada dan Yang Akan Datang.

Kedua, ini sesuai dengan keyakinan berbagai peradaban dunia kuno tentang Dewa Matahari mereka yang sekarat dan mati dan bangkit kembali (pada Akhir Zaman).

Tapi fakta bahwa Wahyu 17:11 menyebutkan “dia berasal dari yang tujuh,” memiliki arti bahwa Anti-Kristus yang paling akhir dan yang paling terkenal harus berasal dari salah satu dari tujuh raja yang telah disebutkan di atas … dan kemungkinan dia akan merupakan gabungan seluruh kombinasi ciri-ciri mereka semuanya!

Dari deskripsi Wahyu 13, kita menemukan bahwa dia ini memiliki luka di kepala yang menyebabkan kematiannya, namun secara ajaib luka itu disembuhkan.

Wahyu 13:3 (ILT) Dan aku melihat satu dari kepala-kepalanya seperti telah disembelih (Yunani: shpazo) sampai mati, tetapi luka yang mematikannya itu telah disembuhkan, dan seluruh dunia terkagum-kagum mengikuti binatang itu.

Kata “disembelih” atau “luka” di atas memakai bahasa Yunani “sphazo” (G4969), artinya: dibunuh, disembelih, dipotong, dijagal, dibunuh dengan kekerasan, terluka sampai mati.

Jadi, jika kita melihat daftar raja-raja di atas, kita perlu bertanya siapakah yang pernah mendapatkan luka mematikan di kepala?

  1. Nimrod – Ya!
  2. Firaun Mesir – Tidak!
  3. Sancherib (raja Ashur) -Tidak!
  4. Raja Tirus – Tidak!
  5. Anthiochus IV Epiphanes – Tidak!
  6. Nero – Ya! (sepertinya). Dikatakan dia menikam lehernya sendiri.
  7. Hitler – Tidak! Sejarah mengatakan dia menembak kepalanya sendiri, tapi DNA forensik menunjukkan bukti yang berlawanan. Hitler dan Nazi disebutkan berhasil menyelamatkan diri ke Antarctica, dan mendirikan markas di bawah benua es. Baca: Empire Beneath The Ice – How Nazis Won World War II

Kita sekarang memiliki 2 kandidat yang cocok dengan deskripsi “luka di kepala”:

  1. Nimrod
  2. Nero

Sekarang, siapakah dari semuanya ini yang adalah orang Ashur dan memiliki hubungan dengan Babel? Hanya satu: Nimrod!

Catatan: Sancherib memang orang Ashur, tapi ia tidak memiliki luka yang mematikan di kepala.

Bahkan jika daftar “kandidat” Binatang buas di atas tidak akurat, tidak ada orang dalam sejarah yang tercatat di planet ini cocok untuk semua deskripsi Anti-Kristus yang lebih baik dari Nimrod. Tidak ada aktor lain di panggung dunia yang sesuai dan yang lebih baik dari Nimrod. Tidak juga Barack Obama.

Flavius Josephus, sejarawan Romawi abad pertama, menulis dalam bukunya “Antiquity of the Jews” mengenai Nimrod yang mendirikan menara Babel:

“Dia (Nimrod) juga mengatakan bahwa dia akan membalas dendam kepada Elohim, jika Dia punya pikiran untuk menenggelamkan dunia kembali; karena itu dia mendirikan sebuah menara yang telalu tinggi bagi air untuk menenggelamkannya! Dan bahwa dia akan membalaskan dendam pribadinya kepada Elohim karena menghancurkan bapa leluhur mereka (Nephilim)! – Antiquity of the Jews 4:2

Perhatikan Wahyu 17:

Wahyu 17:8 (ILT) Binatang buas yang engkau lihat, dia pernah ada dan sekarang tidak ada, tetapi dia akan segera muncul (Yunani: anabaino; bangkit, naik ke atas) dari Abyssos, dan menuju kepada kebinasaan (Yunani: apoleia; kehancuran, binasa).

