Pada tanggal 16 Oktober 2017, Hurricane Ophelia, hurricane kesepuluh dari musim 2017 mendarat di Kepulauan Inggris sebagai Badai Ophelia. Itu mendarat di Irlandia dengan hembusan angin mencapai 156 kilometer per jam dan dalam prosesnya, membersihkan langit di atas Irlandia dan Inggris dari polusi dan residu semprotan chemtrail.

Ophelia juga membawa asap dan serpihan-serpihan dari kebakaran hutan yang telah berhembus sehari sebelumnya di Portugal dan Spanyol. Hasilnya adalah pemandangan langit yang sangat unik yang menghasilkan kondisi tampilan, seperti kaca las. Hasilnya adalah ratusan ribu orang di Kepulauan Inggris menyaksikan berbagai objek-objek Planet X di dekat Matahari pada hari itu.

Penjelasan “resmi” kenapa orang-orang bisa menyaksikan apa yang mereka lihat hari itu, adalah bahwa badai telah membawa debu dari Gurun Sahara Afrika dan membawanya ke Kepulauan Inggris. Oleh karena itu, apa yang dilihat orang-orang pada hari itu adalah fatamorgana yang ditimbulkan oleh debu Afrika. Penjelasan yang tanpa diragukan lagi memuaskan sebagian besar orang, yang menganggap klaim itu masuk akal tanpa harus memeriksanya lebih lanjut.

Artikel ini akan memeriksa penjelasan debu Sahara Ophelia yang diberitakan oleh media mainstream Inggris. Kemudian akan menganalisa gambar-gambar untuk mengetahui apakah telah terjadi disinformasi.

Analisa diambil dari halaman penelitian Planet-X, yowusa.com sebagai berikut:

Penjelasan Debu Sahara Badai Ophelia

Musim badai paling mematikan tercatat pada tahun 1900 dengan jumlah korban tewas 8000 orang. Musim badai sekarang ini yang berakhir pada 30 November telah menjadi yang paling mahal kedua dalam hal kerusakan, di samping musim badai tahun 2005 dan masih bisa menjadi yang terburuk dalam catatan sejarah.

Namun, Ophelia, hurricane kesepuluh pada musim 2017 telah mendapatkan julukan berbeda yang unik. Ini adalah peristiwa cuaca pertama dalam sejarah yang dikaitkan dengan peristiwa Tatooine dalam film Star Wars.

The Sun, 16 Oktober 2017

KEKUATAN ALAM: Fans Star Wars tertegun setelah ‘dua matahari’ terlihat di langit Inggris selama badai Ophelia

Orang-orang Inggris yang terpesona telah berspekulasi seolah-olah mereka telah ditransportasi ke galaksi yang sangat sangat jauh, sesudah terjadinya peristiwa matahari yang mengherankan.

Penggemar STAR Wars di seluruh Inggris dan Irlandia merasa seperti sedang berada di planet lain saat badai Ophelia menyapu.

tattooine
Dua matahari disamakan dengan planet Tatooine, asal usul Luke Skywalker di Star Wars

Efek cahaya yang diakibatkan oleh badai yang membawa pasir dari Sahara telah menyebabkan penampakan munculnya dua matahari di langit.

Sebelum mempercayai pemberitaan artikel The Sun, ada pertanyaan mendasar mengenai penjelasan mereka tentang bagaimana ribuan orang bisa mengamati dua matahari di atas langit Kepulauan Inggris pada tanggal 16 Oktober 2017. Yakni, “Efek cahaya yang disebabkan oleh badai yang membawa pasir dari Sahara … ”

Penjelasan pasir Sahara ini juga diberitakan oleh media Inggris lainnya, yang paling terkenal adalah laporan BBC.

BBC News, 16 Oktober 2017

Fenomena matahari merah ‘yang disebabkan oleh Badai Ophelia’

Langit kemerahan yang “tidak biasa” dan matahari yang tampak merah telah dilaporkan di banyak bagian Inggris.

Fenomena ini pada awalnya terlihat di barat Inggris dan Wales sebelum menyebar ke daerah-daerah lain.

Penyiar prakiraan cuaca BBC Simon King mengatakan bahwa hal itu disebabkan oleh sisa-sisa dari Badai Ophelia yang menyeret udara dan debu tropis dari Sahara.

Dia menambahkan bahwa serpihan-serpihan dari kebakaran hutan di Portugal dan Spanyol juga ikut berperan.

