Benda Angkasa Terlihat di Dekat Matahari Saat Terbenam 

Beberapa tahun terakhir ini laporan tentang penampakan benda asing di dekat Matahari dari berbagai tempat di seluruh dunia semakin sering terjadi. Video-video penampakan matahari kedua ini semakin sering diunggah di YouTube.

Berikut ini beberapa video yang sudah beredar dari pengamat-pengamat amatir di seluruh dunia mengenai keberadaan benda angkasa “asing” di dekat Matahari. Kebenaran dari video/foto benda angkasa ini masih harus dikonfirmasi lebih lanjut, tetapi menarik untuk terus diperhatikan. Anda bisa memperhatikan perbedaan antara lens flare, dan benda angkasa yang sebenarnya.

21 April 2017, Colorado

Di sini tampak jelas ada 4 obyek besar yang berada di sekitar matahari. Salah satu video Sistem Planet X yang terbaru dan paling detail dengan resolusi 4K (Ultra High Definition).

12 Oktober 2015

Nampak jelas benda asing yang berada di dekat matahari itu bukan Bulan, karena posisi Bulan berada di belakang kamera.

14 Januari 2014, Sacramento

Reporter kantor berita KCRA-NBC Sacramento California, pada saat siaran LIVE secara tidak sengaja menayangkan kemunculan sebuah benda planet baru yang tidak bisa mereka jelaskan. Benda angkasa ini berada pada posisi konjungsi dengan Planet Venus yang bergerak menutupinya dari depan. Analisa mendalam mengenai benda angkasa ini sehingga bisa sampai pada kesimpulan bahwa ini adalah Planet X atau Nibiru, bisa Anda tonton disini.

20 Desember 2015 California, US

Benda asing di dekat matahari ini nampak bergerak bersama-sama Matahari dengan cara yang sangat alami di belakang ranting-ranting pohon, pertama-tama di sisi sebelah kiri lalu bergerak ke arah kanan. Lihat analisa.

April 2016, Sao Vincente, Brazil

Seperti ditunjukkan pada kira-kira dari rentetan foto timelapse menit ke-25, perhatikan ketika Matahari terbit di Sao Vincente, Brazil, sementara matahari kedua juga terbit di belakangnya, dan di atas puncak bukit di sebelah kanan dan menimbulkan refleksi terang kemerahan di permukaan air laut. Sementara Matahari bergerak ke atas horizon, benda angkasa di sebelahnya ini mulai memudar dari pandangan sambil sejenak memantulkan bayangan samar-samar di permukaan air. Lihat analisa.

1 Januari 2016

8 Januari 2016

18 Januari 2016

18 Januari 2016

Apa yang Dikatakan Para Peneliti?

Mereka yang menyelidiki keberadaan Planet X diluar kalangan ilmuwan mainstream akan tahu bahwa pengumuman tahun lalu mengenai “Planet 9” merupakan semacam cover up (usaha menutup-nutupi) terhadap peristiwa-peristiwa yang menjadi semakin tidak mungkin untuk diabaikan.

Dari gambar-gambar satelit NASA dan video amatir yang ada, sebuah benda angkasa raksasa, nampaknya seperti sebuah Brown Dwarf Star (Bintang Mati atau Bintang Gagal), kurang lebih lima kali ukuran Bumi, sedang melintas, bergerak mendekati Bumi dengan kecepatan tinggi dari arah belakang Matahari.

Obyek ini sudah diteliti oleh Shepard Ambellas dari Intellihub selama lebih dari 25 tahun dan nampaknya merupakan penyebab dari seluruh persiapan darurat yang dilaksanakan oleh pemerintah-pemerintah dunia yang telah berlangsung selama tiga dekade terakhir sesudah Obyek ini ditemukan oleh Teleskop Infra Merah IRAS milik NASA pada masa pemerintahan Ronald Reagan.

Pada 6 Agustus 2010, Shepard Ambellas dari Intellihub mewawancarai salah satu peneliti terkemuka dunia mengenai Planet X (Nibiru), yang telah menjadi topik hangat di antara banyak orang karena sekali lagi Bumi akan berada dalam kondisi yang sangat berbahaya, yang dapat dilihat dari perubahan pola iklim secara drastis.

Awal Mula Ceritanya

Kembali pada tanggal 30 Januari 1983 silam, New York Times menerbitkan sebuah laporan berjudul “Petunjuk Kuat Dalam Pencarian Planet X” di mana mereka melaporkan:

SESUATU di luar jangkauan terjauh tata surya yang dikenal, tampaknya menarik planet Uranus dan Neptunus. Beberapa gaya gravitasi secara terus-menerus “mengganggu” dua planet raksasa ini, menyebabkan penyimpangan pada jalur orbitnya. Gaya ini menunjukkan kehadiran Obyek besar yang jauh dan tak terlihat, yang kemungkinan adalah Planet X yang telah lama dicari.

Selanjutnya mereka melaporkan peristiwa peluncuran ‘Satelit Astronomi Inframerah’ (IRAS: Infra Red Astronomical Satellite) NASA yang akan melakukan survei luas terhadap hampir seluruh wilayah angkasa selama 6 sampai 8 bulan, untuk mendeteksi sumber-sumber cahaya normal maupun radiasi inframerah yang tidak terlihat oleh mata manusia, yang diserap oleh atmosfer. Para ilmuwan berharap mereka dapat memetakan ribuan obyek yang sebelumnya tidak terdeteksi di langit – dengan harapan tipis untuk menemukan ‘Planet X’.

“Bulan November 1983 teleskop inframerah NASA, IRAS, menemukan sebuah benda yang luar biasa besar, berukuran raksasa, yang nampaknya seperti bintang yang terbakar perlahan-lahan, suatu Obyek besar, bergerak mengarah ke tata surya kita dari wilayah konstelasi Orion“, kata Dr. Jaysen Rand, peneliti dan pengarang buku “Return of Planet X“, dalam kutipan pembuka saat wawancara bersejarah, menunjukkan betapa penemuan itu dipublikasikan secara terbuka dan diumumkan dengan jelas pada hari itu.

satelit-iras-7
IRAS (Infra Red Astronomical Satellite)

Namun, 24 jam kemudian, media benar-benar ditutup mengenai peristiwa tersebut dan Anda bahkan tidak pernah mendengar cuplikan itu lagi, sementara protokol keamanan nasional dijalankan pada tingkat tertinggi di pemerintahan dan media. Sejak saat itu dan seterusnya, itu hampir seperti informasi yang ditutup secara total, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan Planet X disebut sebagai “hoax”, disangkal kebenarannya, dan disebut sebagai “teori konspirasi”.

“Publik tidak menamainya Planet X, pemerintah yang menamainya […] itu aturan pertama tentang Planet X 101,” dijelaskan Rand. Rand kemudian menyebutkan artikel Berita Amerika Serikat dan Laporan Berita Dunia tahun 1984 yang mengungkap petunjuk lain dari apa yang ditemukan NASA. “Mereka menamainya Brown Dwarf Star (Bintang Mati),” kata Rand.

BrownDwarfComparison-pia12462

Rand kemudian menjelaskan teori yang dikemukakan oleh Zecharia Sitchin, peneliti dan arkeolog peradaban Sumeria kuno.

“Ada dua belas planet asli [di tata surya kita] seperti digambarkan Sitchin […] itu juga dikonfirmasi dalam ramalan-ramalan, lukisan-lukisan purba di gua, dalam informasi Vatican, dalam ribuan sumber-sumber berbeda yang kami kutip dalam buku kami […] ada bukti bahwa setiap 3600-4000 tahun, ada peristiwa malapetaka dahsyat luar biasa yang menghancurkan Bumi sehingga kami melacak sepanjang 500.000 tahun sejarah dan menunjukkan kapan masing-masing periode 3600-4000 tahun ini dimulai dan berakhir […] Dan yang paling akhir terjadi pada tahun 1447 SM (peristiwa Exodus), sebelum zaman ini,” Rand menyatakan sambil terus berbicara mengenai kesamaan antara peristiwa Eksodus dengan Kitab Wahyu, pasal 8 ayat 11. Rand berkata, “Kami percaya ini peristiwa fenomena nyata.”

Wahyu 8:10-11 (TB) Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air. 11. Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit.

Shepard Ambellas kemudian menyela, menunjukkan bagaimana Kitab Kolbrin, tulisan bangsa Mesir kuno, berbicara tentang “Sang Penghancur“. Bahkan dalam Kitab Kolbrin, bagian kitab Manuscript ada tertulis:

Manuscripts 3:4 Ketika darah menetes di atas Bumi, Sang Penghancur akan muncul, dan gunung-gunung akan terbelah dan memuntahkan api dan abu. Pohon-pohon akan hancur dan semua yang hidup akan dilalapnya. Air akan menelan daratan, dan air lautan akan mendidih.

Manuscripts 3:6 Orang-orang akan berlarian dalam kegilaan. Mereka akan mendengar sangkakala dan pekik peperangan dari Sang Penghancur dan akan mencari pengungsian di dalam liang-liang di Bumi. Kegentaran akan memakan habis hati mereka, dan keberanian mereka akan tercurah keluar dari dalam mereka seperti air yang tercurah dari bejana yang pecah. Mereka akan dimakan nyala api murka dan terbakar oleh nafas Sang Penghancur.

Jadi, banyak tulisan di sepanjang sejarah telah mendokumentasikan, apa yang akan terjadi.

Bagaimana jika Kitab Wahyu bukanlah kitab masa lampau, tetapi dokumen kuno mengenai apa yang akan terjadi, yang pernah terjadi, lagi dan lagi, setiap 3600-4000 tahun? Bagaimana jika perlintasan berikutnya akan segera terjadi? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang ditanyakan Shepard kepada Rand.

“Ada tulang-belulang yang bertumpuk di bagian belakang gua-gua di tempat-tempat yang tinggi,” kata Ambella dalam wawancaranya, mengisi celah-celah dari teori Lucas mengenai mengapa tulang-belulang dinosaurus tersapu menjadi tumpukan tulang-belulang besar di dasar pegunungan Colorado. Nampaknya, perlintasan dekat dari benda angkasa raksasa, seperti sebuah Brown Dwarf Star, dapat menyebabkan kebinasaan bagi manusia di Bumi, khususnya oleh sapuan ombak air lautan yang tumpah ke daratan (mega tsunami) yang terjadi hampir di setiap kali perlintasan seperti didokumentasikan di dalam kisah Alkitab seperti “Air Bah”.

Semuanya ini secara historis, mungkin disebabkan oleh melintasnya Planet X di dekat Bumi, dari setiap siklusnya. Peristiwa-peristiwa yang nyata, dengan bukti-bukti ilmiah di belakangnya.

Tradisi Yahudi dalam Traktat Sanhedrin dan Talmud menyebutkan, pada waktu penghukuman Air Bah ini Elohim menggeser sebuah bintang, yang menyebabkan tatanan surga (langit) dan bumi purbakala berubah,

“Tujuh hari sebelum Air Bah, Yang Maha Kudus mengubah tatanan purba dan matahari terbit dari barat dan terbenam di timur.”

Orbit Planet X

Zecharia Sitchin, pengarang dan peneliti terkenal, telah menyatakan bahwa Planet X melintasi luar angkasa dalam orbit yang amat sangat elips, mendekati Bumi dari arah Selatan pada bidang menyudut, kemudian terlontar mengelilingi belakang Matahari sebelum akhirnya keluar kembali dari tata surya kita setiap 3600 tahun.

Juga dikatakan bahwa Anda hanya bisa melihat Brown Dwarf Star mendekati horizon pada posisi rendah dari titik pandang di Bumi belahan selatan, dan menyebabkan sebagian besar penduduk Bumi kesulitan untuk dapat melihat Planet ini sejak awal.

Dalam Wikpedia mengenai Zecharia Sitchin, tertulis:

Menurut interpretasi Sitchin mengenai ikonografi dan simbologi Mesopotamia, yang dituliskan pada bukunya “The 12th Planet” tahun 1976 dan edisi-edisi selanjutnya, ada sebuah planet yang belum ditemukan di luar Neptunus yang melintasi orbit yang panjang dan sangat elips, mencapai bagian dalam sistem tata surya, dalam hitungan kasarnya setiap 3600 tahun. Planet ini disebut Nibiru (mekipun Yupiter adalah planet yang dihubungkan dengan dewa Marduk di dalam kosmologi Babilonia).

Menurut Sitchin, Nibiru (yang namanya digantikan oleh Marduk di dalam legenda asli oleh Penguasa Babilonia, dengan nama yang sama dalam usaha untuk menjadikan ciptaan bagi dirinya sendiri, dan menyebabkan sebagian pembaca menjadi kebingungan) bertabrakan dahsyat dengan Tiamat (dewi di dalam mitologi Penciptaan Babilon, Enuma Elis), yang dia anggap sebagai suatu planet lain yang dulunya berada di antara Mars dan Yupiter.

Tabrakan dahsyat ini nampaknya membentuk planet Bumi, puing-puing sabuk asteroid, dan komet-komet. Sitchin menyatakan bahwa ketika ditabrak oleh salah satu satelit Planet Nibiru, Tiamat terbelah menjadi dua, dan pada perlintasan kedua (berikutnya) Nibiru itu sendiri menabrak dan menghancurkan pecahan-pecahan dan separuh dari Tiamat menjadi sabuk asteroid. Bagian separuhnya lagi, ditabrak oleh salah satu satelit Nibiru, terdorong ke orbit yang baru dan menjadi planet Bumi hari ini.”

Sepanjang tahun-tahun terakhir, tak terhitung orang-orang termasuk ilmuwan, sarjana, dan universitas-universitas, bersamaan dengan studi-studi mendalam, telah mendokumentasikan fakta bahwa Bulan, Matahari dan Bumi telah bergeser dari posisi yang seharusnya, sementara benda-benda nampaknya terlepas di dalam tata surya kita.

Telah dan sedang terjadi perubahan secara ekstrem terhadap pola cuaca, musim, gelombang pasang, aktivitas vulkanologi, aktivitas lempeng tektonik dan gempa bumi dan lebih banyak angin ribut (hurricane, typhoon) dan tornado yang bahkan sekarang bisa terjadi di luar pola normalnya.

Selain itu, lubang-lubang tanah (sinkhole) dan rekahan-rekahan bumi terbentuk di mana-mana di seluruh dunia, dan jumlahnya semakin meningkat. Kemunculan bola-bola api meteor meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun.

Kematian massal binatang-binatang, terjadi pembiakan alga merah dan jenis-jenis alga lain di berbagai tempat di dunia, yang disebabkan bertambahnya fosfor yang berasal dari debu kosmis yang jatuh ke Bumi, bersamaan dengan semakin banyaknya meteor dan bola api. Beberapa jenis alga menghasilkan racun, dan menyebabkan kematian ikan-ikan dan hewan-hewan lain secara massal.