Kata “Abyssos” (G12) dalam bahasa Yunani artinya: (jurang) tanpa dasar, tidak terbatas, abyss, jurang ngarai yang dalam sekali, sumur, dalamnya tidak terukur; Orcus: ngarai di bagian bumi yang paling bawah yang digunakan sebagai tempat penampungan orang-orang mati dan khususnya tempat kediaman Iblis-iblis.

Anti-Kristus harus naik keluar (bangkit) dari jurang maut, Abyssos, atau jurang neraka! Dan dia akan menuju kepada kebinasaan atau kehancuran (Yunani: apoleia).

Perhatikan Wahyu 9:1-11. Di situ disebutkan lubang Abyssos (jurang maut) akan dibuka, dan akan keluar pasukan belalang “neraka”.

Wahyu 9:1-11 (ILT) Dan, malaikat yang kelima meniup sangkakalanya. Dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke bumi. Dan kepadanya telah diberikan kunci ke sumur abyssos. 2. Dan dia membuka sumur abyssos itu, dan asap membubung dari lubang itu seperti asap dari tungku yang besar. Dan matahari dan angkasa dijadikan gelap karena asap dari sumur itu. 3. Dan dari asap itu keluarlah belalang-belalang ke bumi. Dan kepada mereka diberikan wewenang sebagaimana kalajengking-kalajengking di bumi memiliki wewenang;

Secara khusus perhatikan ayat 11:

Wahyu 9:11 (ILT) Dan mereka mempunyai raja atas mereka, yaitu malaikat Abyssos, nama Ibrani baginya Abaddon, dan dalam bahasa Yunani dia mempunyai nama Apollyon.

Apollyon artinya “Penghancur… dan Apollyon identik dengan dewa Apollo; dewa Yunani yang berkuasa atas kematian dan penyakit sampar, atas matahari, musik, puisi, tanaman dan ternak, dan obat-obatan. Nama Apollo (Yunani: Apollon) mempunyai akar kata dalam bahasa Yunani kuno “apollumi“,  suatu kata kerja atau “apollyo“, artinya “menghancurkan.” Dalam bab 3 sudah kita bahas bahwa Apollo adalah nama lain dari Nimrod!

Mungkin penyingkapan terbesar dan terbaru mengenai Nimrod sebagai Anti-Kristus adalah mengenai bilangannya sebagai Manusia Dewa. Ini tentang rasio dua pertiga.

Wahyu 13:18 (ILT) Inilah hikmat itu: Siapa yang memiliki pengertian, biarlah dia menghitung bilangan binatang buas itu, karena itu adalah bilangan seorang manusia dan bilangannya adalah enam ratus enam puluh enam.

Perhatikan bagaimana Epic Gilgamesh menyatakan bahwa ia adalah 2/3 dewa dan 1/3 manusia.

Siapakah yang bisa dibandingkan dengan dia sebagai raja?
Siapakah yang bisa berkata seperti Gilgamesh: “Aku adalah Raja!”?
Yang namanya, sejak hari kelahirannya, disebut “Gilgamesh”?
Dua pertiganya adalah dewa, sepertiganya adalah manusia.

gilgamesh
Gilgames (memakai gelang kesatot), 2/3 dewa dan 1/3 manusia

Ada dua angka persentase yang sangat penting: 1/3 dan 2/3.

Sepertiga adalah (kurang-lebih) 33,3%. Dalam komunitas Illuminati dan Serikat Rahasia pada umumnya, 33 adalah angka yang signifikan, karena berhubungan dengan koordinat turunnya para Malaikat Pengawas di Gunung Hermon. Angka 33 sangatlah penting, karena berkaitan dengan asal-usul Nephilim, dan kembalinya Nephilim dan Anti-Kristus.

Persentase Gilgamesh/Nimrod lainnya adalah dua pertiga, yang jika dihitung jumlahnya akan muncul angka 66,6% atau 666, yakni “bilangan Binatang buas itu.”

Sekarang kita simpulkan semuanya.

Kita sudah meneliti bahwa tokoh Nimrod ini disembah di seluruh dunia kuno sebagai Dewa dengan berbagai nama lainnya. Dia dianggap sebagai “Manusia Dewa” oleh banyak kebudayaan kuno. Sebagian dewa  sebagian manusia.

