Beberapa tahun yang lalu, kita tidak akan pernah membayangkan betapa cepatnya dunia kita berubah. Kita hidup dalam keadaan yang berubah secara konstan, selain situasi politik, bumi kita berubah dengan sangat cepat. Di antara peningkatan pola cuaca aneh yang menerjang bumi, dan peningkatan aktivitas vulkanik dan gempa bumi yang terus meningkat, sekarang ini lebih daripada sebelumnya, fokus kita adalah masa depan planet Bumi.

Pada awal tahun 1980-an, para visioner spiritual dan futuris memberikan petunjuk-petunjuk tentang perubahan planet Bumi. Mereka seringkali dianggap sebagai orang gila, dan pikiran-pikiran mereka mengenai wajah dunia yang baru dengan cepat diabaikan dan ditertawakan.

Salah satunya adalah Gordon-Michael Scallion, seorang futuris, guru studi kesadaran dan metafisika dan visioner spiritual. Pada tahun 80-an, dia mengklaim telah mendapatkan kebangkitan spiritual yang membantunya melukiskan peta dunia masa depan dengan sangat rinci, yang semuanya diakibatkan oleh terjadinya peristiwa malapetaka “Pole Shift” (pergeseran kutub secara dahsyat dan mendadak). Hasilnya, meski tidak berdasarkan ilmu pengetahuan apapun, namun tetap memberikan gambaran yang jelas dan meyakinkan tentang bumi yang dilanda Banjir Besar.

Peristiwa “Pole Shift” yang akan terjadi di masa depan ini bukanlah yang pertama kalinya terjadi pada bumi. Peristiwa Air Bah pada zaman Nuh juga disebabkan oleh “Pole Shift“. Jadi, mempercayai Banjir Besar bukanlah hanya sekedar hal iman, tetapi juga merupakan fakta ilmiah – yang penyebab langsungnya adalah “Pole Shift” bumi, yang terjadi ribuan tahun yang lalu. Pergeseran geografis terjadi ketika seluruh planet ini dengan tiba-tiba dan secara dramatis bergeser atau berpindah dari sumbunya; menyebabkan kehancuran yang tidak terbayangkan di seluruh permukaan bumi. Tentu saja Kitab Kejadian tidak menggunakan istilah modern “Pole Shift” ketika menggambarkan Banjir Besar; namun, itu menggambarkan cukup detail mengenai bumi sebelum, selama, dan sesudah peristiwa tersebut yang membuktikan kepada kita bahwa pergeseran sumbu bumi benar-benar terjadi.

Seorang teoris dan visioner lainnya, Edgar Cayce, memprediksi kutub bumi akan mengalami pergeseran sumbu sebesar 16-20 derajat, sementara Scallion memprediksi terjadi pergeseran 20-45 derajat. Edgar Cayce meramalkan bahwa ketika Gunung Etna di Italia dan Gunung Pelee di Martinique erupsi bersamaan, akan ada waktu sekitar 90 hari untuk mengevakuasi pantai barat Amerika sebelum air bah melanda garis pantai.

Salah satu argumen yang ditawarkan adalah terjadinya tabrakan asteroid atau komet dengan bumi yang menyebabkan seluruh planet bergeser dari sumbu rotasinya.

PIA18177large-1200x910
NASA berencana mencegat Asteroid pada tahun 2021

Namun lucunya, NASA dalam sebuah laporannya menyangkal semua ini,

“Banyak teoretikus hari kiamat telah mencoba mengambil kejadian geologis alami ini dan menyimpulkan bahwa hal itu dapat menyebabkan kehancuran Bumi. Namun apakah ada efek dramatisnya? Jawabannya, dari catatan geologi dan fosil yang kami miliki dari ratusan pembalikan polaritas magnet masa lalu, nampaknya ‘tidak’. Tidak ada dalam catatan geologi jutaan tahun yang menyebutkan bahwa skenario hari kiamat yang terkait dengan pembalikan kutub harus dianggap serius.”

Menurut Amy Mainzer, kepala investigator NEOWISE di Laboratorium Propulsi Jet NASA di Pasadena, dengan misi resmi memburu asteroid, telah menemukan 250 objek baru termasuk 72 objek dekat Bumi dan empat komet baru. Mereka memiliki tugas untuk mendokumentasikan benda-benda angkasa dekat Bumi yang berpotensi berbahaya.