Selama bertahun-tahun pemerintah-pemerintah dunia telah mengetahui mendekatnya benda luar angkasa (sebuah Brown Dwarf Star) dan siklus penghancuran 3600 tahun seperti yang tertera pada silinder-silinder Sumeria kuno dan dokumen-dokumen kuno lainnya.

Ringkasan dari artikel The Washington Post bertanggal 30 Desember 1983, halaman A1 – tertulis:

washington-post-planet-x

Sebuah benda luar angkasa kemungkinan sebesar planet raksasa Yupiter dan kemungkinan begitu dekat dengan Bumi sehingga itu akan menjadi bagian dari sistem tata surya ini telah ditemukan pada arah konstelasi Orion oleh teleskop yang mengorbit pada Satelit Astronomi Infra Merah (IRAS) Amerika Serikat.

Begitu misteriusnya Obyek ini sehingga para astronom tidak tahu apakah itu sebuah planet, sebuah komet raksasa, suatu ‘protostar’ dekat (bakal bintang) yang tidak cukup panas untuk menjadi sebuah bintang, suatu galaksi jauh yang sangat muda sehingga itu masih dalam proses pembentukan bintang-bintang pertamanya atau suatu galaksi yang begitu diselimuti oleh debu sehingga tidak ada sedikit pun cahaya yang dipancarkan oleh bintang-bintangnya bisa menembusnya.

“Apa yang dapat aku katakan kepadamu adalah bahwa kami tidak tahu itu apa,” kata Dr. Gerry Neugbauer, kepala ilmuwan IRAS (Infrared Astronomical Satellite) untuk California’s Jet Propulsion Laboratory dan direktur Observatorium Palomar untuk Institut Teknologi California, dalam sebuah wawancara.

Para astronom telah mendokumentasikan bahwa pola orbit dan kemiringan Bulan telah bergeser, nampaknya disebabkan oleh kehadiran benda luar angkasa tersembunyi. Ringkasan dari makalah riset ulasan mendalam oleh Lorenzo Lorio yang ada di perpustakaan Universitas Cornell, tertulis:

Sebuah analisa terbaru dari catatan data Lunar Laser Ranging (LLR – Penginderaan Jarak Bulan dengan Laser) dalam kurun waktu 38,7 tahun mengungkapkan pertambahan anomali eksentrisitas orbit Bulan sebesar de/dt_meas = (9 +/- 3) 10^-12 yr^-1. Model yang sekarang ada untuk fenomena disipasi yang terjadi di dalam interior baik Bumi maupun Bulan tidak dapat menjelaskan itu.

Di pihak lain, nilai fisik dan parameter orbital untuk suatu Obyek hipotesis yang dibutuhkan untuk mendapatkan magnitude yang seharusnya untuk de/dt benar-benar tidak realistis sama sekali. Lebih lanjut, ini semua tidak sesuai dengan kedua skenario teoritis terbaru yang memperhitungkan keberadaan benda planet jauh.

Kesimpulannya? Astronom Universitas Cornell telah mengakui dalam pernyataan di atas bahwa mereka sendiri sekarang sedang mencari skenario kemungkinan keberadaan Planet X itu benar-benar nyata, sementara mereka sendiri dibuat tercengang dengan data-data yang ada.

Tahun-tahun berlalu tanpa banyak peliputan tentang Planet X di media-media mainstream. Hingga pada tahun 2016 diumumkan tentang “Planet 9“, sebuah benda ruang angkasa raksasa hipotesis yang keberadaannya belum ditemukan, sehingga media-media mainstream tidak punya pilihan lain kecuali meliput ilmuwan Cal Tech University Konstantin Batygin dan Michael E. Brown yang menjelaskan bagaimana sebuah planet luar raksasa nampaknya memberikan penjelasan tentang anomali orbit enam benda angkasa jauh.

Diberi nama “Planet 9” sesudah Pluto dicoret dari daftar anggota planet-planet, para ilmuwan menjelaskan bagaimana “Planet 9” kemungkinan adalah penyebab banyaknya misteri-misteri dari tata surya kita. Website Space.com mempublikasikan artikel pada 19 Oktober 2016 berjudul “Apakah Planet 9 Yang Misterius Penyebab Tata Surya Menjadi Miring?“, sementara website Astronomy.com mempublikasikan artikel yang sama berjudul “Planet 9 Mungkin Penyebab Matahari Menjadi Miring“. Pada 23 Oktober 2016, Forbes mempublikasikan artikel berjudul “Planet 9 Yang Misterius Mungkin Menarik Keluar Tata Surya Kita“.

Yang menarik adalah, “Planet 9” diduga berlokai di konstelasi Orion.

orion-hunter
Orion, Rasi Pemburu Besar

Apakah hanya kebetulan saja bahwa “Planet 9” itu berada pada lokasi yang sama dengan yang dilaporkan Washington Post tahun 1983 tentang “sebuah benda luar angkasa misterius“, yang oleh New York Times disebut sebagai “Planet X” sebelum mereka semuanya kemudian diam sama sekali selama bertahun-tahun? Apakah “Planet 9” adalah “monster luar angkasa raksasa” yang sama dengan “Planet X”?

Jika para ilmuwan mengklaim bahwa “Planet 9” ini kemungkinan menyebabkan tata surya menjadi miring, apa yang dapat “Planet 9” lakukan terhadap Bumi kita jika dia kembali melintas?

Dalam laporan ANP tanggal 7 April 2016, David Whitmire, pensiunan profesor astrofisika di Universitas Arkansas menyatakan, “‘Planet 9’ alias ‘Planet X’ kemungkinan penyebab serangkaian kemusnahan massal yang pernah terjadi di planet Bumi, dengan melontarkan benda-benda angkasa dari wilayah orbit Kuiper Belt ke dalam tata surya dalam. Dijuluki si “pengganggu” oleh artikel Washington Post 1983, para astronom Cal Tech University yang menemukan “Planet 9” juga memberinya julukan si “pengganggu“.

Channel YouTube Higher Truth, menunjukkan video “fenomena misterius” yang sekarang ini menyebabkan aktivitas angin matahari bergejolak begitu padat, bahkan NASA tidak bisa mensensornya. Diklaim bahwa kita sekarang sedang menyaksikan tanda-tanda “Planet X”, termasuk di dalamnya abnormalitas magnetosfer dan radiasi ekstra dari matahari. Investment Watch Blog baru-baru ini juga melaporkan gelombang energi sangat kuat yang menghantam planet Bumi.

Jadi, mungkinkah para ilmuwan NASA sedang menyembunyikan sesuatu?

Bob Fletcher, seorang investigator Planet X, dalam wawancaranya dengan Steve Quayle menjelaskan berbagai aspek tentang “persiapan-persiapan yang dilakukan para “elite” menghadapi peristiwa besar ini, yang dia saksikan dalam hidupnya termasuk pemindahan sejumlah besar makanan cadangan jangka panjang ke dalam lokasi-lokasi bunker-bunker sangat rahasia di bawah tanah. Fletcher juga mendiskusikan milyaran dollar uang yang hilang dan banyak alasan lain kenapa dia percaya bahwa “the elite” yang hanya mencakup 1% penduduk dunia ini sejak lama sudah mempersiapkan diri menghadapi peristiwa malapetaka Alkitab ini.

Orang Dalam NASA Bicara 

Menyusul adanya pengakuan NASA baru-baru ini akan keberadaan Planet 9, orang-orang perlu mempertanyakan validitas informasi yang disajikan pada tayangan-tayangan media mainstream yang nampaknya bertujuan untuk mengalihkan perhatian atau membelokkan publik dari menemukan sistem tata surya Planet X yang sebenarnya sedang bergerak mendekat.

Tahun 2011 lalu, seorang informan yang mengaku mantan agen CIA, dalam satu wawancara khusus yang disiarkan radio, membocorkan informasi internal NASA mengenai keberadaan Planet X. Kebenaran dari kesaksiannya masih harus dikonfirmasi lebih lanjut. Tetapi ucapannya cukup masuk akal dan sesuai dengan dokumen-dokumen historis kuno yang mencatat tentang keberadaan Planet X:

“Benda ini punya tujuh planet dan Mataharinya sendiri,” kata agen CIA yang mengklaim menyaksikan sendiri ‘tata surya mini’ ini setelah menyadap gambar dan transmisi data dari Teleskop Luar Angkasa Hubble selama bertugas di Central Intelligence Agency.

“Aku pikir benda ini punya planet seperti kita, yang bergerak mengelilinginya. Itu adalah sistem tata suryanya sendiri. Kita akan mengalami peristiwa dimana suatu sistem tata surya akan masuk ke tengah-tengah sistem tata surya kita – dan ini akan berakibat sangat buruk,” kata agen tersebut.

Agen tersebut juga mengatakan bahwa sistem tata surya ini akan melintasi Bumi dari bagian bawah bidang ekliptik pada jarak kira-kira dua puluh juta mil, ‘lebih cepat dari yang diperkirakan’, sesudah mencapai ‘percepatan dari matahari.’

Agen ini mengklaim bahwa pemerintah telah memonitor sistem tata surya ini selama bertahun-tahun dan pada tahun 2008 itu sudah dapat dilihat dengan sangat detail menggunakan peralatan modern. Menurut ‘whistleblower’ ini, “Planet ini lebarnya 47.000 mil” dan menyemburkan “debu ferro oksida” (debu merah) yang membentuk suatu awan selebar 100.000 mil.

“Benda ini oranye membara. Maksudku, untuk mengatakan betapa panasnya, aku diberitahu bahwa itu diperkirakan antara 5 sampai 10 juta derajat.”

Agen tersebut bahkan mengatakan dia menyaksikan awan debu sistem tata surya tersebut membentuk penampakan seperti “sayap-sayap” sementara ia mengelilingi mataharinya, seperti mitos-mitos kuno dari sejarah yang menuliskan tentang Planet X.

nibiru-illustration-7
Illustrasi

“Anak-anak DCIA mengatakan bahwa ‘Pole Shift‘ ini mungkin akan terjadi dari permulaan hingga selesainya kira-kira dalam dua puluh delapan menit.”

“Gelombang kejut setinggi “500-1000 kaki” mungkin menyapu seluruh Bumi sementara benda ini melintas,” katanya, juga menunjuk bagaimana benda itu mungkin punya medan magnet yang luar biasa kuat.

“Aku menyaksikannya melalui Teleskop Luar Angkasa Hubble. Dan ketika benda ini nampaknya akan melintas, transmisi Hubble diputuskan dan mereka meng-encrypt-nya dan itulah akhir dari transmisi yang dapat kami lihat. Dan kita tahu bahwa Hubble, supaya ada di bagian bayangan Bumi, harus berada pada suatu sudut dan itu artinya Hubble sedang melihat ke arah bawah dan benda ini datang dari bagian bawah kita. Aku pribadi berpikir benda ini sangat dekat dengan kita sekarang ini, tapi itu hanya perasaan pribadiku saja.”

Agen tersebut berpikir bahwa Bumi mungkin akan mengalami “Pole Shift” ketika sistem tata surya Planet X ini melintas.

“Mereka sudah tahu hal ini sejak awal,” kata agen tersebut. “Itu ukurannya empat sampai lima kali ukuran Bumi.”

“Planet Bumi akan berputar mengarah ke benda ini dan ketika benda itu melintas, kutub utaranya akan mencengkeram kutub selatan Bumi [dengan medan magnetnya]. Akan terjadi gempa bumi raksasa ketika gaya gravitasinya mengunci planet Bumi, dan sementara itu melintas, Bumi akan mengikutinya berjungkir balik (Pole Shift), air lautan akan mengamuk dari kutub ke kutub.”

“Kita harus mempersiapkan diri dan mengantisipasi bahwa hal ini akan terjadi […],” kata agen tersebut sebelum transmisi terputus.

Marshall Masters dalam bukunya Being In It for the Species: The Universe Speaks, menjelaskan bahwa Planet X merupakan sebuah sistem Tata Surya mini, yang terdiri dari Bintang Mati (Brown Dwarf Star) atau Nemesis, dan beberapa planet yang mengitarinya sebagai satelit. Salah satu satelit dari sistem Planet X ini adalah planet Nibiru yang berada pada orbit paling luar. Dalam video presentasinya, Marshall Masters menyatakan,

Dan akan terjadi kesusahan (tribulasi) yang sesungguhnya kepada umat manusia. Pertama akan terjadi peningkatan seismik, yang sekarang ini sudah terjadi. Diikuti oleh meningkatnya erupsi vulkanik yang juga sudah dan sedang terjadi. Lalu akan terjadi peristiwa-peristiwa hantaman-hantaman meteor (Deep Impact) yang banyak para astronom modern dan ilmuwan telah memperingatkan, dan lalu akan datang gelombang-gelombang pasang (mega tsunami) karena Planet X (Nibiru) dan Nemesis, sementara mereka mengunci lithosfer (lempeng-lempeng kerak) Bumi, – dengan gaya gravitasi raksasa – maka mereka akan menarik kulit luar Planet Bumi hingga bergeser.

Mengapa Menyembunyikan Informasi ini dari Publik?

“Secara khusus, Anda tidak dapat melakukan koferensi pers untuk hal-hal semacam ini kepada publik, karena jika Anda melakukannya, seluruh tatanan sosial masyarakat akan runtuh”, kata Lucas kepada RabbitHole2.com secara blak-blakan.

Masyarakat tidak sanggup untuk menerima informasi seperti ini dirilis di CNN dan jaringan televisi utama lainnya sekaligus. Akan terlalu kacau-balau dan disusul terjadinya kerusuhan. Bahkan, ini mungkin alasan sebenarnya Readines Exercise 1984 (REX84) Ronald Reagan didesain, bukan untuk menahan orang-orang asing ilegal seperti yang diumumkan pada rencana resminya.

DUMB, Deep Underground Military Base (Markas Militer Jauh di Bawah Tanah )

Ini mungkin alasan didirikannya kamp-kamp FEMA (Federal Emergency Management Agency – Institusi Federal untuk Managemen Darurat) dan pusat-pusat penahanan rahasia dijalankan di seluruh Amerika Serikat dan sangat mungkin menjadi alasan seluruh program Kelangsungan Pemerintahan (COG – Continuity of Government) dijalankan sejak semula, yang diungkapkan oleh Ambellas dalam siaran radionya pada tahun 2010.

“Apa yang kamu butuhkan untuk berada di kedalaman 1-4 mil di bawah permukaan tanah?” tanya Ambellas, menyinggung tentang markas-markas bawah tanah dan pemerintah-pemerintah yang membutuhkannya di seluruh dunia.

