Sebuah penemuan luar biasa di Russia mengancam akan menghancurkan teori konvensional tentang sejarah planet Bumi ini. Di Gunung Shoria di Siberia bagian selatan, para periset telah menemukan tembok batu-batu granit yang benar-benar masif. Beberapa batu granit raksasa ini diperkirakan memiliki berat lebih dari 3.000 ton, dan seperti yang akan Anda lihat di bawah, banyak di antaranya dipotong “dengan permukaan datar, sudut presisi, dan sudut tajam”. Tidak ada batu megalith yang sebesar ini yang pernah ditemukan sebelumnya. Batu terbesar yang ditemukan di reruntuhan megalitik di Baalbek, Lebanon beratnya kurang dari 1.500 ton. Jadi bagaimana di dunia ini seseorang bisa memotong batu-batu granit seberat 3.000 ton dengan presisi tinggi, membawa mereka ke lereng gunung dan menumpuknya setinggi 40 meter? Menurut versi sejarah yang umum diterima, tidak mungkin manusia purbakala dengan teknologi yang sangat terbatas mampu mencapai hal seperti itu. Mungkinkah ada sejarah planet Bumi yang jauh lebih dalam lagi daripada yang selama ini diajarkan kepada kita di sekolah-sekolah?

Selama bertahun-tahun, para sejarawan dan arkeolog benar-benar takjub akan besarnya batu-batu yang ditemukan di Baalbek, Lebanon. Tapi beberapa batu di Russia ini dilaporkan memiliki ukuran lebih dari dua kali lipatnya. Tak perlu dikatakan lagi, banyak orang menjadi sangat bersemangat dengan penemuan ini. Berikut ini kutipan dari artikel Mysterious Universe

Penggemar sejarah alternatif akan segera bersorak kegirangan! OK, mungkin tidak, tapi mereka akan menganggap ini menarik.

Situs “megalitik super” purbakala telah ditemukan di Pegunungan Siberia. Ditemukan baru-baru ini di Gornaya Shoria (Gunung Shoria) di Siberia bagian selatan, situs ini terdiri dari blok-blok batu besar, yang nampaknya adalah granit, dengan permukaan datar, sudut-sudut yang tepat, dan tepian-tepian tajam. Blok-blok batu ini nampaknya ditumpuk, hampir seperti gaya bangunan batu Cyclopean, dan yah … mereka sangat besar!

Russia tidak asing dengan situs-situs megalitik purbakala, seperti Arkaim atau Stonehenge Russia, dan formasi Manpupuner, dua contoh yang ada, namun situs di Shoria itu unik karena, jika itu buatan manusia, blok-blok batu yang digunakan tanpa diragukan lagi merupakan yang terbesar yang pernah ada yang dikerjakan oleh tangan manusia.

Ekspedisi pertama untuk mempelajari batu-batu ini dilakukan beberapa bulan kemudian. Sebelum ekspedisi ini, tidak ada foto-foto batu megalitik ini yang diketahui manusia. Arkeolog John Jensen takjub oleh reruntuhan purbakala ini, dan berikut ini adalah kutipan posting di blog pribadinya …

Megalith-megalith super besar ditemukan dan difoto untuk pertama kalinya oleh Georgy Sidorov pada sebuah ekspedisi baru-baru ini ke pegunungan Siberia Selatan. Gambar-gambar berikut berasal dari situs Russia Valery Uvarov.

Tidak ada ukuran yang diberikan, namun dari skala yang digambarkan oleh tingginya figur-figur manusia, megalith-megalith ini jauh lebih besar (2 sampai 3 kali lebih besar) daripada megalitik terbesar yang dikenal di dunia. (Contoh: Batu Wanita Hamil Baalbek, Lebanon memiliki berat sekitar 1.260 ton). Beberapa megalith-megalith ini dapat dengan mudah mencapai berat lebih dari 3.000 sampai 4.000 ton.

Baalbek-Stone-Pregnant-Wome
Batu Wanita Hamil, Baalbek, Libanon

Di bagian bawah dilampirkan beberapa gambar yang dia maksud. Seperti yang nanti bisa Anda lihat, itu benar-benar menakjubkan …

Hal lain yang sangat tidak lazim dari batu-batu ini adalah bahwa itu menyebabkan kompas para peneliti mulai bertingkah sangat aneh.

Berikut ini kutipan dari sebuah kisah di salah satu sumber berita Russia …

Beberapa peristiwa yang terjadi selama ekspedisi pada musim gugur itu mungkin bisa disebut mistis. Kompas para ahli geologi berperilaku sangat aneh, karena untuk beberapa alasan yang tidak diketahui, arah panah mereka menyimpang dari megalith. Apa artinya ini? Semua itu jelas-jelas menunjukkan bahwa mereka melintasi fenomena bidang geomagnetik negatif yang tak dapat dijelaskan. Mungkinkah ini adalah reruntuhan sisa-sisa teknologi antigravitasi purbakala?

Tentu masih banyak penelitian yang perlu dilakukan di situs ini.

Tidak ada yang tahu siapa yang memotong batu-batu ini atau berapa umurnya.