6-12-2017-7-33-19-AM-1200x766
Di dalam ruang Kendali Misi di Laboratorium Propulsi Jet NASA

NASA bahkan telah membuat situs pelacakan Asteroid dengan daftar terperinci dari objek-objek yang ditemukan berikut diagram resiko tabrakan terperinci yang mencantumkan tahun 2020 dengan peningkatan resiko aktivitas paling awal.

Selama pemerintahan Obama, telah dikembangkan rencana-rencana bagi NASA untuk meluncurkan satelit probe robot pemeriksa pada tahun 2021 menuju sebuah asteroid dekat Bumi; targetnya adalah batu angkasa berdiameter 400 m yang dinamai 2008 EV5. Menurut John Holdren, yang saat itu menjabat direktur Kantor Kebijakan Sains dan Teknologi Gedung Putih, “Setelah itu tiba di asteroid, pesawat ruang angkasa akan menarik sebuah batu dari permukaannya dan kemudian terbang bersamaan dengan batu angkasa itu untuk sementara waktu, menyelidiki potensi strategi defleksi yang dikenal sebagai “traktor gravitasi yang disempurnakan”. Probe kemudian akan kembali ke Bumi, dan akhirnya menempatkan batu itu di orbit mengelilingi bulan. Para astronot menumpang kapsul ruang angkasa Orion NASA akan mengunjungi batu tersebut pada pertengahan tahun 2020-an.

Sementara asteroid-asteroid yang lebih kecil dapat menyebabkan kerusakan besar dalam skala lokal, para ahli berpendapat bahwa batuan ruang angkasa berdiameter setidaknya 0,6 mil dapat mengancam peradaban manusia. Ilmuwan NASA memperkirakan bahwa mereka telah menemukan setidaknya 90 persen asteroid raksasa yang sangat dekat Bumi, dan menurut mereka, tidak satu pun yang menimbulkan ancaman bagi masa depan.

Profesor Donald L. Turcotte, ahli geologi planet di University of California Davis, Departemen Ilmu Bumi dan Planet, mengatakan bahwa prediksi gempa bumi yang dapat menyebabkan pergeseran sumbu planet dan banjir besar di pesisir, sebagian besar omong kosong. Namun, dia mengatakan bahwa jauh lebih mungkin sebuah tabrakan asteroid akan menyebabkan pergeseran kutub. Hal ini pada akhirnya dapat menyebabkan perubahan yang dahsyat dan terbentuknya peta yang mirip dengan visi asli dari Scallions.

Carlos Muñoz Ferrada, astronomer, ilmuwan dan ahli gempa bumi dari Chile, memprediksi bahwa perubahan wajah bumi di masa depan akan diakibatkan oleh kedatangan benda asing luar angkasa yang dia sebut “Hercolubus“, yang adalah nama lain untuk Planet X atau Nibiru.

Dalam wawancara terakhirnya dengan seorang reporter, Muñoz Ferrada menghitung 3 titik triangulasi yang akan mengalami gejolak kegempaan tinggi: pantai utara Mediterania, antara Perancis dan Spanyol. Pantai Pasifik Selatan, mulai Valparaiso sampai Arequipa. Lalu Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Tiga titik ini ini secara mendasar akan mengalami kegempaan vulkanik. Hercolubus akan menyebabkan gempa bumi yang menghancurkan dan perubahan yang besar.

Muñoz Ferrada melanjutkan,

Medan gaya gravitasi yang dibawa oleh bintang baru ini, pernah mempengaruhi Bumi sejak 13.000 tahun lalu. Pada 13.000 tahun lalu, waktu ketika Atlantis tenggelam, telah menggemakan kembali refleksi dampak dan kelemahan… akan menyebabkan perubahan yang besar.