Sebagai tindak lanjut dari siaran radionya, Ambellas melakukan investigasi independen di fasilitas bawah tanah Denver International Airport, yang dijelaskan Ambellas sebagai bagian dari program Kelangsungan Pemerintahan (COG).

Untuk pertama kalinya, seorang “whistleblower” dari dalam Denver International Airport mengkonfirmasi keberadaan fasilitas Markas Militer Jauh di Dalam Tanah raksasa (DUMB: Deep Underground Military Base) yang berlokasi di area bandara udara Denver.

Denver International Airport (DIA), bersarang di kompleks seluas 53 mil persegi, dimiliki dan dioperasikan oleh Kota Denver, merupakan bandara udara terbesar di Amerika Serikat, dalam istilah luas daratan, dan bandara udara kedua terbesar di dunia setelah Bandara Udara Internasional King Fahd Arab Saudi.

Bandara udara ini melayani lebih dari 50 juta penumpang per tahun dan sekarang menjalankan proyek raksasa baru yang dinamai “Airport City“, suatu aerotropolis yang telah dipresentasikan secara umum oleh Walikota Denver, Michael Hancock. Aetropolis adalah wilayah metropolitan dimana susunan tata ruang, infrastruktur, dan ekonomi berpusat di bandara udara yang berfungsi sebagai multimodal pusat komersial kota bandara udara.

Konsepnya inovatif, yang pertama dari bandara udara di Amerika Serikat dan di dunia.

Namun, penduduk lokal dan yang lain-lainnya mempertanyakan pembangunan di dalam dan di sekitar area bandara ini karena beberapa bendera merah dikibarkan. Bahkan, sejak fase pertama konstruksi bandara ini dimulai awal tahun 1990, ada beberapa indikator bahwa sesuatu yang lain mungkin sedang dijalankan di atas atau di bawah tanah di dalam kompleks area seluas 53 mil persegi ini.

Fasilitas

Beberapa pihak berspekulai bahwa fasilitas Markas Militer Jauh di Dalam Tanah (DUMB), bagian dari program Kelangsungan Pemerintahan (COG) berada di lokasi ini. Suatu kota bawah tanah raksasa yang akan digunakan oleh pemerintah Amerika Serikat dalam kondisi dimana Washington atau sistem komando pemerintah pusat Amerika mengalami gangguan. Menurut beberapa laporan investigasi, termasuk yang dikemukakan oleh mantan Gubernur Minnesota, Jesse Ventura, kota bawah tanah ini yang ada di bawah bandara udara ini sangat mungkin berhubungan dengan instalasi DUMB lain-lainnya di seluruh negara Amerika.

Wahyu 6:12 (ILT) …raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar dan orang-orang kaya dan perwira-perwira dan mereka yang berkuasa dan setiap hamba dan setiap orang merdeka menyembunyikan diri ke dalam gua-gua dan ke antara batu-batu gunung.

dumb_6

dumb_11

map-tunnel-DUMB-2

map-tunnel-DUMB

Salah seorang sumber di dalam bandara udara itu mengkonfirmasi untuk pertama kalinya informasi yang mengagetkan tentang detail fasilitas bawah tanah yang tidak diketahui oleh staf bandara dan masyarakat umum hingga sekarang.

Area Bandara Udara Denver adalah bagian dari Program Kelangsungan Pemerintahan (COG – Continuity of Government) dan memang benar memiliki fasilitas bawah tanah.

Fasilitas seperti ini dibangun untuk suatu peristiwa besar (seperti kedatangan Planet X?).

Apa yang Dikatakan Kitab Suci?

Planet X – tanda Anak Manusia di langit – juga disebut Bintang Mashiach di dalam Zohar, kitab kuno orang Yahudi, yang juga telah dinubuatkan kedatangannya oleh Bileam dalam Bilangan 24:17

Darach kochav mi Ya’akov, vekam shevet mi Yisra’El.
Sebuah bintang akan muncul dari Yakub, dan tongkat kerajaan (Ibrani: shevet; tongkat, komet) akan terbit dari Israel…

Shevet (diterjemahkan tongkat kerajaan) juga adalah shavit, yang artinya komet

Planet X seringkali juga disebut planet komet… bintang yang memiliki ekor yang sangat panjang, yang penuh berisi debu gas (merah) dan batu-batu angkasa…

Planet X adalah tanda Anak Manusia di langit, yang kemunculannya akan menggentarkan seluruh penduduk bumi, seperti yang dinubuatkan oleh Yeshua,

Matius 24:30 (TB) Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap…

Dan akan menyebabkan banyak orang dalam ketakutan mereka, akan berlarian mencari perlindungan untuk menyelamatkan dirinya. Dalam pembuangannya di pulau Patmos, Yohanes menyaksikan penglihatan yang dia tuliskan,

Wahyu 6:12-17 (ILT) …raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar dan orang-orang kaya dan perwira-perwira dan mereka yang berkuasa dan setiap hamba dan setiap orang merdeka menyembunyikan diri ke dalam gua-gua dan ke antara batu-batu gunung. 16. Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu itu, “Runtuhlah ke atas kami dan sembunyikanlah kami dari wajah Dia yang duduk di atas takhta itu dan dari murka Anak Domba. 17. Sebab Hari Besar murka-Nya telah tiba dan siapakah yang dapat bertahan?”

Nabi Yesaya yang hidup 740 tahun sebelum Tuhan Yeshua dilahirkan, menyaksikan penglihatan yang sama seperti yang dilihat Yohanes 835 tahun kemudian, yang dapat kita lihat dalam tulisannya,

Yesaya 2:10,19,21 (ILT) Masuklah ke batu cadas, dan bersembunyilah di tanah tandus, karena kedahsyatan hadirat YAHWEH, dan karena kemuliaan keagungan-Nya. 19. Dan mereka akan masuk ke dalam gua-gua batu-batu cadas, dan ke dalam liang-liang tanah tandus, karena kedahsyatan hadirat YAHWEH, dan karena kemuliaan keagungan-Nya, dalam kebangkitan (Ibrani: qum; terbit, muncul, bangkit)-Nya untuk menggentarkan (Ibrani: arats; gemetar, gentar, takut, guncang, hancur, pecah) bumi. 21. … [mereka] masuk ke dalam lekuk-lekuk di gunung batu, dan ke dalam celah-celah tebing yang curam, karena takut akan YAHWEH, dan karena kemuliaan keagungan-Nya, di dalam kebangkitan (Ibrani: qum; terbit, muncul, bangkit)-Nya yang menggentarkan (Ibrani: arats; gemetar, gentar, takut, guncang, hancur, pecah) bumi.

Asteroid-asteroid yang dibawa oleh ekor Planet X, akan jatuh berguguran ke bumi, saat Anak Domba itu membuka meterai yang keenam,

Wahyu 6:12-13 (ILT) Dan aku melihat, ketika Dia membuka meterai yang keenam, dan lihatlah: gempa besar terjadi, dan matahari menjadi hitam seperti karung yang terbuat dari rambut dan bulan menjadi seperti darah. 13. Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke bumi seperti pohon ara menggugurkan buah mentahnya karena diguncang oleh angin kencang.

Yeshua mengatakan,

Matius 24:29 (TB) Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.

Mengenai hal ini juga, Yesaya sudah menubuatkannya,

Yesaya 13:19 (ILT) Sebab bintang-bintang di langit dan gugusan-gugusannya tidak dapat menyinarkan terangnya, matahari akan menjadi gelap pada waktu terbit dan bulan tidak memancarkan sinarnya.

Yesaya 34:4 (ILT) Dan seluruh tentara langit akan diserakkan, dan langit akan digulung bersama seperti sebuah kitab; kemudian seluruh tentara mereka akan berjatuhan, seperti daun jatuh dari pohon anggur, dan seperti gugurnya daun pohon ara.

Bintang-bintang atau benda langit yang bersinar, di dalam Kitab Suci juga sering disebut tentara langit atau pasukan surga (Ibrani: tzeva hashamayim; tentara langit).

Kitab Suci memang tidak secara terang-terangan menyebutkan istilah Nibiru atau Planet X, meskipun Bible Code menunjukkan bahwa nama Nibiru itu ternyata memang benar-benar ada di dalam tabel yang telah ditunjukkan oleh Rabbi Matityahu Glazerson, dan berhubungan langsung dengan kedatangan Messias.

Namun ada beberapa petunjuk yang mengarah kepada keberadaan benda “angkasa” ini. Itu tertulis di dalam Kitab Keluaran, pada peristiwa Eksodus bangsa Israel dari Tanah Mesir:

Keluaran 12:23 (ILT) Dan YAHWEH akan melintas untuk memukul orang-orang Mesir. Dan Dia akan melihat darah pada ambang dan pada kedua tiang pintu itu. Dan YAHWEH akan lewat (Ibrani: pasach; melewati, meloncati, paskah) di atas pintu itu, dan Dia tidak akan mengizinkan si Pembinasa (Ibrani: shachath; penghancur, perusak) masuk ke dalam rumahmu untuk memukulmu.

Si Pembinasa, di dalam bahasa Ibrani disebutkan “shachath” (H7843) artinya Penghancur. Istilah yang sama dengan yang digunakan oleh orang Mesir kuno di dalam tulisan mereka, Kitab Kolbrin, yang menggambarkan kedatangan benda asing luar angkasa yang menghancurkan seluruh Mesir dan menyebabkan terjadinya tulah-tulah.

Shachath juga bisa diterjemahkan menghancurkan, merusakkan, menjadikan puing-puing.

Nampaknya, kedatangan Planet X akan menyebabkan terjadinya tulah-tulah yang sama seperti yang pernah terjadi di Mesir, dan merupakan penggenapan dari nubuat-nubuat penghukuman YAHWEH atas penduduk Bumi seperti yang tertulis di Alkitab, secara khusus Kitab Wahyu. Benda angkasa ini berada di dalam kekuasaan YAHWEH sepenuhnya untuk menghukum Mesir, namun di sisi lain, YAHWEH melindungi bangsa Israel dari dampak keberadaannya, mereka yang mengenakan tanda darah Anak Domba Elohim.

Nabi Zakharia menubuatkan, bahwa pada Akhir Zaman, dua pertiga penduduk Bumi akan dilenyapkan:

Zakharia 13:8,9 Maka di seluruh negeri (Ibrani: erets; negeri, daratan, bumi), demikianlah firman TUHAN, dua pertiga dari padanya akan dilenyapkan, mati binasa, tetapi sepertiga dari padanya akan tinggal hidup. (TB) 9. Dan Aku akan membawa yang sepertiga itu ke dalam api, dan Aku akan memurnikan mereka seperti orang yang memurnikan perak, dan Aku akan menguji mereka seperti orang yang menguji emas. Mereka akan berseru kepada Nama-Ku dan Aku akan menjawab kepadanya. Aku akan mengatakan: Mereka adalah umat-Ku. Dan mereka akan menjawab: YAHWEH adalah Elohim kami!” (ILT)

Ini juga diteguhkan oleh Nabi Yesaya:

Yesaya 24:1 (KJV) Lihatlah, YAHWEH menjadikan bumi kosong (Ibrani: bâqaq, depopulasi), dan menjadikannya musnah (Ibrani: bâlaq, memusnahkan), dan menjungkirbalikkannya (pole shift?), dan menyerakkan penghuninya.

Nabi Zefanya menubuatkan hal yang sama:

Zefanya 1:2,3 (ILT) “Aku akan melenyapkan segala sesuatu dari atas muka bumi,” firman YAHWEH. 3. “Aku akan melenyapkan manusia dan binatang. Aku akan melenyapkan burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut. Aku akan membuat orang-orang fasik tersandung jatuh dan Aku akan mencabut umat manusia dari atas bumi,” firman YAHWEH.

Dan nubuat Nabi Hagai mengkonfirmasi hal yang senada:

Hagai 2:6 Sebab, beginilah YAHWEH Tsebaot berfirman: Sekali lagi, sedikit waktu lagi maka Aku akan mengguncangkan langit, dan bumi, dan lautan, dan daratan. (ILT)

Peristiwa ini seringkali disebut dalam Kitab Suci sebagai Hari TUHAN (Yom YAHWEH) atau Hari-hari Anak Manusia. Kitab Suci banyak kali menyebut istilah “Pada Hari itu” dan “Peperangan Pada Hari Besar.” Ini adalah istilah yang merujuk kepada Hari YAHWEH.

Yesaya 13:5 (ILT) Mereka datang dari negeri yang jauh, dari ujung langit, YAHWEH dan senjata kegeraman-Nya, untuk menghancurkan seluruh negeri (Ibrani: erets; bumi, dunia).

Sistem Planet X beserta rombongannya, penuh berisi awan debu dan energi kosmis dengan ekor yang menyeret milyaran batu-batu angkasa, berasal dari tempat yang sangat jauh, dari luar tata surya, adalah senjata peperangan YAHWEH yang akan Dia pakai untuk menghukum penduduk bumi yang fasik. Batu-batu angkasa (asteroid, meteor) yang dibawa ekor Planet X akan terlempar ke muka bumi pada saat perlintasannya. Hal ini digemakan kembali oleh Ayub ketika Elohim menunjukkan kepadanya gudang perbendaharaan hujan batu yang akan Dia pakai pada Hari Pertempuran dan Peperangan:

Ayub 38:22-23 (ILT) Pernahkah engkau masuk ke gudang penyimpanan salju? Atau pernahkah engkau melihat gudang penyimpanan hujan [batu] (Ibrani: barad; hujan batu), 23. yang telah Aku simpan untuk waktu kesusahan (Ibrani: tsar; tribulasi, kesesakan, kesusahan); pada Hari Pertempuran dan Peperangan?

Hari Pertempuran dan Peperangan di sini merujuk kepada peperangan pada Hari Besar Elohim Yang Mahakuasa, Hari YAHWEH (Wahyu 16:14).

Menurut Hukum Musa, melempari batu merupakan ketetapan yang dimaksudkan untuk mengeksekusi mereka yang bersalah karena penyembahan berhala, murtad, menghujat, melakukan praktek ramalan, berhubungan dengan roh-roh Iblis, perzinahan, pemberontakan dan aborsi.

Kitab Suci menegaskan bahwa Elohim akan menggunakan asteroid dan/atau komet – puing-puing batu-batu angkasa – untuk menghakimi penduduk bumi yang fasik di masa mendatang. Batu-batu meteor/asteroid ini adalah senjata murka Elohim. Suatu hujan asteroid atau tumbukan batu-batu yang berasal dari luar angkasa akan menjadi klimaks dari Perang Gog dan Magog, yang akan terjadi pada Akhir Zaman, pada Hari YAHWEH sebelum kedatangan Yeshua haMashiach yang kedua kalinya.