Hmm… Di mana kita pernah mendengar hal seperti itu sebelumnya?

Ya… di Alkitab, Yeshua haMashiach (Yesus Kristus) adalah Elohim dan manusia.

Baik Yeshua maupun Osiris (nama lain Nimrod), keduanya disebut Raja segala raja” dan “Tuhan segala tuhan.”

Wahyu 17:14 (AYT) … karena Ia (Yeshua) adalah Tuhan atas segala tuhan dan Raja atas segala raja dan mereka yang bersama-Nya adalah yang dipanggil, dipilih, dan yang setia.”

Mengenai Osiris disebutkan dalam “The Book of The Dead” bahwa dia penguasa dunia dan dunia orang mati (Abyssos):

“…dia sangat perkasa dan sangat menakutkan dalam namanya “Osiris“, ia ada untuk selamanya dan untuk selamanya dalam namanya ‘Un-Nefer.’ Penghormatan bagimu, O Raja segala raja, Tuhan segala tuhan, Penguasa para raja, yang dari rahim Nut engkau telah memerintah dunia dan dunia orang mati… ” – Kutipan dari “Hymn to Osiris” dalam “The Book of the Dead

Keduanya memiliki tanda berbentuk salib sebagai simbol. Keduanya dikenal sebagai tokoh yang menderita, mati dan bangkit kembali (meskipun Nimrod belum bangkit).

ankh
Ankh, simbol Osiris. Lingkaran di bagian atas itu melambangkan kebangkitan.

Yang satu adalah Kristus. Satunya lagi adalah Anti-Kristus… yang punya “bilangan-dewa” kebetulan berjumlah 666.

Kata “anti” (G473) di dalam bahasa Yunani artinya: lawan, musuh, menggantikan (posisi), pengganti, substitusi. Jadi Anti-Kristus artinya “seseorang” yang menggantikan posisi Messias (Kristus) yang benar, atau dengan kata lain: Messias Palsu (Yunani: pseudochristos).

Yeshua berkata, “Sebab mesias-mesias palsu (Yunani: pseudochristos) dan nabi-nabi palsu akan dimunculkan (Yunani: egeiro), dan mereka akan memberi tanda-tanda yang dahsyat dan keajaiban-keajaiban sehingga menyesatkan, bahkan jika mungkin mereka yang terpilih. Lihatlah, Aku telah mengatakan kepadamu sebelumnya. Oleh karena itu, apabila mereka mengatakan kepadamu: Lihat, Dia ada di padang gurun, janganlah keluar! Lihat, ada di dalam kamar, janganlah percaya!” Matius 24:24-26 (ILT)

Kata “dimunculkan” di sini bahasa Yunaninya adalah “egeiro” (G1453), yang artinya: membangunkan, membuat bangkit, membangunkan dari tidur atau kematian, memanggil yang mati untuk hidup kembali, membangkitkan yang mati supaya hidup kembali, membuat muncul, membuat tampil, memunculkan ke hadapan orang banyak.

Di sini Yeshua secara tersirat menyatakan bahwa, Anti-Kristus akan dibangkitkan kembali dari kematian. Yeshua kemudian berkata, “Mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.  Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu!”

Dengan kata lain, Yeshua berkata, “Perhatikan baik-baik! Ini serius! Bahkan kamu bisa tertipu oleh apa yang akan terjadi!”

Yeshua menyebut kata padang gurun, “Lihat, Dia ada di padang gurun! Gilgamesh ditemukan di gurun gurun!

Yeshua juga menyebut kata “kamar rahasia“, “Lihat, Ia ada di dalam kamar! Kata “kamar” bahasa Yunaninya “tameion” (G5009), artinya: ruang penyimpanan (jenazah?), kamar (secara khusus ruangan dalam), kamar rahasia. Makam Osiris ditemukan di dalam ruangan rahasia!