Muñoz Ferrada telah mempelajari bintang baru ini sejak tahun 1940 dan mendokumentasikannya selama 59 tahun. Ketika ditanya tentang perubahan besar yang akan terjadi, apakah itu berhubungan dengan manusia, maupun indikasi terjadinya “Pole Shift” pada bumi, Muñoz Ferrada menjawab,

Itu (terjadi secara) geofisika dan (pada) manusia. Akan terjadi perubahan pada kutub magnet Bumi. Ada banyak hal, yang sangat disayangkan… umat manusia tidak siap. Perubahan itu datang. Kehancuran datang. Dan di atas segala sesuatunya, itu akan mempengaruhi keberadaan umat manusia, dalam produksinya dan dalam kelangsungan hidupnya.

Transkrip lengkap wawancara dengan Carlos Muñoz Ferrada bisa dibaca di sini.

Dengan semua pengetahuan tentang peta bumi masa depan ini, apakah para pemimpin keuangan dunia telah mengetahui “sesuatu” yang tidak kita ketahui? Perhatikan berapa banyak keluarga-keluarga terkaya di dunia telah membeli sejumlah besar lahan pertanian di seluruh dunia. Semua properti ini berada jauh dari daerah-daerah pesisir pantai, dan di lokasi-lokasi yang kondusif untuk bertahan sendirian, pertanian dan pertambangan batu bara.

batesland
Tanah Bell Ranch di New Mexico yang dimiliki oleh bilyuner John Malone

Tampaknya wilayah-wilayah kering di benua Amerika seperti Montana, New Mexico, Wyoming dan Texas, semuanya adalah daerah-daerah yang sangat populer bagi orang-orang terkaya di dunia. Bilyuner seperti John Malone (sekarang pemilik tanah terbesar di Amerika, memiliki 2.200.000 hektar termasuk Wyoming dan Colorado), Ted Turner (2.000.000 hektar di Montana, Nebraska, New Mexico dan Dakota Utara), Philip Anschultz (434.000 hektar di Wyoming), Direktur Amazon Jeff Bezos (400.000 hektar di Texas) dan Stan Kroenke (225.162 hektar di Montana) semuanya telah menghimpun lahan-lahan pertanian utama. Setelah penyelidikan lebih lanjut, banyak bilyuner sedang mempersiapkan rencana-rencana pelarian masa depan dengan “rumah-rumah liburan” di lokasi-lokasi terpencil. Banyak dari antara mereka juga memiliki pesawat-pesawat pribadi yang siap berangkat dengan pemberitahuan mendadak.

Bahkan anggota gereja Mormon yang kaya raya, David Hall dilaporkan memiliki rencana untuk membangun komunitas-komunitas 20.000 orang yang bisa mencukupi kebutuhan sendiri di seluruh negara, termasuk pembelian lahan pertanian 900 hektar yang pertama di Vermont baru-baru ini. Komunitas-komunitas ini akan disebut NewVistas.

newvistas-1200x471
Tanah NewVistas di Vermont

Secara internasional, para bilyuner di Australia dan Selandia Baru telah mengalihkan lahan-lahan pertanian dalam tingkatan yang memecahkan rekor. Minat terhadap lahan-lahan ternak, susu sapi dan pertanian semuanya terbukti menggiurkan untuk bertahan hidup. Tetapi yang lebih penting lagi, orang-orang kaya sedang mempersiapkan tempat pelarian perlindungan yang aman, menghimpun real estat di wilayah-wilayah kering dan meninggalkan metode lama menimbun bahan makanan dan air. Uang dan logam mulia akan menjadi sia-sia, sementara wilayah-wilayah yang bisa mencukupi kebutuhannya sendiri akan menjadi kemewahan baru yang dibutuhkan. Banyak dari mereka yang membangun helipad-helipad di properti-properti mereka untuk memudahkan akses dan banyak juga yang membeli silo-silo dan bunker-bunker di seluruh dunia.

Mereka yang disebut “The Elite” atau “para Penguasa” ini telah mengetahui sejak bertahun-tahun lamanya tentang kedatangan Hari Kehancuran Besar ini, dan telah membangun bunker-bunker di bawah tanah bagi diri mereka sendiri dan bagi mereka yang dianggap “perlu dan dibutuhkan” demi kelangsungan hidup mereka yang terkuat – yaitu “The Elite“.