Yesaya 13:6-13 (ILT) Merataplah kamu, karena hari YAHWEH sudah dekat, sebagai kehancuran dari Yang Mahakuasa, dia akan datang. 7. Oleh karena itu semua tangan akan terkulai, dan setiap hati akan diluluhkan. 8. Dan mereka akan menjadi takut, kepedihan dan kedukaan akan mencengkeram mereka seperti seorang wanita yang sakit melahirkan, mereka akan tercengang satu terhadap yang lain, wajah mereka akan menjadi seperti api. 9. Lihat, hari YAHWEH yang datang dengan kejam dan angkuh (Ibrani: ebrah; dicurahkan, semburan. ledakan amarah, murka atau amukan meluap-luap, kesombongan), dan dengan amarah (Ibrani: aph; hidung, lubang hidung, wajah, murka) yang menyala-nyala, untuk membuat bumi (Ibrani: erets; bumi, dunia) menjadi sunyi dan menghancurkan orang-orang berdosa dari sana. 10. Sebab bintang-bintang di langit dan gugusan-gugusannya tidak dapat menyinarkan terangnya, matahari akan menjadi gelap pada waktu terbit dan bulan tidak memancarkan sinarnya. 11. Dan Aku akan membuat perhitungan atas dunia yang jahat, dan atas orang-orang fasik karena kesalahan mereka. Dan Aku akan mengakhiri keangkuhan kesombongan mereka, dan Aku akan merendahkan keangkuhan orang lalim. 12. Aku akan membuat pria (Ibrani: enosh; manusia mortal) lebih berharga daripada emas murni, dan manusia (Ibrani: adam; manusia) daripada emas Ofir. 13. Oleh karena itu Aku akan membuat langit bergoyang, dan bumi berguncang dari tempatnya, dalam amarah YAHWEH Tsebaot, dan pada hari murka-Nya yang menyala-nyala.

Ini peristiwa-peristiwa yang AKAN terjadi SEBELUM kedatangan Yeshua haMashiach yang kedua kalinya ke Bumi.

Yoel 2:1,2,10,30-32 (ILT) Tiuplah sangkakala di Sion dan kumandangkanlah tanda peringatan di atas gunung kudus-Ku! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri (Ibrani: erets; bumi), karena sedang datang hari YAHWEH, sebab, ia sudah dekat. 2. Suatu hari kegelapan, suatu hari kesuraman, awan-awan dan kegelapan bagaikan suasana fajar pagi yang menyebar di gunung-gunung. 10. Di hadapan mereka, bumi berguncang, langit bergetar, matahari dan bulan telah menjadi gelap, dan bintang-bintang telah menarik kembali cahayanya. 30. Dan Aku akan memberikan tanda-tanda di langit dan di bumi: darah dan api serta gumpalan-gumpalan asap. 31. Matahari akan berubah menjadi gelap, dan bulan menjadi darah, sebelum datangnya hari YAHWEH, yang dahsyat dan menakjubkan. 32. Dan akan terjadi, setiap orang yang berseru kepada Nama YAHWEH, akan diselamatkan; karena di gunung Sion dan di Yerusalem akan terjadi keselamatan, sebagaimana yang YAHWEH firmankan, dan dari yang tersisa yang sedang YAHWEH panggil.

Yesaya 30:27-30 (ILT) Lihatlah, Nama YAHWEH datang dari tempat yang jauh, murka-Nya menyala-nyala, dan asapnya pekat, bibir-Nya menjadi penuh dengan amarah, dan lidah-Nya seperti api yang melahap. 28. Dan napasnya seperti arus yang meluap sampai ke leher, Dia akan memisahkan, dengan mengayak bangsa-bangsa di dalam ayakan kesia-siaan, dan kekang yang menyesatkan ada pada rahang bangsa-bangsa. 30. Dan YAHWEH akan membuat keagungan suara-Nya terdengar, dan Dia menunjukkan tangan-Nya yang turun dengan murka yang hebat, dan nyala api yang memakan habis, dengan hujan lebat dan badai, dan hujan batu.

Zefanya 1:14-16 (ILT) Sudah dekat hari YAHWEH yang besar itu, sudah dekat dan hampir tiba! Gema suara hari YAHWEH adalah pahit, orang kuat yang ada di sana pun akan menangis dengan suara keras. 15. Hari itu adalah hari kemurkaan, yaitu hari kesukaran yang penuh bahaya dan penderitaan yang berat, suatu hari keruntuhan dan penghancuran, suatu hari kegelapan dan kesuramanhari mendung dan berkabut. 16. Hari sangkakala dan pekik perang terhadap kota-kota yang berkubu dan terhadap menara-menara yang tinggi.

Yesaya 24:17-22 (ILT) Kengerian dan lubang dan perangkap ada atasmu, hai penghuni bumi. 18. Dan akan terjadi, dia yang melarikan diri dari bunyi kengerian, akan jatuh ke dalam lubang. Dan dia yang naik dari tengah-tengah lubang, akan ditangkap dalam perangkap. Sebab tingkap-tingkap dari tempat tinggi telah dibuka, dan mengguncang dasar-dasar bumi. 19. Bumi hancur luluh, bumi remuk redam, bumi gonjang-ganjing. 20. Bumi sempoyongan seperti seorang pemabuk, dan seperti gubuk reyot ia goyang; dan pelanggarannya berat atasnya, dan dia akan jatuh, dan tidak akan bangkit lagi.

Fenomena “Bumi terhuyung-huyung” atau “sempoyongan” seperti orang mabuk (wobble), bisa diumpamakan seperti jarum kompas. Apabila ada magnet lain di dekatnya, jarum kompas akan bergoyang-goyang, kutub utaranya akan tertolak oleh kutub utara magnet baru ini, demikian juga sebaliknya, kutub selatan kompas akan tertarik oleh kutub utara magnet baru.

Hal yang sama akan terjadi pada Bumi. Bumi adalah magnet raksasa. Dan Planet X (Nibiru), merupakan magnet super raksasa. Ukuran Nibiru diperkirakan enam kali diameter Bumi, perkiraan massa enam kali massa Bumi. Kutub utara magnet Bumi akan tertolak kutub utara Nibiru, dan sebaliknya, kutub selatan Bumi akan tertarik kutub utara Nibiru.

nibiru-earth-pull

Saat Nibiru melintas, kutub utara Nibiru akan mengunci kutub selatan Bumi, dan bersamaan dengan melintasnya Nibiru, dia akan menarik kutub selatan Bumi bersamanya, menggesernya ke posisi yang baru. Bumi akan berjungkir balik (Pole Shift).

Kedatangan Planet X akan menyebabkan kehancuran total dan berakhirnya kerajaan-kerajaan bumi, yang selanjutnya akan diikuti berdirinya kerajaan Mashiach di bumi, seperti yang dinubuatkan Daniel, ketika ia menafsirkan mimpi Nebukadnezar,

Daniel 2:34-35 (ILT) Engkau terus melihatnya hingga sebuah batu patah tanpa perbuatan tangan manusia, yang menimpa patung itu pada kakinya yang terbuat dari besi dan tanah liat, sehingga menghancurkannya berkeping-keping. 35. Kemudian besi, tanah liat, perunggu, perak, dan emas itu hancur berkeping-keping sekaligus, dan semua itu menjadi seperti sekam di lantai pengirikan pada musim panas. Lalu, angin menghembuskannya sehingga tidak ada bekas yang ditemukan. Dan batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar dan memenuhi seluruh bumi.

Kitab Wahyu memberikan gambaran yang jelas mengenai peristiwa-peristiwa yang akan terjadi SEBELUM Kedatangan Tuhan Yeshua haMashiach (Yesus Kristus) yang kedua. Secara garis besar, ada tiga bagian penghukuman YAHWEH atas dunia yang fasik yang menolak Anak Manusia:

Bagian Pertama: 7 Meterai Anak Domba (Wahyu 6:1 – 8:5)

  • Meterai 1 – Penunggang Kuda Putih: Roh Anti-Kristus (Wahyu 6:1,2)
  • Meterai 2 – Penunggang Kuda Merah Api: peperangan (Wahyu 6:3,4)
  • Meterai 3 – Penunggang Kuda Hitam: keruntuhan ekonomi, kelaparan (Wahyu 6:5,6)
  • Meterai 4 – Penunggang Kuda Hijau Pucat: kematian, wabah, peperangan (Wahyu 6:7,8)

Dari 4 meterai pertama ini, terbunuhlah seperempat penduduk bumi. Jika dihitung secara kasar penduduk bumi sekarang berjumlah 8 milyar, maka pada waktu itu yang akan mati kira-kira 2 milyar manusia.

  • Meterai 5 – Jiwa-jiwa yang dibunuh karena Firman Yeshua dan kesaksian mereka (Wahyu 6:9-11)
  • Meterai 6 – Tahap awal kedatangan Planet X – atau Pole Shift. Gempa bumi besar, matahari menjadi hitam, bulan menjadi darah, bintang-bintang langit berjatuhan ke bumi, langit terbelah dan menggulung, semua gunung dan pulau bergeser dari tempatnya.

Yesaya 34:4 (ILT) Dan seluruh tentara langit akan diserakkan, dan langit akan digulung bersama seperti sebuah kitab; kemudian seluruh tentara mereka akan berjatuhan, seperti daun jatuh dari pohon anggur, dan seperti gugurnya daun pohon ara.

Wahyu 6:13-14 (ILT) Dan bintang-bintang langit berjatuhan ke bumi seperti pohon ara menggugurkan buah mentahnya karena diguncang oleh angin kencang. Dan langit terbelah seperti gulungan kitab yang digulung, dan semua gunung dan pulau terpindahkan dari tempatnya.

Matius 24:29 (ILT) “Dan segera sesudah kesukaran (Yunani: thlipsis; tribulasi) hari-hari itu, matahari akan dijadikan gelap dan bulan tidak akan memberi cahayanya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan diguncangkan.

Para raja, pembesar, orang kaya, perwira, orang berkuasa, hamba, orang merdeka akan bersembunyi di dalam gua-gua di dalam gunung batu. Kenapa mesti bersembunyi? Karena nampaknya mereka “melihat sesuatu di langit” (Wahyu 6:12-17).

Wahyu 6:15 (ILT) Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar dan orang-orang kaya dan perwira-perwira dan mereka yang berkuasa dan setiap hamba dan setiap orang merdeka menyembunyikan diri ke dalam gua-gua dan ke antara batu-batu gunung.

Yesaya 2:19 (AYT) Semua orang akan masuk ke dalam lubang dan celah-celah batu karang di bawah tanah karena mereka takut kepada YAHWEH dan kuasa-Nya yang besar, ketika Ia berdiri untuk mengguncang bumi.

Kutipan dari Kitab Zohar, kitab spiritual bangsa Yahudi:

Pada hari itu Moshiach keluar dari sana, dan seluruh dunia akan berguncang dan seluruh dunia akan menyembunyikan diri mereka di dalam gua-gua dan celah-celah di batu karang, dan mereka tidak akan berpikir untuk diselamatkan. […] Sesudah 40 hari tiang itu berdiri mulai dari Bumi hingga ke Surga di depan mata seluruh dunia, Moshiach akan dinyatakan. Sebuah bintang akan terbit dari sisi Timur, menyala dengan semua warna, dan 7 bintang lain akan mengelilingi bintang ini dan menjalankan peperangan dengannya di semua sisi 3 kali sehari selama 70 hari, dan seluruh orang di dunia akan melihatnya. [Selengkapnya baca di bawah]

  • Meterai 7 – 7 malaikat dengan 7 sangkakala, doa orang-orang kudus naik ke hadapan Elohim, terjadi suara gemuruh dan guntur-guntur, dan kilat-kilat, dan gempa bumi. (Wahyu 8:1-5)

Wahyu 8:5 (ILT) Dan malaikat itu mengambil pedupaan itu, dan dia mengisinya dengan api mezbah itu, dan dia melemparkannya ke bumi, dan terjadilah suara gemuruh dan guntur-guntur, dan kilat-kilat, dan gempa bumi.

Bagian Kedua: 7 Sangkakala (Wahyu 8:6 – 11:19)

Nampaknya ini merupakan dampak langsung kehadiran Planet X, bandingkan dengan peristiwa Eksodus di Mesir.

  • Sangkakala 1 – Hujan batu dan api yang bercampur dengan darah (Wahyu 8:7)

Wahyu 8:7 (ILT) Dan malaikat yang pertama meniup sangkakalanya, dan terjadilah hujan es (Yunani: chalaza; hujan batu – meteor/asteroid) dan api yang bercampur dengan darah, dan itu dilemparkan ke bumi, dan sepertiga pepohonan terbakar musnah, dan semua rumput hijau terbakar musnah.

Warna darah ada kemungkinan merupakan akibat dari awan abu dan debu merah (ferro oksida) yang disemburkan oleh Planet X.

  • Sangkakala 2 – Gunung besar berapi jatuh ke laut, sepertiga laut menjadi darah, matilah sepertiga makhluk di laut (Wahyu 8:8,9)

Wahyu 8:8 (ILT) Dan malaikat yang kedua meniup sangkakalanya, dan sesuatu seperti gunung besar yang terbakar dengan api dilemparkan ke laut, dan sepertiga laut itu menjadi darah.

Sekali lagi kita melihat bahwa warna darah ini diakibatkan oleh jatuhnya benda angkasa ini.

  • Sangkakala 3 – Apsintus jatuh ke bumi, sepertiga air bumi menjadi pahit/beracun, banyak orang mati karena keracunan air pahit itu (Wahyu 8:10,11)

Wahyu 8:10 (ILT) Dan malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya, dan sebuah bintang besar yang terbakar seperti obor jatuh dari langit, dan dia jatuh ke atas sepertiga sungai-sungai dan ke atas sumber-sumber air.

  • Sangkakala 4 – Sepertiga matahari, bulan, dan bintang-bintang terpukul dan menjadi gelap (Wahyu 8:12,13)

Wahyu 8:12 (ILT) Dan malaikat keempat meniup sangkakalanya, dan terpukullah sepertiga dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga dari bintang-bintang, sehingga sepertiga dari mereka menjadi gelap, dan siang sepertiganya tidak akan terang, dan seperti itu pula malam.

Kemungkinan ini terjadi akibat gaya gravitasi Planet X yang mengacaukan lintasan orbit bumi terhadap matahari, dan menarik bumi menjauh dari matahari. Bandingkan Yesaya 13:13 (ILT) Oleh karena itu Aku akan membuat langit bergoyang, dan bumi berguncang dari tempatnya (berpindah dari orbitnya), dalam amarah YAHWEH Tsebaot, dan pada hari murka-Nya yang menyala-nyala.