Debu telah menyebabkan panjang gelombang cahaya biru yang lebih pendek menjadi tersebar, membuatnya tampak merah.

bbc-news-red-sun

Dia berkata: “Ophelia berasal dari Azores tempat badai itu terbentuk dan sementara ia melintas ke utara, ia menyeret udara tropis dari Sahara.”

Ini artinya debu dari Sahara dibawa serta, katanya.

“Debu itu terbawa masuk ke udara dan naik ke atmosfer, dan debu itu terseret tinggi di atmosfer di atas Inggris,” kata Tn. King menjelaskan.

Partikel-partikel di udara menyebabkan cahaya biru menyebar, menyisakan cahaya merah dengan panjang gelombang lebih lebar untuk menembus masuk.

Kantor Meteorologi mengatakan bahwa “sebagian besar” debu itu akibat kebakaran hutan di Iberia, yang telah mengirim serpihan-serpihan ke udara dan yang telah diseret ke utara oleh Ophelia.

Menurut Simon King dari BBC, “Ophelia berasal dari Azores di mana ia menjadi hurricane, dan sementara ia melintas ke utara, ia menyeret udara tropis dari Sahara.”

Jadi, media-media mainstream Inggris mengatakan bahwa Ophelia berasal dari Azores dari tempat di mana ia menyeret debu dari Sahara. Namun, laporan baru lainnya menyangkal penjelasan ini.

techradar.com, 16 Oktober 2016

Ophelia menjadi badai terkuat yang melanda Kepulauan Inggris dalam 50 tahun terakhir

Badai Ophelia. Ophelia tidak berawal di daerah tropis sama sekali – ia mulai hidup sebagai angin “decaying cold front” di atas Atlantik Utara pada awal Oktober.

ophelia-storm-track

Badai bergerak di tempat selama beberapa hari, dengan cepat menguat menjadi hurricane. Pertama, Kategori Satu tercapai, lalu Dua, lalu pada tanggal 14 Oktober Ophelia menjadi hurricane paling timur yang pernah tercatat mencapai Kategori Tiga – mengindikasikan angin berkecepatan lebih dari180 kilometer per jam.

Yang perlu diperhatikan adalah bahwa disinformasi selalu menggunakan kebenaran untuk memberikan kredibilitas terhadap kebohongan. Kebohongannya adalah tentang asal-usul Ophelia. Menurut media-media mainstream, itu berasal dari Azores hingga sampai timbul klaim tentang debu Sahara. Namun, sumber-sumber independen melaporkan bahwa badai tersebut berasal dari Atlantik Utara.

Semua ini menimbulkan pertanyaan yang jelas. Bagaimana mungkin badai yang mulai hidup sebagai angin “decaying cold front” di atas Atlantik Utara, bisa menyeret pasir dari Sahara, membawanya sejauh ribuan kilometer ke Kepulauan Inggris lalu menahannya di udara sementara kecepatan anginnya telah melambat dan turun menjadi kelas badai sebelum ia mendarat?

Di sisi lain, kebenaran yang digunakan untuk memvalidasi kebohongan dimulai pada tanggal 15 Oktober 2017, dimana Hurricane Ophelia mulai menghembus kebakaran hutan di Portugal dan Spanyol.

Selama berminggu-minggu, sebagian langit tertutup oleh debu dan asap. Kadang-kadang bisa sangat berat, sehingga peringatan publik diberikan kepada mereka yang memiliki masalah pernapasan untuk tetap tinggal di dalam rumah.

Kebenaran lain yang digunakan BBC untuk memvalidasi dusta Sahara mereka adalah “Partikel-partikel di udara menyebabkan cahaya biru menyebar, menyisakan cahaya merah dengan panjang gelombang yang lebih lebar untuk bersinar.” Inilah intinya. Pergeseran spektral inilah yang menghasilkan kondisi penampakan sementara, sama seperti kaca las. Dengan pemikiran ini, mari kita periksa gambar pengamatan dari hari itu.

Banyak Objek Sistem Planet X Teramati

Secara hipotesis, sistem Planet X ada di belakang Matahari, sehingga sangat sulit untuk diamati. Sebagai aturan untuk semua objek di belakang dan di dekat Matahari, mereka hanya bisa dilihat di dekat matahari terbit dan terbenam dan dengan kondisi langit yang menguntungkan.

