Berapa kali YHWH menyatakan Nama-Nya di dalam Alkitab?

Itu bukan “Akulah TUHAN” seperti yang tertulis dalam banyak terjemahan Alkitab. Tidak. Dia mengatakan nama-Nya dengan cara yang sama seperti seseorang memperkenalkan dirinya kepada orang lain dengan namanya. Dengan cara yang sama, secara berulang-ulang, Dia berkata “Akulah YHWH” di sepanjang Alkitab. Dia juga mengatakan bahwa Dia ingin Nama-Nya (bukan gelar) dikenal di seluruh dunia. Bahkan, Dia menganggap penyebutan nama-Nya adalah hal serius. Bukankah seharusnya kita melakukan hal yang sama?

Keluaran 9:16 (ILT) akan tetapi inilah sebabnya Aku membiarkan engkau hidup, yakni supaya memperlihatkan kepadamu kekuatan-Ku, dan supaya Nama-Ku dimasyhurkan di seluruh bumi.

Yeremia 16: (ILT)

  1. Ya YHWH, kekuatanku dan bentengku, dan tempat perlindunganku pada hari kesesakan; bangsa-bangsa itu akan datang kepada-Mu dari ujung-ujung bumi, dan berkata, “Leluhur kami hanya mewariskan kepalsuan, kesia-siaan, dan tidak ada yang menguntungkan di dalam mereka.”
  2. “Dapatkah manusia membuat Elohim bagi dirinya? Bagaimanapun, mereka bukanlah Elohim!
  3. Oleh sebab itu, lihatlah Aku akan membuat mereka mengetahui; waktu ini, Aku akan membuat mereka mengetahui tangan dan keperkasaan-Ku, dan mereka akan mengetahui bahwa Nama-Ku adalah YHWH!

Yesaya 42:8 (ILT) Akulah YHWH, itulah Nama-Ku, dan Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain [seperti Baal, yang arti namanya adalah “Tuan” atau “TUHAN“), dan pujian-Ku kepada patung.

Dalam Yeremia 16 dan Yesaya 42 di atas, Nama-Nya dikembalikan kepada teks asli Ibrani: YHWH (יהוה)

Meskipun memang benar bahwa “Adonai” adalah kata Ibrani yang memiliki arti dan diterjemahkan sebagai “tuan” atau “Tuhan“, namun ada nama lain yang juga memiliki arti sesungguhnya yang berarti “tuan” atau “Tuhan“, yakni: Baal.

Di mana teks Ibrani menggunakan kata “Adonai“, adalah benar untuk diterjemahkan sebagai “Tuhan“. Namun, di mana teks Ibrani tertulis “YHWH“, tidaklah tepat untuk menggantikannya – terutama dengan sebutan gelar “TUHAN“, yang bila diterapkan sebagai nama dewa yang sesungguhnya, adalah Baal.

Mungkinkah ini peringatan sesungguhnya yang dikatakan oleh nabi Yeremia?

Yeremia 23: (ILT)

  1. Sampai kapan hal ini ada di dalam hati para nabi yang menubuatkan dusta; ya, mereka dalam hatinya adalah para nabi pembohong.
  2. Yang berencana untuk membuat umat-Ku melupakan Nama-Ku dengan mimpi-mimpi mereka, yang mereka ceritakan seorang kepada sesamanya, sebagaimana yang leluhur mereka telah melupakan Nama-Ku demi Baal [yang artinya “TUHAN”].

Ini bukan berarti bahwa ketika kita mengucapkan Nama itu, harus melakukannya dengan cara yang paling benar, atau jika tidak maka artinya kita berdoa kepada dewa palsu dan dengan demikian akan dicampakkan ke dalam Neraka.

YHWH tahu kapan kita memanggil Dia, apakah kita menggunakan kata “Tuhan” atau “Allah” atau “Elohim“, atau jika kita memilih untuk menggunakan Nama-Nya namun mengucapkannya “YeHoVaH, YaHoVaH, YeHoWaH, YaHWeH atau YaHuWaH“. Dalam setiap kasus, orang berusaha mengucapkan dengan cara yang terbaik dari 4 konsonan itu.

