Sebuah tim arkeolog internasional telah mengumumkan rencana penggalian sebuah situs Alkitab yang pada zaman dahulu disebut menyimpan Tabut Perjanjian.

Di perbukitan paling tinggi di Yerusalem barat, Kiryat-Yearim disebutkan dalam Alkitab sebagai tempat peristirahatan Tabut Perjanjian, peti kayu berlapis emas dari Kitab Keluaran yang berisi loh-loh batu bertuliskan Sepuluh Perintah Elohim.

Proyek ini merupakan kerjasama patungan antara Universitas Tel Aviv dan Collège de France yang akan dipimpin oleh Israel Finkelstein, Christophe Nicolle dan Thomas Römer.

Pada tahun 1905, seorang petani menemukan sisa-sisa tempat pemujaan Bizantium di atas bukit. Musim panas ini, para arkeolog akan mendaki gundukan bukit itu untuk mencari informasi terbaru mengenai kebenaran ayat-ayat dari Alkitab Ibrani.

“Penggalian ini juga akan memungkinkan penentuan apakah ada di pegunungan Yudea … sebuah kuil yang dipersembahkan kepada dewa Baal,” tulis sebuah pernyataan dari Collège de France. “Selain itu, pencarian akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang latar belakang sejarah ayat-ayat Alkitab yang penting, termasuk yang berkaitan dengan Tabut Perjanjian.”

Tabut Perjanjian dibuat oleh Musa atas perintah Elohim dan menyertai bangsa Israel selama 40 tahun pengembaraan mereka di padang belantara.

Keluaran 25:10-11 (ILT) “Dan haruslah mereka membuat sebuah tabut dari kayu akasia, dua setengah hasta panjangnya dan satu setengah hasta lebarnya serta satu setengah hasta tingginya. 11. Dan haruslah engkau menyalutnya dengan emas murni, haruslah engkau menyalutnya di bagian dalam dan di bagian luar; dan engkau harus membuat bingkai emas di sekelilingnya.

Penggalian di situs Kiryat-Yearim ini akan berlangsung antara bulan Agustus dan September 2017.

“Tempat ini penting karena beberapa alasan,” kata Finkelstein. “Ini sebuah situs besar yang berpusat di perbukitan Yerusalem yang belum diselidiki sampai sekarang. Ini mungkin satu-satunya situs kunci di Yehuda yang belum menjalani penggalian arkeologi sistematis. ”

Dalam Kitab 1 Samuel dikatakan, Tabut Perjanjian membawa kutukan, wabah penyakit dan penderitaan kepada orang-orang Filistin. Kekuatan spiritual yang menakutkan ini telah diadopsi menjadi sebuah film Hollywood oleh Steven Spielberg dan Cecil B. DeMille.

indiana-jones-harrison-ford-ark-of-the-covenant-600
Indiana Jones: Raiders of the Lost Ark

Film karya Spielberg tahun 1981 berjudul “Raiders of the Lost Ark” bercerita tentang Peti Perjanjian Kudus menjadi objek yang diperebutkan antara tokoh arkeolog fiksi Indiana Jones dan Nazi Jerman.

Kota Alkitab Kiryat-Yearim (Qiryath Ye’ariym) terletak strategis di salah satu bukit tertinggi di Yudea, 10 mil sebelah barat dari Yerusalem, di barat Abu Gosh. Nama Kiryat-Yearim dalam bahasa Ibrani berarti “Kota Hutan.” Nama Arabnya adalah “Deir el-Azar” yang mungkin berasal dari kisah Eleazar, yang menurut 1 Samuel 7:1-2, bertanggung jawab atas Tabut Perjanjian ketika dibawa ke Kiryat-Yearim:

1Samuel 7:1-2 Lalu orang-orang Kiryat-Yearim datang dan mengangkat tabut YAHWEH, serta membawanya ke rumah Abinadab, di bukit. Dan mereka menguduskan putranya, Eleazar, untuk menjaga tabut YAHWEH itu. 2. Dan waktu pun berlalu; sangat lama sejak hari tabut itu mulai tinggal di Kiryat-Yearim, yaitu sudah dua puluh tahun. Dan seluruh keluarga Israel mengeluh kepada YAHWEH.

Situs ini disebutkan beberapa kali dalam Alkitab, khususnya sebagai tempat penyimpanan sementara Tabut Perjanjian dan sebagai kota perbatasan antara suku Yehuda dan Benyamin.

Kitab 1 Samuel pasal 4-6 bercerita secara khusus bagaimana Tabut Perjanjian telah direbut oleh orang Filistin sesudah kekalahan Israel dalam pertempuran di Eben-Ezer. Namun kehadiran benda kudus ini menyebabkan terjadinya kutukan di wilayah Filistin, khususnya penyakit wasir yang parah, yang memaksa mereka mengembalikan Tabut Perjanjian ke Israel. Sesudah itulah Tabut Perjanjian ditempatkan di rumah Abinadab di Kiryat-Yearim, dan baru 20 tahun kemudian dibawa Raja Daud ke Yerusalem.

Referensi:

Mysteries of Ark’s Journey Revealed as Excavation Begins at Site of Ark of Covenant

NEW MISSION OF REAL-LIFE RAIDERS OF THE LOST ARK

Real-life ‘Raiders of the Lost Ark’: Archaeologists set to search ancient Covenant site

Iklan