Seorang pengguna YouTube baru-baru ini mengunggah video pemandangan menakjubkan yang diambil dari kamera drone sinematografi dengan menggunakan filter polarized, yang secara tidak sengaja menangkap gambar resolusi 4K (Ultra High Definition) dari Sistem Tata Surya Planet X, yang terlihat pada waktu matahari terbenam.

3-object

Klip video resolusi ultra tinggi ini dibuat oleh Steve di Colorado, Amerika Serikat, pada tanggal 21 April 2017, yang kemudian diunggah oleh James LaFleur di channel YouTube Impossible Channel, pada tanggal 28 April 2017.

Planet X merupakan sebuah sistem Tata Surya mini, yang terdiri dari Bintang Mati (Brown Dwarf Star) atau Nemesis, dan beberapa planet yang mengitarinya sebagai satelit. Salah satu satelit dari Sistem Planet X ini adalah planet Nibiru.

Gambar yang ditangkap Steve ini sama dengan obyek yang secara tidak sengaja tertangkap kamera video kantor berita CBS News.

CBS-New-Nibiru
Tayangan berita CBS News

James LaFleur, dalam keterangan videonya menjelaskan bahwa Steve pada awalnya tidak tahu-menahu bahwa kamera drone-nya akan menangkap gambar Nibiru, atau Sistem Planet X, atau sebutan apa pun lainnya, yang berada di sekitar matahari. Dalam kasus ini, Steve menggunakan lensa polarized, yang kemudian menimbulkan perdebatan sengit tentang ilusi optikal dan semacamnya, juga lens flare dan semacamnya.

Namun untungnya, Steve sangat pintar dan dia mengarahkan kameranya (panning) ke kiri dan ke kanan berkali-kali segera sesudah dia melihat Sistem Planet X ini, untuk mengkonfirmasi bahwa gambar yang dia tangkap itu bukanlah lens flare.

Jadi, Steve sedang bermain-main dengan kamera drone-nya di daerah Colorado, tempat yang sangat indah, daerah pegunungan, dengan pohon-pohon, dan dia tidak tahu apa yang akan dia saksikan. Steve kemudian melakukan zooming, panning, dan mengeksplorasi drone sinematografi ini, yakni sejenis drone yang punya kamera sangat spesial, dengan kualitas gambar yang sangat bagus.

Tidak lama, Steve menyadari ada sesuatu di samping matahari.

Dan ini luar biasa, karena Steve mendapatkan kesempatan ini, dan nampaknya dia telah menjadi, sama seperti kita, seorang peneliti, mencari kebenaran tentang Sistem Planet X ini.

Ini adalah video resolusi 4K pertama dari Nibiru, Planet X, dan ini adalah video asli, yang belum diedit, yang dikirimkan oleh Steve di Colorado, 21 April 2017.

Dia kemudian menggeser kameranya ke arah kiri, dan dia menemukan sesuatu yang menakjubkan di samping matahari. Kita tentu mengira hanya akan menemukan matahari dan Nibiru saja, tapi ternyata ada lebih lagi, ada obyek-obyek lain di dekat matahari.

Zoom-in

Jadi ini artinya Nibiru sudah semakin dekat, dan tidak hanya itu saja, ini artinya ada [obyek-obyek] yang lain-lainnya juga.

Awalnya aku mengira ini hanya ilusi, semacam ilusi optikal, lens flare yang disebabkan oleh lensa polarized. Tapi ternyata bukan, karena ketika kamu menggerakkan kameranya, kamu dapat melihat obyek-obyek ini tidak bergerak. Berbeda dengan lens flare yang ditimbulkan oleh obyek-obyek bersinar ini, seperti dapat kamu lihat, Steve menggeser kameranya dan kamu bisa melihat lens flarenya bergerak dari kanan ke kiri, dan dari kiri ke kanan. Sedangkan obyek-obyek ini stasioner (berkedudukan tetap) di samping matahari.

Anda mungkin bertanya, “James, kenapa aku tidak dapat melihat ini waktu siang hari?”