  • Sangkakala 5 – Bintang besar jatuh ke bumi, membuka lubang Neraka, Abyssos. Apollyon dan pasukannya keluar ke bumi untuk menyiksa manusia (Wahyu 9:1-12)

Wahyu 9:1-2 (ILT) Dan, malaikat yang kelima meniup sangkakalanya. Dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke bumi. Dan kepadanya telah diberikan kunci ke sumur abyssos. Dan dia membuka sumur Abyssos itu, dan asap membubung dari lubang itu seperti asap dari tungku yang besar. Dan matahari dan angkasa dijadikan gelap karena asap dari lubang itu.

  • Sangkakala 6 – 200 juta pasukan Nephilim dilepaskan untuk membunuh sepertiga manusia yang masih hidup di bumi (Wahyu 9:13-21).

Ingat 200 malaikat yang dipenjarakan selama 70 generasi di Kitab Henokh? Jika kita mendefinisikan 1 generasi itu sama dengan 70 tahun (Mazmur 90:10), maka 70 generasi x 70 tahun hasilnya 4.900 tahun. Dan 4.900 tahun jika dihitung dari waktu penghukuman mereka akan sampai tepat pada awal abad ke-20 ini…

Sampai di sini, dari sisa kira-kira 6 milyar penduduk bumi, sepertiganya akan mati sejumlah 2 milyar. Sisa manusia yang masih hidup kira-kira tinggal 4 milyar.

  • Sangkakala 7 – Kerajaan-kerajaan dunia menjadi milik Messias, terjadilah kilat-kilat, dan suara gemuruh, dan guntur-guntur, dan gempa bumi, serta hujan batu yang dahsyat. (Wahyu 11:15-19)

Wahyu 11:19 (ILT) … dan terjadilah kilat-kilat, dan suara gemuruh, dan guntur-guntur, dan gempa bumi, serta hujan es (Yunani: chalaza; hujan batu – meteor/asteroid) yang dahsyat.

Bagian Ketiga: 7 Cawan Murka Elohim (Wahyu 15:1 – 16:21)

Ini nampaknya masih berhubungan dengan dampak keberadaan Planet X, bandingkan juga dengan peristiwa Eksodus di Mesir.

  • Cawan 1 – Bisul (Wahyu 16:1,2). Mungkin akibat awan abu dan debu kosmis yang disemburkan Planet X.

Bandingkan catatan dari Kitab Kolbrin, tulisan kuno bangsa Mesir:

Bentuk Pembinasa, yang disebut Sang Penghancur, di Mesir, dapat dilihat di seluruh negeri-negeri sekitarnya. Warnanya terang dan menyala-nyala, penampakannya berubah-ubah dan tidak tetap. Itu bergulung-gulung sendiri seperti sebuah kumparan, seperti gelembung-gelembung air ke dalam kolam dari sumber air di bawahnya, dan semua manusia setuju, itu adalah pemandangan yang paling mengerikan. Itu bukanlah sebuah komet besar atau sebuah bintang lepas, lebih mirip seperti suatu benda yang menyala-nyala oleh api

Pergerakannya di langit lambat, di bawahnya pusaran seperti asap dan itu tetap di dekat Matahari yang wajahnya menyembunyikannya. Ada kemerahan seperti darah di sekitarnya, yang berubah sementara itu melintas di sepanjang jalurnya. Itu menimbulkan kematian dan kehancuran pada saat terbitnya dan terbenamnya. Itu menyapu Bumi dengan hujan bara api kelabu dan menyebabkan banyak wabah, kelaparan dan malapetaka-malapetaka lainnya. Itu menggigit kulit manusia dan binatang hingga mereka menjadi burik dengan bisul-bisul. [Selengkapnya baca di bawah]

  • Cawan 2 – Lautan menjadi darah, matilah semua yang bernyawa di laut (Wahyu 16:3).

Mungkin akibat awan abu dan debu kosmis yang disemburkan Planet X. Bandingkan dengan catatan dari Kitab Kolbrin:

Debu dan awan asap menggelapkan langit dan mewarnai air yang ke atasnya mereka jatuh dengan corak warna darah. Wabah ada di seluruh negeri, sungai menjadi berdarah dan darah ada di mana-mana. Air itu busuk dan perut manusia menciut dari meminumnya. Mereka yang minum dari sungai memuntahkannya, karena itu telah tercemar. Debu menorehkan luka-luka di kulit manusia dan binatang di dalam nyala pijar Sang Penghancur, Bumi dipenuhi dengan kemerahan. Kutu-kutu berkembang biak dan memenuhi udara dan permukaan Bumi dengan kejijikan. [Selengkapnya baca di bawah]

  • Cawan 3 – Sungai dan mata air menjadi darah (Wahyu 16:4-7).
  • Cawan 4 – Matahari membakar manusia dengan panas apinya (Wahyu 16:8,9).

Ilmuwan telah menemukan bahwa bintang-bintang yang mirip dengan Matahari kita dapat menyebabkan “superflare” raksasa yang pada dasarnya adalah superflare yang dapat mencapai permukaan Bumi, dengan konsekuensi malapetaka. Mereka dapat menyebabkan interaksi Matahari ke Matahari (atau Matahari ke bintang Brown Dwarf, atau Nemesis), atau interaksi Matahari ke Planet. Kemungkinan-kemungkinan besar interaksi ini semakin meningkat sementara Sistem Planet X bergerak mendekati Matahari kita. Apa yang digambarkan di sini adalah letupan-letupan Matahari yang terjadi sebelum, selama, dan sesudah periode “Pole Shift” dan kegelapan di Bumi. Seperti yang telah dicatat dalam berbagai ramalan, orang-orang yang ingin selamat dari peristiwa ini harus berlindung di dalam bangunan-bangunan bawah tanah.

Superflare” atau jilatan lidah-lidah api matahari akan mencapai bumi karena interaksi antara Matahari dengan Planet X. Ini nampaknya dikonfirmasi oleh nubuatan kuno bangsa Yahudi yang tercatat dalam Kitab Zohar:

Sebuah bintang akan terbit dari sisi Timur, menyala dengan semua warna, dan 7 bintang lain akan mengelilingi bintang ini dan menjalankan peperangan dengannya di semua sisi 3 kali sehari selama 70 hari, dan seluruh orang di dunia akan melihatnya.

Bintang itu akan berperang melawan mereka dengan semburan api dan lidah api dan kilat-kilat di setiap sisinya, dan itu akan menghantam mereka sampai itu menelan mereka masing-masing dan setiap malam, dan lalu di waktu siang itu kembali dan menghempaskan mereka, dan mereka berperang di depan mata seluruh dunia.

Satu bintang yang mengerikan akan bangkit di tengah-tengah cakrawala seperti nyala api Argaman dan kilatan-kilatan di waktu siang di depan mata seluruh dunia. Nyala api akan muncul dari sisi Utara di tengah-tengah cakrawala dan ini akan berdiri saling berlawanan selama 40 hari dan bintang dan nyala api itu akan berperang di depan mata semuanya, dan nyala api akan tersebar dengan kobaran api di tengah-tengah raqiya (cakrawala) dari sisi Utara. Banyak penguasa dan raja-raja dan bangsa-bangsa dan kaum-kaum akan gentar karena ini. [Selengkapnya baca di bawah]

  • Cawan 5 – Gelap gulita (Wahyu 16:10,11)

Yehezkiel 32:6-8 (ILT) Aku juga akan memberi bumi minum darahmu, juga gunung-gunung dan alur-alur sungai akan penuh dengan darahmu. 7. Aku akan menutup langit ketika Aku membinasakan engkau, dan menggelapkan bintang-bintang mereka, Aku akan menutupi matahari dengan awan, dan bulan tidak akan memberikan cahayanya. 8. Aku akan membuat gelap segala benda yang bersinar di langit, yang ada di atasmu, dan Aku akan memberikan kegelapan atas tanahmu,” demikianlah firman Tuhan YAHWEH.

Perang Harmageddon atau Perang Gog dan Magog

Wahyu 16:12-14 (ILT) Dan malaikat yang keenam menumpahkan cawannya ke atas sungai yang besar, yakni sungai Efrat, dan airnya menjadi kering, sehingga jalan bagi raja-raja dari terbitnya matahari dapat dipersiapkan. 13. Dan aku melihat dari mulut naga dan dari mulut binatang buas dan dari mulut nabi palsu itu tiga roh najis serupa katak 14. untuk pergi kepada raja-raja di bumi dan seluruh penduduk bumi guna mengumpulkan mereka ke dalam Peperangan Hari itu (Hari YAHWEH), Hari Besar Elohim Penguasa Semesta, karena mereka adalah roh-roh jahat yang mengadakan tanda-tanda.

Ayat 14: …peperangan pada Hari Besar, yaitu hari Elohim Penguasa Semesta… perang ini mengacu kepada Hari TUHAN (Yom YAHWEH) – peperangan final antara Kristus melawan Anti-Kristus, yang akan terjadi di Har Megiddo, Israel.

Wahyu 16:15 (ILT) Lihatlah! Aku datang bagaikan pencuri. Berbahagialah mereka yang berjaga-jaga dan memelihara jubahnya sehingga dia tidak berjalan telanjang dan mereka melihat aib ketelanjangannya.

Ayat 15: Ini adalah peristiwa Kedatangan Messias Yeshua yang kedua kalinya; terjadi di antara Cawan Murka ke-6 dan ke-7.

Wahyu 16:16 (ILT) Dan Dia mengumpulkan mereka di tempat yang disebut dalam bahasa Ibrani, Har-Megiddo.

Harmageddon, secara literal artinya Har (gunung) Megiddo, lokasinya di Israel. Megiddo artinya: tempat kerumunan, Megiddo berasal dari akar kata ‘gadad’ artinya dipotong atau pembantaian. Semua bangsa akan berkumpul untuk menyerang Israel dan untuk merebut dan membagi-bagi Tanah Perjanjian. Mereka akan berkumpul di Har Megiddo (artinya gunung tempat kerumunan; atau gunung pembantaian). Pada waktu ini Messias akan datang menyelamatkan Israel, dan Dia akan berperang dan memusnahkan seluruh bangsa-bangsa itu. Inilah Peperangan pada Hari YAHWEH.

Zefanya 3:8 (ILT) “Sebab itu nantikanlah Aku, firman YAHWEH, pada waktu Aku bangkit menerkam mangsa. Sebab keputusan-Ku adalah untuk mengumpulkan bangsa-bangsa (Ibrani: goyim; non-Yahudi) bagi-Ku, untuk menghimpun kerajaan-kerajaan, untuk mencurahkan ke atas mereka geram-Ku, yaitu kepanasan amarah-Ku. Karena dalam api kemurkaan-Ku yang penuh kecemburuan, seluruh bumi akan terbakar hangus.

Zakharia 14:1-3 (ILT) “Lihatlah, hari YAHWEH telah tiba! Dan jarahanmu akan dibagi-bagi di tengah-tengahmu. 2. Dan Aku akan mengumpulkan semua bangsa ke Yerusalem untuk peperangan. Dan kota itu akan direbut, dan rumah-rumah akan dijarah, dan wanita-wanita akan diperkosa, dan setengah dari kota itu akan keluar ke pembuangan, tetapi sisa dari umat itu tidak akan diangkut dari kota itu.” 3. Lalu YAHWEH akan keluar, dan Dia akan terlibat perang dengan bangsa-bangsa itu, seperti waktu Dia terlibat perang pada hari pertempuran.

Wahyu 19:19 (ILT) Dan aku melihat binatang buas itu dan para raja di bumi dan bala tentara mereka yang dikumpulkan untuk melakukan peperangan dengan Dia [Messias Yeshua] yang duduk di atas kuda itu dan dengan tentara-Nya.

  • Cawan 7 – Pole Shift! Gempa bumi dahsyat, runtuhlah kota-kota bangsa-bangsa yang tidak mengenal Yeshua, semua pulau hilang lenyap (termasuk pulau-pulau Indonesia), gunung-gunung lenyap atau erupsi secara bersamaan, hujan batu raksasa seberat 100 pon (Wahyu 16:17-21). Segala bangsa dikumpulkan di Har Megiddo (gunung pembantaian) pada Hari YAHWEH, dan Messias akan berperang melawan bangsa-bangsa dan memusnahkan mereka, bumi dituai:

Yoel 3:2,12-16 (ILT) maka Aku akan mengumpulkan semua bangsa (Ibrani: goyim; non-Yahudi) dan membawa mereka turun ke lembah Yosafat (Ibrani: Yehoshaphat; artinya YAHWEH menghakimi), dan Aku akan beperkara dengan mereka di sana, berkenaan dengan umat-Ku dan milik pusaka-Ku Israel, yang telah mereka serakkan di antara bangsa-bangsa (Ibrani: goyim; non-Yahudi); dan tanah-Ku yang telah mereka bagi-bagi. 12. Biarlah bangsa-bangsa (Ibrani: goyim; non-Yahudi) bangkit dan datang ke lembah Yosafat (Ibrani: Yehoshaphat; artinya YAHWEH menghakimi), karena di sana Aku akan duduk untuk menghakimi (Ibrani: shaphat) segala bangsa (Ibrani: goyim; non-Yahudi) dari segenap penjuru. 13. Ayunkanlah sabit, karena tuaian telah matang; mari, turunlah, karena tempat pemerasan telah penuh, bak-bak penampungan anggur telah melimpah, karena kejahatan mereka besar. 14. Banyak orang, banyak orang di lembah keputusan, karena Hari YAHWEH telah dekat di lembah-keputusan. 15. Matahari dan bulan telah menjadi gelap, dan bintang-bintang telah menarik kembali cahayanya. 16. Dan YAHWEH menggemuruh dari Sion dan dari Yerusalem, Dia mengumandangkan suara-Nya, maka langit dan bumi berguncang, tetapi YAHWEH adalah tempat perlindungan bagi umat-Nya, dan kubu pertahanan bagi keturunan Israel.

Wahyu 14:16,19,20 (ILT) Dan Dia yang duduk di atas awan itu mengayunkan sabit-Nya ke bumi, dan bumi dituainya. 19. Dan malaikat itu mengayunkan sabitnya ke bumi dan mengumpulkan anggur dari bumi, dan melemparkannya ke dalam pemerasan anggur amarah Elohim yang dahsyat. 20. Dan pemerasan anggur itu diinjak-injak di luar kota itu; dan darah mengalir dari pemerasan anggur itu sampai setinggi kekang kuda, sejauh seribu enam ratus stadia (Yunani: stadion; 1 stadion=185 meter; 1600 stadia=296 kilometer).