Bill Gates, Rockefeller, dan para pembesar GMO (organisme transgenik), sejak tahun 2006 telah membangun Bank Benih Global (Global Seed Vault) di Svalbard, Norwegia, 120 meter di dalam gunung es bertemperatur -18 C, 1300 km dari Kutub Utara, untuk menyimpan berbagai benih tanaman dari seluruh dunia sebagai cadangan apabila terjadi “bencana global.” Pada tahun 2008 telah terkumpul lebih kurang 1,5 juta sampel benih dari berbagai penjuru dunia.

Russia dan China telah mempersiapkan diri untuk perubahan di bumi ini. China mendirikan “kota-kota hantu”-nya dan Russia membangun “tempat peristirahatan”-nya di Timur Jauh.

Untungnya bagi Russia dan China, mereka akan memiliki kekuasaan yang luas atas daerah yang akan berada pada kondisi iklim yang baik setelah Pole Shift, dan nampaknya pemerintahan mereka melakukan langkah terbaik untuk mempersiapkan hal yang tidak dapat dielakkan ini.

Pemerintah Russia telah menyiapkan lokasi alternatif di Pegunungan Altai di Timur Jauh Russia, di mana empat negara bagian berbatasan (Russia, Kazakhstan, Mongolia, dan China). China telah membangun “kota-kota hantu” di dataran tinggi, di sebelah utara.

peta-ghost-town-china

Jadi, menghadapi ancaman hari kiamat, di manakah wilayah-wilayah teraman di dunia? Menurut beberapa ahli prognostik dan para teoritikus yang banyak dikritik, berikut ini daftar rincian perubahan-perubahan daratan yang diprediksi berdasarkan posisi geologi. Semua prediksi pasca Polar Shift ini didasarkan pada teori-teori Gordon-Michael Scallion, Edgar Cayce dan lain-lainnya, dan tidak boleh disimpulkan sebagai fakta mutlak.

Peta dunia masa depan Gordon-Michael Scallion bisa dilihat di sini.

mapa_Africa
Peta masa depan Afrika oleh Gordon-Michael Scallion

Afrika

Afrika pada akhirnya akan terbelah menjadi tiga bagian. Sungai Nil akan melebar secara signifikan. Sebuah terusan air baru akan membelah seluruh area, dari Laut Mediterania ke arah Gabon. Sementara Laut Merah meluas, Kairo pada akhirnya akan tenggelam ke dalam laut. Mayoritas daratan Madagaskar juga akan terendam oleh laut. Daratan baru kemudian akan muncul di Laut Arab. Sebuah wilayah daratan baru akan terbentuk ke arah utara dan barat Cape Town, dan gugusan pegunungan baru akan muncul di atas permukaan tanah di daerah tersebut. Danau Victoria akan menyatu dengan Danau Nyasa dan mengalir ke Samudera Hindia. Garis pantai Afrika timur tengah akan sepenuhnya terendam air lautan.

mapa_China
Peta masa depan Asia oleh Gordon – Michael Scallion

Asia

Wilayah seismik tinggi ini akan mengalami perubahan-perubahan bumi yang paling parah dan dramatis. Daratan akan tenggelam mulai dari Filipina sampai Jepang, dan utara sampai Laut Bering, termasuk Kepulauan Kuril dan Sakhalin. Sementara Lempeng Pasifik menggeser posisinya sembilan derajat, Kepulauan Jepang pada akhirnya akan tenggelam, hanya menyisakan beberapa pulau kecil. Taiwan dan sebagian besar Korea akan sepenuhnya tenggelam ke dalam lautan. Seluruh wilayah pesisir China akan terdorong ke pedalaman ratusan kilometer. Indonesia yang merupakan titik pertemuan empat lempeng tektonik utama dunia: Lempeng Eurasia, Lempeng Australia, Lempeng Lautan Filipina dan Lempeng Pasifik, sangatlah kompleks. Indonesia akan terbelah-belah, namun beberapa pulau akan tetap bertahan dan daratan baru akan muncul. Filipina akan lenyap sama sekali di dasar lautan. Asia akan kehilangan sejumlah besar massa daratannya melewati perubahan-perubahan dramatis ini, namun daratan yang sama sekali baru akan tercipta.