Jensen percaya bahwa mereka berasal dari waktu “jauh ke belakang di dalam kabut pra-sejarah” …

Megalith-megalith ini mencapai masa silam di dalam kabut pra-sejarah, dan sejauh ini kenyataannya, dugaan tentang ‘ras pembangun’ mereka, metode yang digunakan, tujuan dan artinya, semuanya masih murni spekulasi, dan karena itu, bisa dikatakan bahwa zaman pra-sejarah kita jauh lebih dalam daripada yang pernah kita impikan.

Batu-batu ini nampaknya tetap misteri yang belum terpecahkan untuk waktu yang lama.

Tapi yang sangat jelas adalah bahwa menurut versi sejarah yang biasanya diterima, bangunan megalith ini seharusnya tidak berada di sana.

Dan tentu saja, situs ini bukan satu-satunya situs di seluruh dunia yang terdiri dari reruntuhan megalitik masif. Mungkin yang paling terkenal adalah reruntuhan megalitik di Baalbek, Lebanon …

800-baalbek-2

Berikut ini adalah beberapa informasi tentang Baalbek

Kota kuno Baalbek adalah salah satu misteri arkeologi terbesar sepanjang masa. Terletak di sebelah timur Sungai Litani di Lembah Bekaa, Lebanon, Baalbek terkenal di dunia karena terdapat reruntuhan kuil Romawi yang indah dan detail namun skalanya monumental. Di zaman Romawi, Baalbek dikenal sebagai Heliopolis (kota Dewa Matahari) dan itu merupakan salah satu kuil Romawi terbesar dan paling terkenal yang pernah dibangun.

Bahkan, orang-orang Romawi telah membangun kompleks kuil yang luar biasa di Baalbek yang terdiri dari tiga kuil yang terpisah – satu untuk Jupiter, satu untuk Bacchus dan satu lagi untuk Venus. Tapi apa yang ada di bawah bangunan kuil-kuil Romawi ini jauh lebih penting. Kuil-kuil Romawi ini sebenarnya dibangun di atas platform purbakala seluas 5 juta kaki persegi yang terbuat dari beberapa batu terbesar yang pernah digunakan dalam proyek konstruksi manapun dalam sejarah bumi.

Bahkan, batu terbesar yang ditemukan di dekat reruntuhan Baalbek memiliki bobot sekitar 1200 ton dan panjangnya sekitar 19,5 meter. Untuk menggambarkan itu secara perspektif, kira-kira setara dengan sekitar 156 gajah Afrika ukuran besar.

Bagaimana orang-orang pada zaman dahulu mampu memindahkan batu-batu masif seperti itu sepenuhnya merupakan misteri. Bahkan, batu-batu konstruksi raksasa ini disusun begitu rapat sehingga Anda bahkan tidak bisa menyelipkan selembar kertas pun di antara mereka. Banyak kecanggihan arsitektur yang ditemukan di Baalbek bahkan tidak bisa diduplikasi dengan teknologi modern abad ke-21.

Jadi bagaimana mereka melakukannya?

Bagaimana cara mereka memindahkan batu-batu masif tersebut untuk menciptakan struktur presisi yang begitu rumit?

Perlu diingat bahwa fondasi reruntuhan Baalbek sendiri memiliki bobot sekitar 5 miliar ton.

Bukti-bukti terus bertumpuk menungkapkan adanya teknologi yang sangat canggih dipergunakan di dunia purbakala.

Reruntuhan megalitik ini adalah monumen tak terbantahkan dari adanya peradaban purbakala yang sangat maju.

Jadi siapakah mereka ini dan apa yang telah terjadi kepada mereka?

Mungkinkah mereka musnah oleh bencana masif global seperti Air Bah?

Kejadian 6:1-4 (ILT) Dan terjadilah, ketika manusia di muka bumi mulai berlipat ganda, dan anak-anak perempuan telah diperanakkan bagi mereka, lalu anak-anak Elohim melihat anak-anak perempuan manusia, bahwa mereka elok. Maka mereka mengambil istri-istri bagi mereka semua yang telah mereka pilih. Pada hari-hari itu, para raksasa (Ibrani: Nephilim) telah ada di bumi, bahkan juga sesudahnya, ketika anak-anak Elohim menghampiri anak-anak perempuan manusia dan mereka telah melahirkan baginya; mereka adalah orang-orang perkasa yang ada sejak lama, orang-orang yang ternama.

Kitab Henokh 6:1-2; 7:1-2 Dan terjadilah, setelah anak-anak manusia bertambah banyak pada hari-hari itu, anak-anak perempuan yang cantik dan rupawan telah lahir bagi mereka. Dan para malaikat, anak-anak surgawi, memandangi dan bernafsu kepada mereka, dan berkata satu sama lain, “Lihatlah, kita akan memilih bagi diri kita sendiri istri dari antara anak-anak manusia, dan akan melahirkan anak-anak bagi kita.” Dan mereka mengambil bagi diri mereka sendiri istri, dan masing-masing memilih untuk dirinya sendiri seseorang, dan mereka mulai mendekati perempuan-perempuan itu, dan bersetubuh dengan mereka, dan mengajari mereka mantera dan ilmu sihir, dan memperkenalkan mereka cara pemotongan akar-akaran dan kayu-kayuan. Dan mereka mengandung dan melahirkan raksasa besar yang tingginya tiga ribu ells (300 hasta ~ 137 meter).