Yehezkiel 38:18-22 (ILT) Dan akan terjadi pada waktu itu, ketika Gog datang melawan tanah Israel,” firman Tuhan YAHWEH, “amarah-Ku akan tampak di wajah-Ku. 19. Dan dalam kecemburuan-Ku, di dalam api murka-Ku, Aku telah berfirman: Sesungguhnya, pada Hari itu (Hari YAHWEH) akan terjadi gempa bumi yang besar di sana, di tanah Israel. 20. Dan ikan-ikan di laut, dan burung-burung di langit, dan binatang-binatang di hutan, dan segala binatang melata yang merayap di bumi, dan semua manusia di permukaan bumi akan gemetar terhadap wajah-Ku. Dan gunung-gunung akan runtuh, dan lereng-lereng akan longsor, dan setiap tembok akan runtuh ke tanah. 22. Dan Aku akan menghukumnya (Gog dan Magog) dengan tulah dan darah, dan hujan yang lebat, dan hujan batu. Aku akan menurunkan hujan api dan belerang atasnya, dan ke atas pasukan-pasukannya, dan ke atas banyak bangsa yang bersamanya.

Planet X kemungkinan merupakan representasi dari “wajah murka Elohim” yang menghancurkan seluruh bumi, seperti digambarkan oleh Samuel dan Daud:

2Samuel 22:8-9 (ILT) Dan bumi berguncang dan bergetar, dasar-dasar langit menjadi kacau, dan terguncang karena Dia murka. 9. Asap membubung dari lubang hidung-Nya, dan api tercurah keluar dari mulut-Nya; bara menyala oleh-Nya.

Yesaya 30:30 (ILT) Dan YAHWEH akan membuat keagungan suara-Nya terdengar, dan Dia menunjukkan tangan-Nya yang turun dengan murka yang hebat, dan nyala api yang memakan habis, dengan hujan lebat dan badai, dan hujan batu.

Mazmur 18:8-16 (ILT) Bumi pun berguncang dan bergetar; dan dasar-dasar gunung goyah dan berguncang, karena Dia murka kepadanya. 9. Asap mengepul keluar dari hidung-Nya, dan api dari mulut-Nya melalap; bara menyala dari pada-Nya. 10. Dia mencondongkan langit lalu turun, dan kekelaman ada di bawah kaki-Nya. 11. Dan Dia mengendarai kerub, lalu terbang; dan membubung tinggi di atas sayap angin. 12. Dia membuat kegelapan sebagai tempat rahasia-Nya, tudungnya di sekeliling-Nya, adalah kegelapan air awan pekat di angkasa. 13. Cahaya terang keluar dari hadapan-Nya, awan-Nya yang gelap, hujan es (Ibrani: barad; hujan batu – meteor/asteroid) dan bara api berlalu. 14. YAHWEH pun mengguntur di langit; Yang Mahatinggi memperdengarkan suara-Nya, dengan hujan es (Ibrani: barad; hujan batu – meteor/asteroid) dan bara api15. Ya, Dia meluncurkan anak panah-Nya dan menyerakkannya; Dia memancarkan kilat sehingga membingungkan mereka. 16. Lalu, tampaklah dasar-dasar sungai, dasar-dasar bumi tersingkap, karena hardikan-Mu, karena hembusan napas hidung-Mu, ya YAHWEH.

Mazmur 97:2-5 (ILT) Awan dan kegelapan di sekelilingnya; kebenaran dan keadilan adalah landasan takhta-Nya. 3. Nyala api berjalan di hadapan-Nya dan membakar hangus semua musuh di sekeliling-Nya. 4. Cahaya kilat-Nya menerangi dunia; bumi menyaksikan dan gemetar5. Di hadapan YAHWEH, di hadapan Tuhan seluruh bumi, gunung-gunung dilelehkan seperti lilin.

Zakharia 14:3,4 (ILT) Lalu YAHWEH akan keluar, dan Dia akan terlibat perang dengan bangsa-bangsa itu, seperti waktu Dia terlibat perang pada hari pertempuran. 4. Dan pada hari itu (Hari YAHWEH), kaki-Nya akan berjejak di bukit Zaitun yang terletak di depan Yerusalem dari sebelah timur; dan bukit Zaitun itu akan terbelah menjadi dua dari timur ke barat, suatu lembah yang sangat besar, dan setengah dari bukit itu akan bergeser ke utara dan setengah lagi ke selatan.

Yehezkiel 39:11 (ILT) Pada hari itu (Hari YAHWEH) Aku akan memberikan kepada Gog suatu tempat di sana, sebuah kuburan di Israel, yakni lembah penyeberangan bagi orang-orang yang melewatinya, di sebelah timur laut. Dan kuburan itu menghalangi orang yang menyeberang. Dan mereka akan menguburkan Gog di sana dan semua kelompoknya, dan tempat itu akan disebut lembah Hamon-Gog.

Lembah Hamon-Gog atau Lembah Khalayak Ramai Gog, istilah ini mirip atau sama dengan Megiddo, yang juga berarti tempat kerumunan. Di Harmageddon, Messias akan berperang dan melakukan pembantaian besar-besaran terhadap seluruh bangsa-bangsa yang datang untuk menyerang Israel.

Dari penglihatan anak muda Israel bernama Natan, kita mengetahui bahwa pada saat Peperangan Besar ini, matahari tidak akan terbenam selama 24 jam, seperti yang pernah terjadi pada zaman Yosua. Ini nampaknya merupakan indikasi terjadinya gangguan rotasi Bumi yang kemungkinan disebabkan oleh penguncian medan magnet Bumi oleh gravitasi Planet X: Bumi berhenti berputar.

nibiru-earth-pull

Dan ini diakhiri dengan gempa bumi terbesar yang pernah terjadi di Bumi, lempeng-lempeng tektonik Bumi terkoyak atau bergeser dari tempatnya, seluruh gunung berapi meletus secara simultan, dan air lautan tumpah ke daratan, pulau-pulau tenggelam ke dalam lautan. Ini adalah peristiwa “Pole Shift.”

lithosphere

Amos 5:8 (ILT) … dan Dia menggelapkan siang menjadi malam, Dialah yang memanggil air laut dan mencurahkannya ke atas permukaan bumi (mega tsunami); YAHWEH adalah Nama-Nya.

Amos 8:9 (ILT) “Dan akan terjadi pada hari itu (Hari YAHWEH), firman Tuhan YAHWEH, bahwa Aku akan membuat matahari tenggelam pada waktu siang, dan Aku akan menggelapkan bumi pada waktu siang yang cerah.

Yesaya 24:19-20 (ILT) 
Bumi hancur luluh 
(Ibrani: ‘Aretz ro’ah hit ro’ah; Bumi hancur berkeping-keping, terbelah-belah),
Bumi remuk redam 
(Ibrani: ha’Aretz por hit porah; Bumi pecah, hancur, hancur berkeping-keping, terbelah-belah),
Bumi gonjang-ganjing 
(Ibrani: ‘Eretz mot hit mottah; Bumi gemetar, berguncang-guncang, berguncang hebat, berpindah posisi, berjungkir balik, jatuh).
Bumi sempoyongan 
(Ibrani: ‘Aretz noa’ ta nua’; Bumi gemetar, terguncang, menggelinding, menggelandang, berpindah, terlempar kesana kemari)
seperti seorang pemabuk,
dan seperti gubuk reyot ia goyang (Ibrani: vehitnoddah; bergerak kesana kemari, goncang, menggelandang, mengembara tanpa tujuan);
dan pelanggarannya berat atasnya,
dan dia akan jatuh (Ibrani: venafelah; jatuh, terlempar),
dan tidak akan bangkit lagi.

(Ayat ini mengindikasikan sepertinya Bumi terlempar keluar dari orbitnya dan melayang entah kemana. Bahasa Ibraninya menggunakan perulangan kata sebanyak 4 kali, menunjukkan tingkat intensitas yang sangat kuat).

Wahyu 16:17-21 (ILT) Dan malaikat yang ketujuh menumpahkan cawannya ke angkasa, dan suatu suara nyaring keluar dari tempat kudus surga, dari takhta itu, seraya berkata, “Sudah terjadi!” 18. Dan terjadilah gemuruh dan guntur dan kilat, juga terjadi gempa bumi yang dahsyat sebagaimana yang belum pernah terjadi sejak terjadinya manusia di muka bumi, suatu gempa yang sangat hebat dan dahsyat. 20. Dan setiap pulau menghilang (tenggelam ke dalam lautan), dan gunung-gunung tiada didapati (seluruh gunung-gunung mengalami erupsi secara bersama-sama). 21. Dan hujan [batu] (Yunani: chalaza; hujan batu – meteor/asteroid) yang besar, seukuran satu talenta, jatuh dari langit ke atas manusia, dan manusia menghujat Elohim karena bencana hujan [batu] (Yunani: chalaza; hujan batu – meteor/asteroid) itu, sebab sangat besarlah bencananya.

Yesaya 24:21-23 (ILT) Dan akan terjadi pada hari itu, YAHWEH akan menghukum tentara langit (para Malaikat yang Jatuh) di tempat tinggi, dan raja-raja bumi di atas bumi. 22. Dan mereka akan dikumpulkan sebagai kumpulan tawanan di dalam lubang, dan mereka akan ditutup dalam sebuah penjara (Abyssos), dan setelah beberapa waktu mereka akan dilawat. 23. Kemudian bulan akan tersipu-sipu, dan matahari akan menjadi malu, karena YAHWEH Tsebaot menjadi raja di Gunung Zion, dan di Yerusalem, dan di hadapan para tua-tuanya ada kemuliaan.”

Pada Akhir Zaman, Iblis atau Satan dan 1/3 pasukan malaikat Surga yang memberontak bersamanya – yang disebutkan oleh Yesaya sebagai tentara langit di langit (para Malaikat yang Jatuh) – akan dilemparkan ke atas bumi (Wahyu 12:7-9). Bisa jadi, mereka inilah yang nantinya akan menjadi messias-messias palsu, seperti yang disebutkan oleh Tuhan Yeshua bahwa pada Akhir Zaman akan muncul banyak messias palsu yang sekiranya mungkin akan menyesatkan orang-orang pilihan (Matius 24:24). Pada Akhir Zaman, yakni pada Hari TUHAN, YAHWEH akan menghukum mereka bersama-sama: tentara langit (para Malaikat yang Jatuh) dan raja-raja bumi. Nampaknya, tempat penghukuman mereka adalah di atas bumi. Peristiwa ini mengingatkan kita akan Zaman Nuh, ketika para Malaikat yang Jatuh turun ke atas bumi dan merusakkan seluruh bumi (Kejadian 6:4). Mereka dan keturunannya, Nephilim, dihukum bersama-sama penduduk Bumi yang sudah rusak, di dalam penghukuman Air Bah. Tuhan Yeshua berkata, “Sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pulalah halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia” (Lukas 17:26).

Tuhan Yeshua telah mengatakan, Bumi ini akan mengalami “sakit bersalin” sebelum memasuki Zaman Baru, dan hanya orang-orang yang dianggap layak saja yang dapat masuk ke Zaman itu [Kerajaan Messias Seribu Tahun di Bumi].

Markus 13:8 (TB) … Akan terjadi gempa bumi di berbagai tempat, dan akan ada kelaparan. Semua itu barulah permulaan penderitaan (Yunani: odin; sakit bersalin; penderitaan hebat yang mendahului kedatangan Messias) menjelang zaman baru… 

Lukas 20:35 (AYT) … orang-orang yang dianggap pantas untuk mendapat bagian dalam dunia yang akan datang, dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, …

Sesudah semua peristiwa ini, Bumi akan memasuki zaman baru, Kerajaan Seribu Tahun: Messias memerintah sebagai Raja di Yerusalem. Orang-orang yang layak akan dibangkitkan.

Wahyu 20:4-6 (ILT) Dan aku melihat takhta-takhta dan mereka yang duduk di atasnya -dan penghakiman telah diberikan kepada mereka- dan jiwa-jiwa mereka yang dipenggal karena kesaksian YESHUA dan karena firman Elohim, serta siapa pun yang tidak menyembah binatang buas itu maupun ikonnya dan tidak menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya. Dan mereka hidup dan memerintah bersama Kristus selama seribu tahun. 5. Namun orang-orang mati yang selebihnya, mereka tidak hidup kembali sampai masa seribu tahun itu digenapi. Inilah kebangkitan pertama. 6. Berbahagialah dan kuduslah dia yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama. Kematian kedua tidak mempunyai wewenang atas mereka. Namun mereka akan menjadi imam-imam Elohim dan Kristus, dan mereka akan memerintah bersama-Nya selama seribu tahun.

Sesudah peristiwa Kedatangan Messias Yeshua ini, Bumi sepertinya tidak lagi berputar dan matahari tidak lagi akan menjadi penerang di Bumi. Ini tersirat dari nubuat nabi-nabi Alkitab seperti yang tercatat dalam:

Yesaya 60:19,20 (ILT) Bagimu matahari tidak akan lagi menjadi terang pada siang hari, atau bulan akan memberimu terang sebagai sinar, tetapi YAHWEH akan ada sebagai terang abadi bagimu, dan Elohimmu adalah keindahanmu. 20. Mataharimu tidak lagi akan menjadi terang bagimu, dan bulanmu tidak akan memudar, karena YAHWEH akan menjadi terang abadimu, dan hari-hari perkabunganmu akan berakhir.

Yesaya 24:23 (ILT) Kemudian bulan akan tersipu-sipu, dan matahari akan menjadi malu, karena YAHWEH Tsebaot menjadi raja di Gunung Zion, dan di Yerusalem, dan di hadapan para tua-tuanya ada kemuliaan.”

Zakharia 14:6,7 Dan pada hari itu akan terjadi, bahwa terang tidak akan ada lagi, yang megah akan menyusut. (ILT) 7. …tetapi akan ada satu hari–hari itu diketahui oleh YAHWEH–dengan tidak ada pergantian siang dan malam, dan malampun menjadi siang. (TB)

Bertobatlah, Sebab Kerajaan Elohim Sudah Dekat!

Yohanes 3:16-18,36 (TB) Karena begitu besar kasih Elohim akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. 17. Sebab Elohim mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. 18. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Elohim. 36. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Elohim tetap ada di atasnya.”

Penghakiman YAHWEH yang dilaksanakan oleh Sang Penghancur alias Planet X, merupakan manifestasi dari murka Elohim terhadap manusia yang tidak percaya kepada Anak Manusia.

Yohanes 5:24 (TB) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku (Yeshua), ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.

Matius 3:2-12 (TB) “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!” 8. … hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan. 10. Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. 12. Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan.