6-14-2017-8-51-04-AM-1200x897
Peta masa depan India dan sekitarnya oleh Gordon-Michael Scallion

India

Karena tekukan daratan yang ekstrem dan menurunnya elevasi negeri itu, populasi India akan diberitahu untuk tidak pergi mencari tempat yang lebih tinggi di dalam wilayah daratan negeri itu, tapi supaya menuju ke Himalaya, ke Tibet dan Nepal dan China atau pegunungan yang lebih tinggi yang secara resmi merupakan wilayah India.

mapa_NorthenEurope
Peta masa depan Eropa Utara oleh Gordon-Michael Scallion

Antartika

Antartika akan menjadi lahan subur, tanah yang kaya dan wilayah pertanian. Daratan baru akan terbentuk dari Semenanjung Antartika sampai ke Tierra del Fuego, dan ke timur menuju Pulau Georgia Selatan.

mapa_Australia-NewZealand-N
Peta masa depan Australia dan Selandia Baru oleh Gordon-Michael Scallion

Australia

Australia akan kehilangan hampir dua puluh lima persen dari daratannya karena banjir di wilayah pesisir. Daerah Adelaide akan menjadi lautan baru sepanjang utara menuju ke Danau Eyre. Gurun Simpson dan Gibson pada akhirnya akan menjadi subur, lahan pertanian. Seluruh komunitas-komunitas baru akan berkembang di antara Padang Gurun Great Sandy dan Simpson dan permukiman-pemukiman pengungsi baru akan dibangun di Queensland. Daratan baru juga akan terbentuk di lepas pantai.

Selandia Baru

Selandia Baru akan berkembang luasannya, dan sekali lagi akan bergabung dengan daratan purbakala Australia. Selandia Baru dengan cepat akan menjadi daratan yang makmur, dan mungkin akan menjadi salah satu wilayah yang stabil di dunia.

mapa_Europe
Peta masa depan Eropa oleh Gordon-Michael Scallion

Eropa

Eropa akan mengalami perubahan bumi paling cepat dan paling serius. Sebagian besar Eropa Utara akan tenggelam di dasar laut, karena lempeng tektonik di bawahnya akan runtuh. Norwegia, Swedia, Finlandia, dan Denmark semuanya akan lenyap dan pada akhirnya akan membentuk ratusan pulau kecil.

Sebagian besar Inggris, dari Skotlandia sampai ke Selat Inggris, akan tenggelam di dasar laut. Beberapa pulau kecil akan tetap ada. Kota-kota besar seperti London dan Birmingham akan termasuk di antara pulau-pulau yang tersisa. Sebagian besar Irlandia akan menghilang di bawah lautan, kecuali di wilayah-wilayah yang lebih tinggi.

Russia akan terpisah dari Eropa oleh lautan yang sama sekali baru ketika Laut Kaspia, Hitam, Kara, dan Laut Baltik bergabung menjadi satu. Lautan baru akan membentang sampai ke Sungai Jenisej di Siberia. Iklim wilayah-wilayah akan tetap aman, menjadikan Russia sebagai pemasok sebagian besar makanan Eropa. Laut Hitam akan bergabung dengan Laut Utara juga, dan menjadikan Bulgaria dan Rumania sepenuhnya tenggelam di dasar lautan.

Wilayah-wilayah tertentu di Turki barat akan tenggelam di bawah air, menciptakan garis pantai baru dari Istanbul sampai ke Siprus. Sebagian besar Eropa tengah akan tenggelam dan sebagian besar daratan antara Laut Tengah dan Laut Baltik akan benar-benar lenyap di bawah air.

Mayoritas daratan Perancis akan tenggelam ke bawah air, menyisakan sebuah pulau di daerah sekitar Paris. Terusan air yang benar-benar baru kemudian akan memisahkan Swiss dari Prancis, menciptakan jalur dari Jenewa ke Zurich. Italia akan terbagi seluruhnya oleh air. Venesia, Naples, Roma dan Genoa akan tenggelam di bawah air lautan yang naik. Elevasi yang lebih tinggi akan tercipta sebagai pulau-pulau baru. Daratan-daratan baru akan naik dari Sisilia ke Sardinia.

mapa_NorthAmerica
Peta masa depan Amerika Utara oleh Gordon-Michael Scallion

Amerika Utara – Kanada

Bagian wilayah Northwest akan terdorong ke arah dalam hampir dua ratus mil. Kawasan-kawasan di Quebec, Ontario, Manitoba, Saskatchewan, dan wilayah-wilayah Alberta akan menjadi pusat pengungsian atau pusat penyelamatan di Kanada. Sebagian besar migrasi ke wilayah tersebut akan datang dari British Columbia dan Alaska.