Nampaknya, pengucapan yang paling tepat adalah “YaHuWaH“, ini berdasarkan nama nabi-nabi Alkitab dalam bahasa Ibrani, yang memasukkan bagian dari Nama YHWH di dalam nama-nama mereka, seperti:

  • YirmiYaHu = Yeremia (artinya: diangkat oleh YHWH, atau ditunjuk oleh YHWH)
  • EliYaHu = Elia (artinya: Elohimku adalah YHWH, atau YaHu adalah Elohim)
  • YeshaYaHu = Yesaya (artinya: YHWH menyelamatkan)

Seperti sistem tulisan kuno lainnya, alfabet Ibrani asalnya ditulis menggunakan huruf piktograf. Belakangan, huruf piktograf berevolusi menjadi abjad Ibrani kuno (kadang disebut Paleo-Ibrani) yang sangat menyerupai alfabet Phoenicia.

hebrew pictograph

Dalam simbol piktogram Ibrani kuno, nama יהוה – YHWH (Yod He Waw He) dituliskan sebagai berikut:

Yod-He-Waw-He

  • Yod memiliki arti: Lengan atau tangan, atau bekerja
  • He memiliki arti: Lihat!
  • Waw atau Vav memiliki arti: Paku atau pasak

Dibaca: Tangan, lihatlah! Paku, lihatlah!

Yang menarik, jika dibaca dari kiri ke kanan seperti cara kita membaca, terbaca: Lihat paku! Lihat tangan!

Jadi Nama Elohim kita YHWH, berbicara tentang “tangan” dan “paku“. Jadi sejak awal permulaan sebelumnya, YHWH sudah mengirimkan pesan di dalam Nama-Nya, kepada manusia bahwa pada suatu waktu akan ada “Tangan yang terpaku.”

Bahkan dalam abjad Ibrani modern, nama YHWH yang disusun bertumpuk seperti di bawah ini, nampak kelihatan seperti gambar seorang “Manusia Elohim.”

YOD-HE-VAV-HE

Beberapa orang meyakini sepenuhnya akan pengucapan Nama YHWH dengan cara yang berbeda, namun pada kenyataannya adalah, kita semua setidaknya berusaha menyerukan NAMA-Nya. Kita berusaha membuat NAMA-Nya dikenal. Namun penerjemah Alkitab lain rupanya memiliki gagasan dan pemikiran yang berbeda, dengan mengganti Nama-Nya dan menutupi lebih dari 6520 kali penyebutan nama YHWH dengan gelar penggantinya, “TUHAN“, di sepanjang Perjanjian Lama. Sesungguhnya tidak ada alasan yang kuat untuk itu.

Nabi Zefanya mengatakan…

Zefanya 3:9 (ILT) Tetapi sesudah itu, Aku akan mengembalikan kepada bangsa-bangsa bibir yang dibersihkan, supaya mereka semua memanggil kepada Nama YHWH untuk melayani-Nya dengan bahu-membahu.

Perhatikan bahwa Zefanya mengatakan, “supaya mereka semua memanggil >> NAMA << bukan gelar ” TUHAN“, tetapi YHWH“. Sekali lagi, “TUHAN” adalah GELAR, dan BUKAN nama – kecuali jika Anda menggunakan Baal, yang seperti sudah disebutkan di atas adalah nama sesungguhnya yang artinya “TUHAN“.

Baal adalah dewa perang. Jadi, kita memiliki potensi masalah serius di sini. Terutama karena baik YHWH maupun Baal kadang disebut dengan cara yang sama.

Keluaran 15:3 (ILT) YHWH adalah pahlawan perang, YHWH Nama-Nya.

Sebagai penakluk dari Mot, dewa kematian Kanaan, Baal dikenal sebagai Ba’al Rapi’uma dan dianggap sebagai pemimpin Rephaim (Rpum), roh-roh leluhur purbakala (Nephilim), terutama dari dinasti-dinasti yang berkuasa.

Baal
Baal, dewa perang

Dari Kanaan, penyembahan Ba’al meluas ke Mesir pada masa Kerajaan Tengah dan ke seluruh Mediterania menyusul gelombang-gelombang kolonisasi Phoenicia pada awal milenium pertama SM.

Di Mesir, Baal adalah dewa langit, awan, angin badai, guntur dan dewa perang.

10 Hukum Elohim memperingatkan…

Keluaran 20:7 (ILT) Jangan menyebut Nama YHWH, Elohimmu, untuk kesia-siaan (Ibrani: shav), karena YHWH tidak akan membebaskan orang yang menyebut Nama-Nya untuk kesia-siaan (Ibrani: shav).