Tidak lama setelah makam Gilgamesh ditemukan, pasukan Amerika Serikat menginvasi Iraq pada April 2003. Apa hubungannya Gilgamesh dengan Amerika? Kesimpulan ini sepertinya mengada-ada. Tapi mengingat akar okultisme Masonik dalam berdirinya Negara Amerika Serikat, yang bisa dilihat dari tata letak ibukota pemerintahan Amerika, Washington D.C., yang menyerupai Pentagram, serta banyaknya monumen dan patung-patung yang berhubungan dengan Babilonia, Mesir, Yunani dan dewa-dewa Romawi kuno dan semua usaha yang dilakukan sejak 9/11 untuk mendirikan New World Order, mungkin kita perlu memperhatikan baik-baik apa yang akan terjadi.

Peter Goodgame menuliskan dalam artikel “Ashur“:

Setelah invasi Amerika ke Iraq berhasil, dan berlanjut dengan pendudukan berikutnya, ada banyak ahli Alkitab yang mencari nubuatan di Akhir Zaman tentang daerah ini dengan minat baru. Banyak dari mereka percaya bahwa Alkitab memprediksi pembangunan kembali secara lahiriah Babel – “pelacur besar” dalam Wahyu 17: 1 – di sepanjang tepi Sungai Efrat. Mereka mengikuti pandangan Arthur W. Pink yang pada tahun 1923 dalam studi komprehensif mengenai Anti-Kristus, menunjuk Zakharia 5:5-11 yang berbicara tentang tempat tinggal seorang wanita jahat yang didirikan “di tanah Shin’ar.”

Zakharia 5:7-11 (ILT) Ya, lihatlah, ada tutup timah yang diangkat, dan di situ ada seorang wanita yang duduk di tengah-tengah efa.” 8. Dan dia berkata, “Inilah kejahatan!” Lalu ia mendorongnya kembali ke tengah-tengah efa itu dan melepaskan kembali batu timah itu ke mulutnya. 9. Kemudian aku mengangkat mataku dan melihat, dan tampaklah dua wanita sedang keluar, dan ada angin pada sayap-sayap mereka, bahkan pada mereka ada dua sayap seperti sayap burung bangau, dan mereka mengangkat efa itu ke antara bumi dan langit. 10. Maka aku berkata kepada malaikat yang berbicara denganku itu, “Ke manakah mereka membawa efa itu?” 11. Dan dia berkata kepadaku, “Ke Tanah Sinear, untuk membangun sebuah rumah baginya.” Lalu rumah itu didirikan dan dia ditempatkan di sana, di tempatnya.

Akankah Babel kuno dibangun kembali di hari-hari akhir dan entah bagaimana muncul kembali untuk mengontrol struktur politik dan ekonomi dunia untuk menggenapi Wahyu 17-18?

Kemungkinan ada kepentingan lain yang menyebabkan Amerika Serikat menginvasi Iraq, bahkan mungkin alasan utama – satu bulan sesudah para arkeolog yang menggali padang pasir mengklaim telah menemukan makam Gilgamesh – berselang empat tahun sejak penemuan ruang rahasia makam Osiris (yang kosong) ditemukan di Mesir.

Dalam salah satu wawancara Omegaman Radio, Tom Horn dan Steve Quayle, dua orang peneliti yang banyak melakukan riset mengenai hal-hal ini, berbincang-bincang mengenai penemuan jasad Gilgamesh tersebut. Sekitar 1 jam 27 menit berbincang, mereka mulai membicarakan bagaimana Nimrod berubah menjadi seorang raksasa (nephilim). Mereka kemudian membicarakan penemuan jasad Gilgamesh. Steve Quayle mengkonfirmasi ini dan berkata,

“Aku berbicara dengan seorang Jenderal Pasukan Operasi Khusus yang memvalidasi dan memverifikasi hal itu, dan dia benar-benar ada di sana ketika jasad Gilgamesh – dan kata-katanya seperti ini, “Dia ada dalam kondisi terawetkan secara luar biasa.” Dan itu secara fisik berada di sekitar area di mana Amerika Serikat membangun kompleks militer terbesar, aku percaya itu salah satu kompleks militer terbesar di dunia. Di seluruh area itu. Tim khusus – Pasukan Operasi Khusus pergi ke sana untuk mengamankan benda-benda itu semua…