Amerika Serikat

Sementara lempeng Amerika Utara tertekuk, kepulauan baru California akan terbentuk dengan hampir 150 pulau. Pantai Barat akan menyusut ke timur ke arah Nebraska, Wyoming dan Colorado.

Danau Besar dan Jalur Laut St. Lawrence akan bergabung dan terus melalui Sungai Mississippi ke Teluk Meksiko. Semua wilayah-wilayah pesisir dari Maine ke Florida akan ditutupi oleh air dan terdesak ke daratan sejauh berkilometer-kilometer.

USA

Meksiko

Sebagian besar wilayah pesisir Meksiko akan tergenang jauh sampai ke pedalaman. Pantai Baja California pada akhirnya akan menjadi rangkaian pulau-pulau. Sebagian besar Semenanjung Yucatan akan hilang akibat permukaan air lautan yang naik.

Amerika Tengah dan Karibia

Amerika Tengah akan tenggelam dan akan menyusut drastis menjadi serangkaian pulau-pulau. Elevasi yang lebih tinggi akan dianggap aman. Terusan air baru pada akhirnya akan berkembang dari Teluk Honduras sampai ke Salinas, Ekuador. Terusan Panama akhirnya akan terputus tidak bisa diakses.

Amerika Selatan

Di Amerika Selatan, gempa bumi dan aktivitas vulkanik dahsyat akan terjadi. Venezuela, Kolombia, dan Brasil akan ditenggelamkan oleh air. Daerah cekungan Amazon akan menjadi laut pedalaman yang besar. Peru dan Bolivia akan tenggelam dengan naiknya permukaan air.

Salvador, Sao Paulo, Rio de Janeiro dan sebagian Uruguay akan tenggelam di bawah laut, dan begitu juga Kepulauan Falkland. Lautan yang sama sekali baru akan naik untuk menenggelamkan sebagian besar Argentina tengah. Sebuah massa daratan besar, yang akan mencakup daratan laut baru lainnya akan terbentuk dan bergabung dengan daratan Chili.

mapa_SouthAmerica
Peta masa depan Amerika Selatan oleh Gordon-Michael Scallion

Apakah Ini Alkitabiah?

Meskipun prediksi “Pole Shift” dari Gordon-Michael Scallion dan ramalan Edgar Cayce tidak bisa dijadikan dasar kebenaran yang mutlak, namun apakah peristiwa malapetaka “Pole Shift” seperti ini memiliki dasar-dasar Alkitabiah?

Apakah ada ayat-ayat Alkitab yang menubuatkan terjadinya peristiwa ini di masa depan?

Jawabnya: Ya!

Nabi Amos menubuatkan akan terjadinya peristiwa ini di masa depan, ketika sumbu Bumi secara mendadak dan drastis akan bergeser, sehingga malam menjadi siang, dan siang menjadi malam, dan air lautan akan tumpah ke atas daratan. Ini tercatat dalam:

Amos 5:8 (ILT) … dan Dia menggelapkan siang menjadi malam, Dialah yang memanggil air laut dan mencurahkannya ke atas permukaan bumi (mega tsunami); YAHWEH adalah Nama-Nya.

Amos 8:9 (ILT) “Dan akan terjadi pada hari itu (Hari YAHWEH), firman Tuhan YAHWEH, bahwa Aku akan membuat matahari tenggelam pada waktu siang, dan Aku akan menggelapkan bumi pada waktu siang yang cerah.

Peristiwa bergesernya lempeng-lempeng tektonik Bumi sehingga pulau-pulau berpindah dari tempatnya juga dicatat oleh Rasul Yohanes ketika dia melihat Anak Domba itu membuka meterai yang ke-6:

Wahyu 6: (ILT)

  1. Dan aku melihat, ketika Dia membuka meterai yang keenam, dan lihatlah: gempa besar terjadi, dan matahari menjadi hitam seperti karung yang terbuat dari rambut dan bulan menjadi seperti darah.
  2. Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke bumi seperti pohon ara menggugurkan buah mentahnya karena diguncang oleh angin kencang.
  3. Dan langit terbelah seperti gulungan kitab yang digulung, dan semua gunung dan pulau terpindahkan dari tempatnya.