Dan nabi Maleakhi memperingatkan…

Maleakhi 2:2 (ILT) Jika kamu tidak mau mendengarkan dan jika kamu tidak menyimpan dalam hati untuk memberi kemuliaan bagi Nama-Ku,” YHWH Tsebaot berfirman, “maka Aku akan mengirimkan kutuk ke antaramu dan Aku akan mengutuk berkat-berkatmu. Bahkan Aku pun telah mengutuknya, oleh karena tidak ada satu pun dari kamu yang menyimpannya dalam hati.

Kata “sia-sia” dalam Keluaran 20:7 menggunakan kata Ibrani “shav” (H7723), yang artinya: kekosongan, kehampaan, sia-sia, kepalsuan, kebohongan, dusta, tidak bernilai, tidak berarti.

Salah satu cara untuk melihat kata yang diterjemahkan “sia-sia” (Ibrani: shav) adalah: “membuat Nama-Nya tidak berharga” atau “tidak berlaku lagi” atau “menggunakannya dengan tipu muslihat” (seperti memberi tahu orang banyak bahwa Nama-Nya adalah “TUHAN“).

Dan kata yang diterjemahkan sebagai “sia-sia” (Ibrani: shav) dalam Keluaran 20:7 adalah kata yang sama yang digunakan dalam…

Keluaran 23:1 (TB) “Janganlah engkau menyebarkan kabar BOHONG (Ibrani: shav); janganlah engkau membantu orang yang bersalah dengan menjadi saksi yang tidak benar.

Dengan hanya mengganti nama-Nya menjadi “TUHAN” sudah dianggap menyebarkan “laporan palsu” atau “kabar bohong“, sehingga membuat Nama-Nya menjadi “tidak berarti” dan “membatalkan” Nama Kudus-Nya. Waktunya akan tiba bahwa Dia tidak akan mentolerir hal itu lagi…

Yehezkiel 39:7 (ILT) Aku akan memperkenalkan Nama kudus-Ku di tengah-tengah umat-Ku Israel. Dan Aku tidak akan membiarkan Nama kudus-Ku dicemarkan lagi. Dan bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa Akulah YHWH, Yang Mahakudus di Israel.

Tapi saatnya juga akan tiba bagi orang-orang yang memilih untuk merenungkan dan mengingat namaNya akan mendapat upah…

Maleakhi 3:

  1. Kemudian, orang-orang yang takut akan YHWH akan berbicara bersama, masing-masing kepada sesamanya. Dan YHWH memerhatikan dan mendengarkannya. Dan sebuah Kitab Pengingat telah ditulis di hadapan-Nya bagi mereka yang takut akan YHWH, dan bagi mereka yang menghormati (Ibrani: chasab) Nama-Nya.
  2. “Dan mereka akan menjadi milik-Ku,” YHWH Tsebaot berfirman. “Sebab pada hari itu Aku akan menyiapkan milik-Ku yang berharga. Dan Aku akan berbelaskasihan kepadanya seperti seorang yang berbelaskasihan kepada anaknya yang melayani dia.”

Kata “menghormati” dalam Maleakhi 3:16 menggunakan kata Ibrani “chasab” (H2803), yang artinya: memikirkan, menghargai, memuliakan, memperhitungkan, membayangkan, menghormati, merenungkan.

Jadi bisa dikatakan, mereka yang menghormati, memikirkan, menghargai, memuliakan, merenungkan Nama-Nya, mereka akan menjadi milik YHWH.

Jadi, setiap orang yang ingin namanya tertulis dalam Kitab Peringatan-Nya sebagai orang yang memikirkan dan takut akan Nama-Nya, berusahalah untuk mengingatnya, dan memberitakan Nama Kudus-Nya kapan pun dan di mana pun. Dan janganlah menghilangkan Nama-Nya dari Alkitab, sebagaimana seseorang yang mencemooh, mentertawakan dan menjadikan Nama Kudus-Nya yang Ajaib “tidak berharga” dan “batal“, dan menggantinya dengan gelar umum “TUHAN“.

Baca:

Bible Code: Sandi-sandi Ibrani Yang Misterius, Bukti Kecerdasan Ilahi di Dalam Alkitab

Dewa-dewa yang Dilahirkan Pada Hari Natal, 25 Desember

Bangkitnya Babel | Manusia Dengan Banyak Nama

Kebangkitan Abaddon | Menghidupkan Kembali Ras Rephaim dan Raja Jurang Maut, Abaddon

Referensi:

Claiming your translation is a “literal word-for-word” translation?

The Paleo-Hebrew (Middle) Alphabet

Ancient Hebrew Pictograms

Tetragrammaton

Iklan