Maleakhi 4:1-4 (ILT) “Sebab lihatlah, hari itu (Hari YAHWEH) datang menyala seperti tungku perapian, dan semua orang yang angkuh dan setiap orang yang berbuat kejahatan akan menjadi sekam; dan hari yang datang itu (Hari YAHWEH) akan membakar mereka,” YAHWEH Tsebaot berfirman. “Hari itu (Hari YAHWEH) tidak akan meninggalkan baik akar maupun cabangnya.” 2.  “Tetapi bagi kamu yang takut akan Nama-Ku, surya kebenaran akan terbit, kesembuhan akan terdapat pada sayap-Nya. Dan kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak-anak lembu keluar dari kandang. 3. Dan kamu akan menginjak-injak orang-orang jahat, karena mereka akan menjadi debu di bawah telapak kakimu pada hari (Hari YAHWEH) yang sedang Aku siapkan,” YAHWEH Tsebaot berfirman. 4. “Ingatlah akan torah Musa, hamba-Ku, yang telah Aku perintahkan di Horeb untuk semua orang Israel, yaitu ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum.”

Zefanya 2:3 (ILT) Carilah YAHWEH, hai semua orang yang rendah hati di bumi, yaitu orang-orang yang telah melakukan perintah-perintah-Nya. Carilah kebenarancarilah kerendahan hati, kiranya kamu dilindungi pada Hari kemurkaan YAHWEH.

Lukas 21:34-36 (TB) “Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya Hari TUHAN (Hari YAHWEH) jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. 35. Sebab ia (Hari YAHWEH) akan menimpa semua penduduk bumi ini. 36. Maka berjaga-jagalah setiap saat sambil berdoa, supaya kamu dianggap layak untuk luput dari semua hal-hal ini yang akan segera terjadi dan untuk berdiri di hadapan Anak Manusia.”

Wahyu 3:10 (TB) Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan (Hari YAHWEH) yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.

Wahyu 22:12 (TB) “Sesungguhnya Aku (Yesus Kristus) datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.

Lampiran

Artikel The Washington Post 1983
Misteri Benda Luar Angkasa Ditemukan – Kemungkinan Sebesar Yupiter
Oleh Thomas O’Toole, Staf Penulis Washington Post
Jumat, 30 Desember 1983; Halaman A1

Sebuah benda angkasa kemungkinan sebesar planet raksasa Yupiter dan kemungkinan begitu dekat dengan Bumi sehingga itu dapat menjadi bagian dari sistem tata surya ini telah ditemukan pada arah konstelasi Orion oleh teleskop yang mengorbit di Satelit Astronomi Infra Merah Amerika Serikat.

Begitu misteriusnya Obyek ini sehingga para astronom tidak tahu apakah itu sebuah planet, sebuah komet raksasa, sebuah “protostar” dekat yang tidak cukup panas untuk menjadi sebuah bintang, suatu galaksi jauh yang begitu muda sehingga masih dalam proses pembentukan bintang-bintang pertamanya atau suatu galaksi yang begitu diselubungi debu sehingga tidak satu pun cahaya yang dipancarkan oleh bintang-bintangnya bisa menembusnya.

“Semua yang dapat aku katakan kepadamu adalah kami tidak tahu itu apa,” Dr. Gerry Neugebauer, kepala ilmuwan IRAS untuk Jet Propulsion Laboratorium California dan direktur Observatorium Palomar untuk California Institute of Technology, mengatakan dalam sebuah wawancara.

Yang paling mencengangkan dari misteri benda angkasa ini, yang begitu dingin sehingga ia tidak memancarkan cahaya dan tidak pernah dapat dilihat oleh teleskop optikal di Bumi maupun di angkasa, adalah bahwa ia adalah suatu planet gas raksasa sebesar Yupiter dan begitu dekat dengan Bumi sejarak 50 trilyun mil. Meskipun itu nampaknya suatu jarak yang jauh di dalam istilah Bumi, itu hanya sepelempar batu jaraknya di dalam istilah kosmologi, bahkan begitu dekat sehingga itu adalah benda luar angkasa paling dekat dengan Bumi di luar planet terluar Pluto.

“Jika itu benar-benar begitu dekatnya, itu akan menjadi bagian dari sistem tata surya kita,” kata Dr. James Houck dari Cornell University’s Center for Radio Physics and Space Research dan seorang anggota dari tim ilmuwan IRAS. “Jika itu begitu dekat, aku tidak tahu bagaimana ilmuwan planetari dunia bisa mengklasifikasikan benda itu.”

Benda misterius itu terlihat dua kali oleh satelit infra merah selagi memindai langit utara sejak Januari lalu hingga November, ketika satelit kehabisan helium super dingin yang memungkinkan teleskopnya dapat melihat benda paling dingin di luar angkasa. Observasi kedua terjadi enam bulan sejak yang pertama dan menunjukkan benda misterius itu belum bergerak dari posisinya di langit di dekat sisi barat konstelasi Orion pada saat itu.

“Ini menunjukkan bahwa itu bukanlah sebuah komet karena komet tidak akan sebesar benda yang telah kita amati dan komet pasti sudah akan berpindah,” kata Houck. “Sebuah planet mungkin telah berpindah jika ia berjarak sejauh 50 trilyun mil tapi itu mungkin masih bisa menjadi sebuah planet yang lebih jauh dan tidak bergerak di dalam kurun waktu enam bulan.”

“Apa pun itu,” kata Houck, “Benda misterius itu begitu dingin, temperaturnya tidak lebih dari 40 derajat di atas nol “absolut”, yaitu 456 derajat Fahrenheit di bawah nol. Teleskop di IRAS didinginkan begitu rendahnya dan begitu sensitif sehingga bisa “melihat” benda-benda di angkasa yang hanya 20 derajat di atas nol absolut.”

Ketika ilmuwan IRAS pertama kali melihat benda misterius ini dan mengkalkulasi bahwa ia berjarak sejauh 50 trilyun mil, ada spekulasi bahwa ia kemungkinan bergerak menuju Bumi.

“Itu bukan surat yang akan datang,” kata Neugebauer dari Cal Tech. “Aku ingin menyiramkan air terhadap pemikiran tersebut dengan sebanyak mungkin air dingin yang bisa aku lakukan.”

Lalu, itu benda apa? Bagaimana jika itu sebesar Yupiter dan begitu dekat dengan Matahari sehingga akan menjadi bagian dari sistem tata surya? Masuk akal, itu mungkin adalah Planet ke-10 yang selama ini dicari-cari para astronom dengan sia-sia. Itu juga mungkin sebuah bintang seperti Yupiter yang mulai menjadi sebuah bintang beberapa ribu tahun lalu tapi tidak cukup panas seperti Matahari untuk menjadi sebuah bintang.

Meskipun mereka tidak bisa menyangkal dugaan itu, Neugebauer dan Houck begitu terganggu dengan benda itu sehingga mereka tidak ingin menerimanya. Neugebauer dan Houck “berharap” benda misterius itu adalah suatu galaksi jauh yang begitu muda sehingga bintang-bintangnya belum mulai untuk bersinar atau begitu diselubungi debu sehingga cahaya bintangnya tidak bisa menembus selubung itu.

“Aku percaya ini salah satu galaksi gelap yang masih muda yang belum pernah dapat kita observasi sebelumnya,” kata Neugebauer.

“Jika benar, maka ini suatu langkah besar ke depan dalam pemahaman kita mengenai ukuran alam semesta, bagaimaan alam semesta terbentuk dan bagaimana itu terus terbentuk sementara waktu terus berjalan.”

“Langkah selanjutnya di dalam menunjuk dengan tepat benda misterius apakah ini,” Neugebauer berkata, “Adalah mencarinya dengan teleskop optikal terbesar.” Sebelumnya, teleskop diameter 100 inchi di Cerro del Tololo di Chile telah memulai pencariannya dan teleskop 200 inchi di Gunung Palomar di California telah menentukan ciri-cirinya beberapa malam tahun depan untuk mencarinya. Jika benda ini cukup dekat dan memancarkan bahkan suatu tanda adanya cahaya, teleskop Palomar seharusnya menemukannya karena satelit infra merah telah menunjuk dengan tepat posisinya.”

(ITEM 123) 31 Desember 1983, Sabtu, Edisi Final

(ITEM 127) Jarak dari Bumi terhadap Obyek misterius di angkasa dilaporkan keliru dalam beberapa edisi kemarin. Angka yang benar adalah 50 milyar mil.

Artikel seperti yang dicetak asli di The Washington Post dan mungkin tidak termasuk koreksi-koreksi berikut.

Lampiran 2: Bintang Mashiach di dalam Zohar

Shemos 7a

Suatu tiang api akan terlihat berdiri dari atas sampai ke bawah selama 40 hari. Seluruh bangsa-bangsa akan melihatnya. Pada waktu itu Melech Hamoshiach (Raja Messias) akan bangkit dan keluar dari Gan Eden (Taman Eden), dari tempat bernama Kan Tzippor, dan akan dinyatakan di Galil (Galilea). Pada hari itu Moshiach keluar dari sana, dan seluruh dunia akan berguncang dan seluruh dunia akan menyembunyikan diri mereka di dalam gua-gua dan celah-celah di batu karang, dan mereka tidak akan berpikir untuk diselamatkan. […] Sesudah 40 hari tiang itu berdiri mulai dari Bumi hingga ke Surga di depan mata seluruh dunia, Moshiach akan dinyatakan. Sebuah bintang akan terbit dari sisi Timur, menyala dengan semua warna, dan 7 bintang lain akan mengelilingi bintang ini dan menjalankan peperangan dengannya di semua sisi 3 kali sehari selama 70 hari, dan seluruh orang di dunia akan melihatnya.

Bintang itu akan berperang melawan mereka dengan semburan api dan lidah api dan kilat-kilat di setiap sisinya, dan itu akan menghantam mereka sampai itu menelan mereka masing-masing dan setiap malam, dan lalu di waktu siang itu kembali dan menghempaskan mereka, dan mereka berperang di depan mata seluruh dunia.

Sesudah 70 hari, bintang itu akan bersembunyi dan Moshiach akan tersembunyi selama 12 bulan dan tiang api akan kembali seperti sebelumnya dan di dalamnya Moshiach akan tersembunyi dan tiang itu tidak akan terlihat.

Shemos 8a

[…] Satu bintang yang mengerikan akan bangkit di tengah-tengah cakrawala seperti nyala api Argaman dan kilatan-kilatan di waktu siang di depan mata seluruh dunia. Nyala api akan muncul dari sisi Utara di tengah-tengah cakrawala dan ini akan berdiri saling berlawanan selama 40 hari dan bintang dan nyala api itu akan berperang di depan mata semuanya, dan nyala api akan tersebar dengan kobaran api di tengah-tengah raqiya (cakrawala) dari sisi Utara. Banyak penguasa dan raja-raja dan bangsa-bangsa dan kaum-kaum akan gentar karena ini. Kemudian sebuah bintang akan muncul dari sisi Selatan dan akan menguasai nyala api itu dan nyala api itu akan ditelan perlahan-lahan di cakrawala, di depan bintang itu, hingga itu tidak akan terlihat sama sekali. Kemudian bintang itu akan terpencar di cakrawala ke 12 arah. Cahaya-cahaya ini akan ada di cakrawala selama 12 hari. Sesudah 12 hari, seluruh orang di dunia akan gemetar dan matahari akan menjadi gelap selama setengah hari, seperti ketika ia menjadi gelap pada hari ketika Beit Hamikdash (Bait Suci) dihancurkan, hingga langit dan bumi tidak kelihatan.

Balak 212b

Kami telah mengetahui bahwa di masa depan, Ha Kadosh (Dia yang Kudus) akan membangun Yerushalayim (Yerusalem) dan memperlihatkan sebuah bintang yang tetap, menyala dengan 70 tiang api, dan dengan 70 kilatan yang menerangi (menerima cahaya) dari padanya di tengah-tengah angkasa. Akan ada 70 bintang lain yang memerintah dan menguasainya, dan mereka akan menerangi dan menyala-nyala di langit selama 70 hari.

Pada hari ke-6, hari ke-26 dari bulan ke-6, bintang itu akan muncul. Itu akan dikumpulkan pada hari ke-7, pada akhir 70 hari. Pada hari pertama itu akan terlihat di kota Roma. Pada hari yang sama, 3 tembok besar kota Roma akan runtuh dan heichal (istana) besar akan runtuh. Penguasa kota itu akan mati. Kemudian bintang itu akan menyebar sehingga kelihatan di dunia. Pada waktu itu peperangan hebat [di antara goyim – bangsa non Yahudi] akan bangkit di dunia di keempat penjuru dan emunah (iman) tidak akan didapati di antara mereka.

Di tengah-tengah dunia, ketika bintang itu akan bersinar di tengah-tengah langit, seorang raja besar akan bangkit dan memerintah dunia, dan rohnya akan meninggikan diri atas semua raja-raja dan dia akan membangkitkan peperangan di 2 sisi, dan dia akan menjadi kuat atas mereka.

Pada hari ketika bintang itu akan disembunyikan, Tanah Suci akan berguncang 45 mil di sekitar tempat Beit Hamikdash, dan sebuah gua di bawah tanah akan terbuka. Dari gua ini akan keluar api yang besar untuk membakar dunia. Dari gua ini sebuah cabang ilahi akan bertumbuh dan itu akan memerintah seluruh dunia, dan kepadanya akan diberikan malchus (raja; kerajaan). Orang-orang kudus ilahi akan bergabung kepadanya. Kemudian Moshiach akan dinyatakan di seluruh dunia dan malchus (raja; kerajaan) akan diberikan kepada-Nya.

Vayera 119a

Pada tahun ke-66, Melech Hamoshiach (Raja Messias) akan dinyatakan di tanah Galil (Galilea) dan ketika sebuah bintang di sisi Timur akan menelan 7 bintang di sisi Utara, dan suatu nyala api hitam akan menggantung di cakrawala selama 60 hari, dan peperangan akan timbul di dunia di sisi Utara, dan dua raja akan gugur dalam peperangan ini, dan seluruh dunia akan datang bersama-sama melawan Bas Yaakov (bangsa Yahudi) untuk menyingkirkan dia dari dunia. Mengenai waktu ini ada tertulis “dan ini adalah waktu kesusahan bagi Yaakov dan dari padanya ia akan diselamatkan.” Pada waktu itu seluruh jiwa-jiwa di dalam perbendaharan jiwa [guf] akan genap dan akan kembali untuk diperbaharui, dan tandanya bagimu adalah seluruh jiwa-jiwa yang datang kepada Yaakov dari Mitzrayim (Mesir), dan sebagainya, 66 jiwa.

Yeremia 30:7 (ILT) Wahai! Alangkah hebatnya hari itu, sehingga tidak ada yang seperti itu. Dan inilah waktu kesusahan Yakub, tetapi dia akan diselamatkan dari padanya.