Dalam nubuat dari kitab Nabi Yesaya, dicatat peristiwa yang sama:

Yesaya 34:4 (ILT) Dan seluruh tentara langit akan diserakkan, dan langit akan digulung bersama seperti sebuah kitab; kemudian seluruh tentara mereka akan berjatuhan, seperti daun jatuh dari pohon anggur, dan seperti gugurnya daun pohon ara.

Dan akhirnya, pada waktu kedatangan kembali Anak Manusia, pada waktu Dia menginjakkan kaki-Nya ke Gunung Zaitun (Zakharia 14:3-7), pada waktu puncak Perang Harmageddon (Wahyu 16:15-17) atau Perang Gog dan Magog (Yehezkiel 38:18-20), akan terjadi gempa bumi yang sangat dahsyat, seperti yang belum pernah terjadi sejak manusia ada di muka bumi. Nampaknya ini adalah peristiwa “Pole Shift” sesungguhnya yang akan menyebabkan pulau-pulau hilang lenyap dan gunung-gunung berapi musnah dan tidak ada lagi. Berdasarkan ayat ini dapat disimpulkan bahwa apa yang terjadi nanti, lebih dahsyat dibandingkan peristiwa yang sama seperti yang terjadi pada zaman Nuh.

Wahyu 16: (ILT)

  1. Dan malaikat yang ketujuh menumpahkan cawannya ke angkasa, dan suatu suara nyaring keluar dari tempat kudus surga, dari takhta itu, seraya berkata, “Sudah terjadi!”
  2. Dan terjadilah gemuruh dan guntur dan kilat, juga terjadi gempa bumi yang dahsyat sebagaimana yang belum pernah terjadi sejak terjadinya manusia di muka bumi, suatu gempa yang sangat hebat dan dahsyat.
  3. Dan terjadilah, kota yang besar itu menjadi tiga bagian, dan kota-kota bangsa-bangsa runtuh. …
  4. Dan setiap pulau menghilang (tenggelam ke dalam lautan), dan gunung-gunung tiada didapati (seluruh gunung-gunung mengalami erupsi secara bersama-sama?).
  5. Dan hujan [batu] (Yunani: chalaza; hujan batu – meteor/asteroid) yang besar, seukuran satu talenta, jatuh dari langit ke atas manusia, dan manusia menghujat Elohim karena bencana hujan [batu] (Yunani: chalaza; hujan batu – meteor/asteroid) itu, sebab sangat besarlah bencananya.

Yehezkiel 38: (ILT)

  1. Dan akan terjadi pada waktu itu, ketika Gog datang melawan Tanah Israel,” firman Tuhan YAHWEH, “amarah-Ku akan tampak di wajah-Ku.
  2. Dan dalam kecemburuan-Ku, di dalam api murka-Ku, Aku telah berfirman: Sesungguhnya, pada hari itu akan terjadi gempa bumi yang besar di sana, di Tanah Israel.
  3. Dan ikan-ikan di laut, dan burung-burung di langit, dan binatang-binatang di hutan, dan segala binatang melata yang merayap di bumi, dan semua manusia di permukaan bumi akan gemetar terhadap wajah-Ku. Dan gunung-gunung akan runtuh, dan lereng-lereng akan longsor, dan setiap tembok akan runtuh ke tanah.

Yesaya 24:18 (TB) Sebab tingkap-tingkap di langit akan terbuka dan akan bergoncang dasar-dasar bumi.

Nabi Zefanya menubuatkan hal yang sama:

Zefanya 1:2,3 (ILT) “Aku akan melenyapkan segala sesuatu dari atas muka bumi,” firman YAHWEH. 3. “Aku akan melenyapkan manusia dan binatang. Aku akan melenyapkan burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut. Aku akan membuat orang-orang fasik tersandung jatuh dan Aku akan mencabut umat manusia dari atas bumi,” firman YAHWEH.