Pegunungan Shoria

Di sebelah selatan Siberia Barat di Pegunungan Shoria di daerah Mezhdurechensk terdapat sebuah desa kecil bernama Batu-batu Geologi.

Di desa ini tinggal beberapa ahli geologi berbakat, seperti Alexander Bespalov, Vyacheslav Pochotkin dan lain-lainnya. Orang-orang ini sepanjang hidupnya berhubungan dengan penelitian sistem pegunungan di Siberia Barat. Suatu hari mereka melintas di pegunungan berkonstruksi megalitik aneh, yang tidak bisa mereka jelaskan. Di sana terdapat dinding-dinding bangunan-bangunan megalith, yang dilapisi dengan balok-balok batu raksasa dengan konstruksi aneh dengan obelisk batu yang terpasang secara vertikal. Di Internet, mereka berusaha menghubungi George Sidorov, sejak ekspedisi pertama dipersiapkan.

megalit_rossii_20

Beberapa blok granit yang ditumpuk di bawah adalah granit merah, ditumpangi blok-blok granit abu-abu, sedangkan di atasnya diletakkan formasi potongan-potongan batu poligonal dari berbagai balok seperti granit merah dan abu-abu.

megalit_rossii_21

Batu-batu granit ini di beberapa tempat kelihatan seperti meleleh karena efek temperatur yang sangat tinggi dan mengalir ke bagian bawah karena tekanan berat dari deretan batu-batu di atasnya. Itu merupakan jejak-jejak aliran akibat ledakan thermonuklir purbakala.

megalit_rossii_22

Dinding ini dibangun dari blok-blok batu poligonal berbagai warna.

megalit_rossii_23

Ukuran blok-blok batunya luar biasa.

megalit_rossii_24

Dalam foto tampak Georgy Sidorov. Menurut pendapatnya, seluruh bangunan megalitik ini mungkin adalah reruntuhan pembangkit energi purbakala yang mengubah energi seismik menjadi energi lainnya.

megalit_rossii_25

Lagi, mengintip ke dalam bangunan batu dimana balok-baloknya tidak terpapar terhadap erosi, terlihat potongan dengan tepian lurus. Perhatikan bagaimana kedua bagian ini kelihatan rapat seperti buatan manusia.

megalit_rossii_26

Bangunan batu poligonal.

megalit_rossii_27

Gunung Shoria. Blok-blok raksasa.

megalit_rossii_28

Di Departemen Radio Fisika di Universitas Tomsk, ditunjukkan gambar-gambar di layar, dan diceritakan tentang berbagai jenis bangunan batu, batu dari kastil, yang mengamankan blok-blok batu granit raksasa. Dan tidak ada ilmuwan fisika yang mengatakan bahwa semua ini berasal dari alam. Kebanyakan dari mereka terkejut, bagaimana orang-orang zaman dahulu bisa mengangkat batu-batu raksasa purbakala itu hingga setinggi lebih dari 1.000 meter, dan disusun di sana di sebuah landasan khusus.

megalit_rossii_29

Kemudian para ilmuwan di Komunitas Geografis Russia yang merupakan cabang dari Universitas Tomsk, mempelajari foto-foto dari para ahli geologi dan ahli geografi. Dan mereka semua sampai pada kesimpulan bahwa artefak-artefak yang ditunjukkan itu buatan.

megalit_rossii_30

Di antara blok-blok batu.

megalit_rossii_31

Sebagai perbandingan, megalith di bawah ini adalah Baalbek, dan di bawahnya lagi megalith Gunung Shoria.

megalit_rossii_32

Pegunungan Shaman di dekat Nizhnetambovskoye, wilayah Khabarovsk.

megalit_rossii_33

Bangunan batu megalith purbakala.

megalit_rossii_34

Susunan batu buatan tangan yang terlihat di antara blok-blok batu dengan garis-garis lurus.

megalit_rossii_35

Blok besar megalith.

megalit_rossii_36

Balok besar megalith di atas batu-batu kecil, menjadikannya memiliki resistensi gempa lebih baik.

megalit_rossii_37

Bangunan batu, mengingatkan akan Gornaya Shoria.

megalit_rossii_38

Next: Bangunan Megalitik Russia yang Menakjubkan, Bukti Teknologi Canggih Nephilim Purbakala?

Referensi:

Самые известные мегалиты России (50 фото)

50 AMAZING images of the Russian megaliths—Evidence of advanced ancient tech?

Newly Found Megalithic Ruins In Russia Contain The Largest Blocks Of Stone Ever Discovered

Super-megalithic Site Found in Russia: Natural or Man-made?

Arkaim: Russia’s Stonehenge and a Puzzle of the Ancient World

Super Megaliths

Huge Mysterious Megaliths

Iklan