Yah, karena Anda akan butuh kacamata las atau lensa polarisasi sehingga Anda bisa melihat obyek-obyek ini. Karena matahari itu terlalu terang, dan sekarang, apa yang kita lihat ini kemungkinan adalah obyek-obyek yang tidak fokus. Benda-benda ini tidak fokus, jadi mereka kelihatan lebih besar, namun sebenarnya lebih kecil. Dan kita tidak bisa menangkap gambar seperti ini tanpa menggunakan kacamata las atau lensa polarisasi, karena sinar matahari terlalu menyilaukan.

Cahayanya terlalu menyilaukan, ia memancarkan terlalu banyak cahaya bagi kamera untuk menangkapnya. Seperti dapat Anda lihat, Anda harus mengorbankan fokusnya dan banyak konfigurasi-konfigurasi lain supaya Anda dapat menangkap gambar yang lebih jelas.

Ini adalah gambar yang juga ditangkap oleh orang-orang lain, dan hal yang paling aneh adalah: obyek ini kadang-kadang memantulkan refleksi di permukaan air. Jadi bagaimana mungkin jika obyek ini adalah ilusi, namun memantulkan refleksi di permukaan air? Awalnya aku benar-benar berpikir ini ilusi, tapi ternyata bukan, ini memantulkan refleksi di air.

Reflection-Nibiru
Refleksi Nibiru di permukaan air.

Jadi silakan Anda saksikan sendiri video klip utuhnya. Steve, ini luar biasa, ini sangat indah, dan layak ditonton. Ini terlalu gila bagi semua orang. Dan kita akan berjumpa lagi.

Analisa Gambar

Dari gambar video yang ditangkap kamera drone sinematografi Steve, nampak setidaknya ada 3 – 4 obyek di dekat Matahari.

Gamma

4-object
Nampak 4 obyek besar di dekat matahari

Hal ini dikonfirmasi oleh lens flare yang tertangkap kamera, yang nampaknya juga mengindikasikan bahwa itu berasal dari setidaknya 3 benda terang.

lens-flare
Lens flare yang berasal dari setidaknya 3 obyek terang

Tentang Sistem Planet X – Nibiru

Nama Nibiru (atau ditransliterasi Neberu, Nebiru) berasal bahasa AkkadianSumeria, yang diterjemahkan “silang, menyilang, perlintasan”, atau “titik perpindahan”. Planet Nibiru kadang juga disebut Planet X atau Planet Crossing/Salib, karena bentuknya yang menyilang dan orbitnya yang memotong bidang edar planet-planet di tata surya.

Di dalam sejarah dunia kuno, Nibiru dikenal dengan berbagai julukan: orang Yunani menyebutnya Phaeton, sejarawan Pliny menyebutnya Typhon, orang Ibrani kuno menyebutnya Shachath (Sang Penghancur, Malaikat Kematian pembawa tulah-tulah Mesir; Keluaran 12:23), orang Celtic kuno menyebutnya Frightener (Sang Penggentar), orang Mesir kuno menyebutnya Destroyer (Sang Penghancur), orang Hopi Indian menyebutnya Red Kachina (Bintang Merah Kachina), orang Atlantis menyebutnya Hercolubus, orang China kuno menyebutnya Naga Merah Padam atau Fiery Red Dragon of Old (Wahyu 12:3), dan sebagainya. Sering diasosiasikan sebagai Dewa Naga Angkasa yang turun dari langit. Orang Aztec menyebutnya Quetzalcoatl dan orang Maya menyebutnya Kukulkan yang berarti Dewa Ular Naga Bersisik. Orang-orang modern zaman ini menyebutnya Planet X, Planet 9, Nemesis, Bintang Red Dwarf, Brown Dwarf Star. Itu sering disebut planet, atau komet, atau bintang, atau bintang mati, atau Matahari Kedua yang menjadi Saudara Kembar (yang jahat) dari Matahari kita.