Dan nubuat Nabi Hagai mengkonfirmasi kembali hal ini:

Hagai 2:6 Sebab, beginilah YAHWEH Tsebaot berfirman: Sekali lagi, sedikit waktu lagi maka Aku akan mengguncangkan langit, dan bumi, dan lautan, dan daratan. (ILT)

Bumi akan hancur secara total, dua pertiga penduduknya akan musnah (Zakharia 13:8,9) dan daratan-daratannya akan berjungkir balik, terdistori, terlipat, terpelintir, terbelah-belah, terkoyak-koyak. Nubuat kehancuran bumi ini ditulis oleh Nabi Yesaya dalam pasal 24, perikop berjudul Penghakiman atas Seluruh Bumi:

Yesaya 24:1 (KJV) Lihatlah, YAHWEH menjadikan bumi kosong (Ibrani: bâqaq, depopulasi), dan menjadikannya musnah (Ibrani: bâlaq, memusnahkan), dan menjungkirbalikkan permukaannya (Ibrani: ve’ivah paneiha; Pole Shift?), dan menyerakkan penghuninya.

Kata “menjungkirbalikan permukaannya” menggunakan frase kata Ibrani “ve’ivah paneiha“; yang berasal dari kata Ibrani:

  • avah (H5753), yang artinya: bengkok, melengkung, menekuk, melipat, membelokkan, melenturkan, memelintir, membungkuk, distorsi, menyimpang, berubah bentuk, jungkir balik
  • paniym (H6440), yang artinya: permukaan, wajah, keberadaan, lokasi

Nubuat Nabi Yesaya ini menunjukkan dengan jelas bahwa wajah bumi akan berubah total sesudah terjadinya peristiwa besar itu.

Yesaya 24:19-20 (ILT) 
Bumi hancur luluh 
(Ibrani: ‘Aretz ro’ah hit ro’ah; Bumi hancur berkeping-keping, terbelah-belah),
Bumi remuk redam 
(Ibrani: ha’Aretz por hit porah; Bumi pecah, hancur, hancur berkeping-keping, terbelah-belah),
Bumi gonjang-ganjing 
(Ibrani: ‘Eretz mot hit mottah; Bumi gemetar, berguncang-guncang, berguncang hebat, berpindah posisi, berjungkir balik, jatuh).
Bumi sempoyongan 
(Ibrani: ‘Aretz noa’ ta nua’; Bumi gemetar, terguncang, menggelinding, menggelandang, berpindah, terlempar kesana kemari)
seperti seorang pemabuk,
dan seperti gubuk reyot ia goyang (Ibrani: vehitnoddah; bergerak kesana kemari, goncang, menggelandang, mengembara tanpa tujuan);
dan pelanggarannya berat atasnya,
dan dia akan jatuh (Ibrani: venafelah; jatuh, terlempar),
dan tidak akan bangkit lagi.

Alkitab menyatakan bahwa peristiwa “Pole Shift” atau Hari Kiamat akan terjadi pada kesudahan zaman ini, sebelum memasuki zaman baru, yakni Kerajaan Milenium Messias. Mungkin hal terbaik yang bisa dilakukan saat ini adalah mempersiapkan diri sebaik-baiknya, selagi masih ada waktu. Namun yang paling penting bukanlah keselamatan fisik, melainkan keselamatan jiwa Anda.

Baca:

Kemunculan 2 Matahari di Langit | Apakah Kedatangan Planet-X Penggenapan Nubuat Alkitab?

Planet X: Nibiru, Bintang Messias di Dalam Bible Code dan Zohar

Kedatangan Planet X dan Permulaan Tribulasi: 2/3 Penduduk Bumi akan Musnah?

Tabrakan Asteroid, Tsunami dan Gempa Bumi Raksasa: 80 Penglihatan dan Mimpi Profetik

Bunker Bilyuner: Mengintip Tempat Eksklusif Perlindungan Hari Kiamat

Referensi:

NEOWISE

Asteroid and Comet Watch

Sentry: Earth Impact Monitoring

NewVistas Foundation

The Shocking Doomsday Maps Of The World And The Billionaire Escape Plans

Carlos Muñoz Ferrada: Planet X Revelations Single Most Important Video on the Internet

Iklan