Apa yang aku katakan ini berdasarkan perkataan jenderal dengan banyak bintang jasa, saksi mata yang berada di sana dan menceritakan kepadaku. Dia berkata, “Mereka mendapatkan jasad Gilgamesh!” Jadi jika mereka telah mendapatkan Gilgamesh dan dia adalah Nimrod, mereka sudah mendapatkannya. Dan tujuan utamanya adalah untuk mengekstrak DNA-nya. Dan aku juga diberitahu bahwa seluruh tujuan… dari proyek pemetaan genetika manusia… adalah untuk menemukan penanda genetik tertentu supaya roh-roh (Nephilim) tanpa tubuh dapat menghidupkan kembali tubuh jasad mereka agar hidup kembali lagi.” 

Manly P. Hall, seorang visioner Okultis terkemuka, yang tahu legenda Masonic Hiram Abiff, Raja Tirus yang membangun Bait Suci Salomo, menuliskan dalam bukunya “The Secret Teachings of All Ages” (Ajaran Rahasia Segala Abad):

“Dewa yang Mati akan bangkit kembali! Ruangan rahasia di dalam Rumah Tempat-tempat Tersembunyi akan ditemukan kembali. Piramid akan kembali berdiri sebagai lambang solidaritas, inspirasi, aspirasi, kebangkitan, dan regenerasi.”

Gary Stearman, dalam artikelnya di Majalah Prophecy in the News, July 2001, menuliskan tentang Nimrod:

“Tapi siapakah orang Ashur ini? Dia bukan lain dari pewaris spiritual pertama dari kemurtadan religius Pasca Banjir Besar. Dia adalah penjaga warisan besar yang dimulai di ibu kota Ashur, Niniveh. Pendirinya adalah Nimrod… Dialah Anti-Kristus, raja fasik masa depan yang datang di dalam nama kepercayaan misteri kuno.”

“Dia adalah seorang pemberontak yang membiarkan dirinya disembah sebagai Elohim. Sesudah Banjir Besar, pemberontakannya menjadi dasar dari kemurtadan religius terbesar umat manusia. Diturunkan selama bergenerasi-generasi, sistem penyembahan palsu ini dikenal sebagai “Misteri Agama Babel.”

Dasarnya sangat jelas. Itu berusaha menghubungkan kekuasaan dewa-dewa kuno melalui seorang figur, Manusia Perkasa. Nimrod menjadi Dewa (Elohim) itu…”

2Tesalonika 2:3-4 (ILT) Biarlah tidak seorang pun menyesatkan kamu dengan cara apa pun, kecuali bahwa pertama-tama kemurtadan itu datang dan Manusia Pendosa, yaitu Anak Kebinasaan (Yunani: apoleia; kebinasaan. Nama Apollyon juga berasal dari kata ini) itu disingkapkan, 4. yakni dia yang menentang dan meninggikan dirinya atas segala sesuatu yang disebut elohim atau sesuatu yang disembah, sehingga dia duduk sebagai elohim di tempat kudus Elohim sambil menyatakan dirinya bahwa dia adalah Elohim.

Next: Kembalinya Nephilim | Serbuan Malaikat Secara Bertubi-tubi?

[Bab 1] [Bab 2] [Bab 3] [Bab 4] [Next>]

Baca:

Raksasa-raksasa Tidur Dalam Ruang-ruang Stasis Siap Untuk Dibangunkan, Kata Whistleblower

Kembalinya Nephilim: Pasukan AS Membunuh Raksasa (Kanibal) Kandahar, Afganistan

Pesan Tersembunyi Konstelasi Orion, Cetak Biru Bangunan-bangunan Purbakala Peninggalan Nephilim

Kebangkitan Abaddon | Menghidupkan Kembali Ras Rephaim dan Raja Jurang Maut, Abaddon

Kebangkitan Abaddon | Memanggil Keluar Para Iblis Purbakala dari Perut Bumi

Referensi:

THE EPIC OF GILGAMESH

Coming Out of Babylon

NIMRODS TOMB FOUND: CLONING OF NIMROD AND OSIRIS UNDERWAY

OPENING PANDORA’S BOX?

Solomon’s Temple, King Hiram, Hiram Abiff & the Phoenicians

Hiram Abiff

Iklan