Yuval Ovadia, seorang sarjana yang membuat video presentasi tentang ancaman yang dihadapi planet Bumi karena kedatangan Planet ini menyebutkan:

Planet X ini datang dari jauh sekali, di luar Tata Surya kita, dari jarak beberapa tahun cahaya. Ini datang sekali dalam beberapa ribu tahun sekali, tidak dapat dipastikan. Kemudian ia melakukan rotasi mengelilingi Matahari dan kembali lagi ke kekelaman. Menurut para ahli, yang mengawasi dan mengikuti Planet X selama bertahun-tahun, ini adalah Bintang Merah yang panas membara, muncul seperti Matahari kecil di langit. Dia punya 7 planet kecil atau satelit yang mengorbitnya, jadi itu seperti satu kesatuan tata surya, yang masuk ke Tata Surya kita. Ditambah lagi, ia punya ekor yang berisi trilyunan meteor-meteor di dalamnya. Dia mendatangi kita dari arah Matahari. Itu sebabnya ia bersembunyi di belakang Matahari, sehingga kita bisa melihatnya kebanyakan pada waktu Matahari terbit atau terbenam, khususnya di belahan selatan Bumi. Namun banyak orang sudah merekamnya dalam video dari berbagai tempat berbeda di dunia.

Lukas 21:25-26 (TB)

  1. Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.
  2. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.

Marshal Masters dari Yowusa.com, peneliti yang sudah mengikuti perkembangan tentang dampak Planet X terhadap Bumi selama bertahun-tahun, dalam videonya menyatakan:

Dan akan terjadi kesusahan (tribulasi) yang sesungguhnya kepada umat manusia. Pertama akan terjadi peningkatan seismik, yang sekarang ini sudah terjadi. Diikuti oleh meningkatnya erupsi vulkanik yang juga sudah dan sedang terjadi. Lalu akan terjadi peristiwa-peristiwa hantaman-hantaman meteor (Deep Impact) yang banyak para astronom modern dan ilmuwan telah memperingatkan, dan lalu akan datang gelombang-gelombang pasang (mega tsunami) karena Planet X (Nibiru) dan Nemesis, sementara mereka mengunci lithosfer (lempeng-lempeng kerak) Bumi, – dengan gaya gravitasi raksasa – maka mereka akan menarik kulit luar Planet Bumi hingga bergeser.

Lempeng-lempeng tektonik di seluruh Bumi akan bergeser secara simultan, yang akan menyebabkan terjadinya gempa bumi dahsyat di seluruh dunia, sekaligus memicu aktivitas vulkanik di seluruh wilayah perbatasan lempeng-lempeng ini, pulau-pulau dan gunung-gunung akan bergeser dari posisinya.

Kehancuran penuh terhadap Bumi akibat kedatangan Sistem Planet X ini nampaknya akan terjadi mulai dari Meterai ke-6 sampai Cawan Murka Elohim yang ke-7.

Wahyu 6:12-14 (ILT)

  1. Dan aku melihat, ketika Dia membuka meterai yang keenam, dan lihatlah: gempa besar terjadi, dan matahari menjadi hitam seperti karung yang terbuat dari rambut dan bulan menjadi seperti darah.
  2. Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke bumi seperti pohon ara menggugurkan buah mentahnya karena diguncang oleh angin kencang.
  3. Dan langit terbelah seperti gulungan kitab yang digulung, dan semua gunung dan pulau terpindahkan dari tempatnya.

Pada puncaknya, Bumi nampaknya akan mengalami “pole shift“, Bumi dijungkir-balikkan karena cengkeraman gaya gravitasi Planet X. Air lautan dari kutub sampai kutub akan tumpah ke daratan, pulau-pulau akan tenggelam ke dalam lautan, dan semua gunung-gunung berapi akan erupsi secara simultan. Ini semua merupakan penggenapan dari nubuat nabi-nabi Alkitab:

Amos 5:8 (ILT) … dan Dia menggelapkan siang menjadi malam, Dialah yang memanggil air laut dan mencurahkannya ke atas permukaan bumi (mega tsunami); YAHWEH adalah Nama-Nya.