Terumah 172b

Kemudian jendela ke-7 akan terbuka di seluruh dunia, dan bintangnya adalah “kochav Yaakov” (bintang Yakub), dan inilah yang dikatakan oleh Bileam bahwa “sebuah bintang akan muncul dari Yaakov”, dan bintang ini akan bercahaya selama 40 hari dan 40 malam. Ketika Melech Hamoshiach akan dinyatakan, dan seluruh orang-orang di dunia akan dikumpulkan kepada-Nya, maka ayat ini akan digenap yang menyatakan (Yeshaya 11:10): “akar Yishai, yang berdiri sebagai panji-panji bagi orang-orang, kepada-Nya seluruh bangsa-bangsa akan mencari Dia, dan damai sejahtera-Nya akan [ada] dalam kemuliaan.”

Bilangan 24:17 (ILT) Aku melihatnya, tetapi tidak sekarang; aku memandangnya, tetapi tidak dari dekat. Sebuah bintang akan muncul dari Yakub, dan akan bangkit tongkat kerajaan dari Israel;

Kolbrin – Kitab Manuscripts

BAB 3 – Sang Penghancur – Bagian 1

Dari Gulungan Kitab Besar

Manusia melupakan hari-hari Sang Penghancur. Hanya yang bijak tahu ke mana itu pergi dan bahwa ia akan kembali pada saat yang ditetapkan baginya.

Itu mengamuk melintasi Angkasa pada hari-hari murka, dan seperti inilah keserupaannya: Itu seperti gumpalan awan asap terbungkus di dalam pijar kemerahan, tidak dapat dibedakan sendi atau anggota tubuhnya. Mulutnya seperti sebuah jurang yang dari padanya keluar api, asap dan abu bara api panas.

Ketika zaman-zaman berlalu, suatu hukum-hukum tertentu berlaku di antara bintang-bintang di Angkasa. Jalur-jalur mereka berubah, ada pergerakan dan kekacauan, mereka tidak lagi tetap dan suatu cahaya besar muncul kemerahan di langit.

Ketika darah menetes ke atas Bumi, Sang Penghancur akan muncul dan gunung-gunung akan terbelah dan menyemburkan api dan abu. Pohon-pohon akan dihancurkan dan semua makhluk yang hidup akan ditelan. Perairan akan ditelan oleh daratan dan lautan akan mendidih. Angkasa akan terbakar terang dan kemerahan, akan ada corak warna tembaga di atas permukaan daratan, diikuti oleh hari kegelapan. Sebuah Bulan baru akan muncul dan pecah dan jatuh.

Orang-orang akan tercerai-berai di dalam kegilaan. Mereka akan mendengar sangkakala dan pekik peperangan dari Sang Penghancur dan akan mencari pengungsian di dalam gua-gua di dalam Bumi. Teror akan memakan hati mereka dan keberanian mereka akan mengalir keluar dari mereka seperti air dari bejana yang pecah. Mereka akan dimakan di dalam lidah nyala api murka dan terbakar oleh nafas Sang Penghancur.

Demikianlah di dalam Hari-hari Murka Surgawi, yang telah berlalu, dan demikianlah itu akan terjadi di dalam Hari-hari Kiamat ketika ia datang kembali. Waktu kedatangannya dan perginya diketahui oleh orang bijak. Inilah tanda-tanda dan waktu-waktu yang akan mendahului kembalinya Sang Penghancur: Seratus sepuluh generasi akan berlalu di Barat dan bangsa-bangsa akan bangkit dan jatuh. Manusia akan terbang di udara seperti burung-burung dan berenang di lautan seperti ikan-ikan. Manusia akan berbicara perdamaian satu dengan yang lainnya, kemunafikan dan kebohongan akan ada dalam hari-hari mereka.

Perempuan akan menjadi seperti laki-laki dan laki-laki seperti perempuan, hawa nafsu akan menjadi mainan laki-laki. Suatu bangsa peramal akan bangkit dan jatuh dan bahasa mereka akan menjadi kata-kata yang dipelajari. Suatu bangsa pemberi hukum akan menguasai Bumi dan akan berlalu menjadi tidak ada lagi. Satu penyembahan akan terjadi di empat sisi Bumi, berbicara perdamaian dan mendatangkan perang. Suatu bangsa lautan akan menjadi besar dari yang lainnya, tetapi akan menjadi seperti apel busuk di tengahnya dan tidak akan bertahan. Suatu bangsa pedagang akan menghancurkan manusia dengan keajaiban-keajaiban dan akan memiliki zamannya. Kemudian yang tinggi akan berselisih dengan yang rendah, Utara dengan Selatan, Timur dengan Barat, dan terang dengan kegelapan. Manusia akan terbagi-bagi oleh ras-rasnya dan anak-anak akan dilahirkan sebagai orang-orang asing di antara mereka. Saudara akan berselisih dengan saudara dan suami dengan istri. Para ayah tidak lagi mengajar anak-anaknya dan anak-anak mereka akan suka memberontak. Perempuan akan menjadi milik umum bagi laki-laki dan tidak lagi akan dipandang dengan rasa hormat dan respek.

Kemudian manusia akan menjadi tidak nyaman dalam hati mereka, mereka akan mencari apa yang tidak mereka ketahui, dan ketidakpastian dan keraguan akan mencemaskan mereka. Mereka akan memiliki kekayaan besar tetapi miskin di dalam rohnya. Kemudian Angkasa akan gemetar dan Bumi beranjak, manusia akan terguncang dalam ketakutan dan sementara kengerian berjalan bersama mereka, para Pembawa Kabar Kiamat akan muncul. Mereka akan datang dengan perlahan-lahan, seperti para pencuri datang ke makam, manusia tidak akan tahu apakah mereka itu, manusia akan disesatkan, waktunya Sang Penghancur sudah dekat. Pada hari-hari itu manusia akan memiliki Kitab Besar di hadapan mereka, kebijaksanaan akan dinyatakan, yang sedikit akan dikumpulkan untuk berdiri, ini adalah waktu pengujian. Mereka yang gigih akan selamat, yang hatinya teguh tidak akan turun kepada kehancuran.

Allah Besar Segala Zaman, sama untuk semuanya, yang menetapkan ujian-ujian untuk manusia, berbelas-kasihanlah kepada anak-anak kami pada Hari-hari Kiamat. Manusia harus menderita untuk menjadi besar, jangan terlalu mempercepat kemajuannya. Di dalam penampian besar, janganlah terlalu keras kepada yang lemah di antara manusia. Bahkan anak seorang pencuri telah menjadi juru-tulis-Mu.

BAB 4 – Sang Penghancur – Bagian 2

Dari Gulungan Kitab Besar

Ya Pengawal Alam Semesta yang berjaga atas Sang Penghancur, berapa lama lagi siaga kedatanganmu berakhir? Ya manusia fana yang menunggu tanpa pengertian, di manakah kamu akan menyembunyikan dirimu di dalam Hari-hari Kengerian Kiamat, ketika Angkasa akan dikoyakkan dan langit terbagi dua, di dalam hari-hari ketika anak-anak akan menjadi beruban? Ini adalah hal yang akan dilihat, ini adalah kengerian yang akan dilihat matamu, ini adalah bentuk kehancuran yang akan menyerbu engkau: Akan ada benda berapi besar, kepala berpijar dengan banyak mulut-mulut dan mata-mata yang terus berubah. Gigi-gigi mengerikan akan terlihat di dalam mulut-mulut tak berbentuk dan suatu perut gelap mengerikan akan berpijar kemerahan dari api di dalamnya. Bahkan manusia yang paling teguh hatinya akan gemetar dan isi perutnya akan keluar, karena ini bukanlah hal yang dapat dipahami oleh manusia. Itu akan menjadi sebentuk pembungkus seluas langit yang mengelilingi Bumi, menyala-nyala dengan banyak corak warna di dalam mulut-mulut yang terbuka lebar. Ini akan turun untuk menyapu permukaan daratan, menelan semuanya di dalam rahang-rahang yang menganga. Prajurit-prajurit terbesar akan menyerangnya dalam kesia-siaan. Taring-taring akan patah, dan lihatlah, mereka adalah hal-hal yang menimbulkan teror terhadap air dingin yang keras. Batu-batu besar akan dilontarkan ke bawah ke atas manusia, menghancurkan mereka menjadi serbuk merah.

Seperti lautan garam yang besar naik dalam rombongannya dan menggemuruhkan semburan ke arah daratan, bahkan pahlawan-pahlawan di antara manusia fana akan dilanda kegilaan. Seperti ngengat-ngengat terbang cepat kepada kematiannya di dalam nyala api, demikian juga orang-orang ini akan bergegas menuju kehancuran mereka sendiri. Lidah-lidah nyala api yang mendahului akan menelan seluruh pekerjaan-pekerjaan manusia, air yang mengikuti akan menyapu apa pun yang tersisa. Embun kematian akan turun perlahan-lahan, seperti karpet kelabu di atas daratan yang dibersihkan. Manusia akan menangis di dalam kegilaan mereka, “Ya apa pun Makhluk yang di sana, selamatkan kami dari wujud kengerian besar ini, selamatkan kami dari embun kelabu kematian.”

PASAL 5 – Sang Penghancur – Bagian 3

Dari Gulungan Adepha

Bentuk Pembinasa, yang disebut Sang Penghancur, di Mesir, dapat dilihat di seluruh negeri-negeri sekitarnya. Warnanya terang dan menyala-nyala, penampakannya berubah-ubah dan tidak tetap. Itu bergulung-gulung sendiri seperti sebuah kumparan, seperti gelembung-gelembung air ke dalam kolam dari sumber air di bawahnya, dan semua manusia setuju, itu adalah pemandangan yang paling mengerikan. Itu bukanlah sebuah komet besar atau sebuah bintang lepas, lebih mirip seperti suatu benda yang menyala-nyala oleh api.

Pergerakannya di langit lambat, di bawahnya pusaran seperti asap dan itu tetap di dekat Matahari yang wajahnya menyembunyikannya. Ada kemerahan seperti darah di sekitarnya, yang berubah sementara itu melintas di sepanjang jalurnya. Itu menimbulkan kematian dan kehancuran pada saat terbitnya dan terbenamnya. Itu menyapu Bumi dengan hujan bara api kelabu dan menyebabkan banyak wabah, kelaparan dan malapetaka-malapetaka lainnya. Itu menggigit kulit manusia dan binatang hingga mereka menjadi burik dengan bisul-bisul.

Bumi kesusahan dan berguncang, bukit-bukit dan gunung-gunung bergeser dan terombang-ambing. Asap hitam yang memenuhi Angkasa membungkuk ke atas Bumi dan suatu raungan besar datang ke telinga-telinga manusia, muncul kepada mereka di atas sayap-sayap angin. Itu adalah teriakan Raja Kegelapan, Penguasa Kengerian. Awan asap tebal berapi keluar dari hadapannya dan ada hujan batu-batu panas dan bara-bara api yang dahsyat. Bentuk Pembinasa mengguntur dahsyat di Angkasa dan melontarkan halilintar-halilintar menyilaukan. Aliran-aliran sungai berbalik ke atas dirinya sendiri ketika daratan menjadi miring, dan pohon-pohon besar saling terlempar ke sekeliling dan patah seperti ranting-ranting. Kemudian suatu suara seperti sepuluh ribu sangkakala terdengar di atas padang belantara, dan di hadapan nafas berapinya, lidah-lidah api itu terbelah. Seluruh daratan bergeser dan gunung-gunung meleleh. Langit itu sendiri meraung seperti sepuluh ribu singa di dalam kesakitan, dan panah-panah darah menyilaukan terlontar maju dan mundur di seluruh permukaannya. Bumi mengembang seperti roti di dalam tungku perapian.

Ini adalah Bentuk Pembinasa yang dinamakan Sang Penghancur, ketika ia muncul di hari-hari yang telah lama berlalu, pada zaman dahulu kala. Ini juga yang digambarkan di dalam catatan-catatan kuno, hanya sedikit yang masih tersisa. Dikatakan bahwa ketika ia muncul di Angkasa di atas, Bumi terbelah terbuka karena panasnya, seperti sebutir kacang dipanggang di atas api. Kemudian lidah-lidah api menjilat-jilat ke atas melalui permukaan dan meloncat keliling seperti setan berapi di atas darah hitam. Kelembaban di dalam tanah semuanya mengering, tanah-tanah penggembalaan dan pertanian habis terbakar dalam nyala api dan mereka dan seluruh pohon-pohonan menjadi abu putih. Bentuk Pembinasa itu seperti sebuah lingkaran bola berapi yang menyemburkan bara api kecil di dalam rombongannya. Itu menutupi kira-kira seperlima bagian langit dan mengirimkan jari-jari meliuk-liuk seperti ular turun ke Bumi. Di hadapannya langit nampak mengerikan, dan itu pecah dan terserak ke mana-mana. Tengah hari tidak lebih terang dari malam. Itu menelurkan serombongan hal-hal yang mengerikan. Inilah hal-hal yang dikatakan tentang Sang Penghancur di dalam catatan-catatan kuno, bacalah itu dengan hati yang bersungguh-sungguh, menyadari bahwa Bentuk Pembinasa mempunyai waktu yang ditetapkan dan akan kembali. Adalah kebodohan untuk mengabaikan itu tanpa menghiraukannya. Sekarang manusia berkata, “Hal-hal seperti itu tidak ditentukan untuk zaman kita.” Semoga Allah Besar di atas memberikan seperti itu. Tetapi akan datang, harinya sudah pasti, dan sesuai dengan sifatnya, manusia tidak akan siap.

Referensi Planet X:

Sumber:

Planet Nine may be responsible for tilting the Sun

Did the Mysterious ‘Planet Nine’ Tilt the Solar System?

Mysterious ‘Planet Nine’ May Be Pulling Our Solar System Out Of Whack

Astronomers Seeking Planet 9 Hope To Soon Catch A Glimpse

U of A Researcher Links Mass Extinctions to ‘Planet X’

DISCOVERING PLANET NINE

Solar Wind Spike, Storm Alerts – Powerful Wave of Energy Strikes the Earth!

More Evidence Emerges ‘Planet Nine’ Is Really ‘Planet X’ aka ‘Nibiru’ And If That ‘Conspiracy Theory’ Is True, None Of The Others May Really Matter

ALLEGED CIA AGENT LEAKS INSIDE KNOWLEDGE OF PLANET X AFTER VIEWING IT THROUGH HUBBLE SPACE TELESCOPE

Celestial object, spotted everyday since the new year — now visible to naked eye at sunset

Popular Science: Scientists are hot on the trail of our solar system’s 9th planet

The Astronomical Journal: Evidence for a distant giant planet in the solar system

A Ninth Planet in Our Solar System?

The New Yorker: Discovering Planet Nine

Discovery of ‘Planet 9’ has dramatic repercussions for the world of astrology

Possibly as Large as Jupiter; Mystery Heavenly Body Discovered

Dwarf planet Ceres in asteroid belt may contain more freshwater than Earth

IRAS

New Information Revealed on Exact Date of Disaster Comet Nibiru

Iklan