Amos 8:9 (ILT) “Dan akan terjadi pada hari itu (Hari YAHWEH), firman Tuhan YAHWEH, bahwa Aku akan membuat matahari tenggelam pada waktu siang, dan Aku akan menggelapkan bumi pada waktu siang yang cerah.

Yesaya 24:19-20 (ILT)
Bumi hancur luluh
(Ibrani: ‘Aretz ro’ah hit ro’ah; Bumi hancur berkeping-keping, terbelah-belah),
Bumi remuk redam
(Ibrani: ha’Aretz por hit porah; Bumi pecah, hancur, hancur berkeping-keping, terbelah-belah),
Bumi gonjang-ganjing
(Ibrani: ‘Eretz mot hit mottah; Bumi gemetar, berguncang-guncang, berguncang hebat, berpindah posisi, berjungkir balik, jatuh).
Bumi sempoyongan
(Ibrani: ‘Aretz noa’ ta nua’; Bumi gemetar, terguncang, menggelinding, menggelandang, berpindah, terlempar kesana kemari)
seperti seorang pemabuk,
dan seperti gubuk reyot ia goyang (Ibrani: vehitnoddah; bergerak kesana kemari, goncang, menggelandang, mengembara tanpa tujuan);
dan pelanggarannya berat atasnya,
dan dia akan jatuh (Ibrani: venafelah; jatuh, terlempar),
dan tidak akan bangkit lagi.

Wahyu 16:17-21 (ILT)

  1. Dan malaikat yang ketujuh menumpahkan cawannya ke angkasa, dan suatu suara nyaring keluar dari tempat kudus surga, dari takhta itu, seraya berkata, “Sudah terjadi!”
  2. Dan terjadilah gemuruh dan guntur dan kilat, juga terjadi gempa bumi yang dahsyat sebagaimana yang belum pernah terjadi sejak terjadinya manusia di muka bumi, suatu gempa yang sangat hebat dan dahsyat.
  3. Dan terjadilah, kota yang besar itu menjadi tiga bagian, dan kota-kota bangsa-bangsa runtuh. Dan Babilon yang besar itu diingat di hadapan Elohim, untuk memberikan kepadanya cawan anggur kemarahan murka-Nya.
  4. Dan setiap pulau menghilang, dan gunung-gunung tiada didapati.
  5. Dan hujan es (Yunani: chalaza; hujan batu – meteor/asteroid) yang besar, seukuran satu talenta, jatuh dari langit ke atas manusia, dan manusia menghujat Elohim karena bencana hujan es itu, sebab sangat besarlah bencananya.

Melewati semua malapetaka-malapetaka ini, Alkitab menyatakan bahwa dua pertiga penduduk Bumi (yakni, sekitar 5 milyar manusia) akan mati, dan bumi akan menjadi kosong.

Zakharia 13:8-9 (AYT) Maka, akan terjadi di seluruh negeri (Ibrani: erets; Bumi), demikianlah firman YAHWEH, dua pertiga darinya akan dilenyapkan, semuanya mati binasa, tetapi sepertiganya akan tinggal hidup. 9. Aku menaruh sepertiganya itu dalam api dan akan memurnikan mereka seperti orang memurnikan perak. Aku akan menguji mereka seperti orang menguji emas. Mereka akan memanggil nama-Ku dan Aku akan menjawab mereka. Aku akan berkata: mereka adalah umat-Ku, dan mereka akan menjawab: YAHWEH adalah Elohimku!”

Selengkapnya tentang nubuat kedatangan Planet X – Nibiru, baca:

Kedatangan Nibiru-Planet X Memicu Perang Gog dan Magog

Planet X: Siklus Bencana Atlantis, Banjir Besar, Tulah-tulah Eksodus, Naga Merah dan Penggenapan Kitab Wahyu

Planet X: Nibiru, Bintang Messias di Dalam Bible Code dan Zohar

Kemunculan 2 Matahari di Langit | Apakah Kedatangan Planet-X Penggenapan Nubuat Alkitab?

Referensi:

 

Iklan