Dalam artikelnya pada tanggal 16 Oktober 2017 berjudulTHE FORCE OF NATURE Star Wars fans stunned after ‘two suns’ are spotted in UK sky during storm Ophelia, media The Sun menerbitkan beberapa gambar yang dikirimkan oleh para pembaca.

Anglesey-,-North-Wales
Orang-orang Inggris terperangah sementara dua matahari nampak muncul di langit, seperti di atas Anglesey, North Wales
South London
Dua matahari nampak di London Selatan

Satu objek ditunjukkan berada pada sekitar posisi jam 1 dari Matahari dan yang lainnya pada sekitar posisi jam 8 dari Matahari. Objek-objek dalam dua pengamatan ini memiliki ukuran, lokasi, dan jarak yang berbeda relatif terhadap Matahari. Hal ini konsisten dengan pengamatan beberapa objek dari sistem Planet X seperti yang terlihat dari London.

Apakah objek-objek ini merupakan fatamorgana debu Sahara? Jika penjelasannya begitu sederhana, maka tidak akan ada upaya terburu-buru untuk menutup-nutupi fenomena penampakan itu keesokan harinya.

chemtrails-oct17-london
Chemtrail Spraying

Gambar di atas diambil dari sebuah video yang diposting pada 17 Oktober 2016 berjudul Looking red again. 17th Oct. London UK oleh jaxdreaming.

Gambar itu menunjukkan jalinan pola semprotan geoengineering chemtrail klasik dan betapa efektifnya semprotan bahan-bahan kimia ini menghalangi visibilitas objek dekat matahari.

Ada dua rekaman video yang sangat menarik pada 16 Oktober 2017, dari pusat London.

Video Observasi Pusat London

Ada banyak tautan ke video dan gambar pengamatan sepanjang 16 Oktober 2017. Dalam meneliti video-video tersebut, ada dua hal yang menarik:

  • Diambil dari pusat London, Inggris
  • Diposting di Youtube pada hari yang sama
  • Rasio aspek yang berbeda

Yang pertama adalah  DOUBLE SUN PHENOMENON SPOTTED IN LONDON UK SKIES!!!! diunggah oleh RodOfIron. Di bagian deskripsi RodOfIron menuliskan, “Tampilan yang sangat tidak lazim dari dua matahari muncul di langit di pusat London.”

Video ini menempatkan objek pengamatan kira-kira pada posisi jam 8 dari Matahari. Posisi yang sama seperti yang ditunjukkan pada gambar yang diterbitkan oleh The Sun seperti yang ditunjukkan di atas, yang jelas direkam dengan kamera berbeda dan dari lokasi berbeda. Hal ini menimbulkan pertanyaan lain. Dapatkah debu Sahara menimbulkan gambar fatamorgana yang muncul di posisi yang sama dalam dua rekaman video yang sama sekali berbeda?

uk-two-suns1-dbw

Gambar sudut lebar menunjukkan kedua objek, sementara kabut asap dan partikel-partikel asap dari kebakaran di Spanyol dan Portugal bergerak melintasi langit.

uk-two-suns3-dbg

Objek-objek alami atau yang disebut objek panas, menghasilkan cahaya alami mereka sendiri atau memantulkan cahaya dari objek alami lain. Untuk mengeliminasi abrasi lensa dan lens flare, pengaturan gamma diturunkan menjadi 0,1. Dalam analisis dapat terlihat jejak panas dari objek pengamatan seperti yang terdapat pada Matahari.

Rekaman video kedua hari itu dari pusat kota London jelas dibidik dengan kamera yang berbeda. Berjudul, LiveLeak Strange double sun phenomenon in London amazing, diposting oleh Pakistan News Channel

Di bagian deskripsi, Pakistan News Channel menyebutkan, “Pemandangan yang tidak lazim dari ilusi dua matahari di pusat kota London yang muncul di langit”.

Dari hasil analisis dua video observasi dari dua sumber terpisah di wilayah pusat kota London, tidak ditemukan objek-objek dikenal, seperti Venus dan Yupiter, dalam sudut pandang di mana kita menyaksikan objek-objek pengamatan.

UK-two-suns-nemesis-fix

Ini membawa kita ke aspek menarik dari tiga pengamatan berbeda yang ditunjukkan dalam artikel ini.

Perbedaan Sudut Pandang

Dua gambar yang ditayangkan media The Sun menunjukkan objek pengamatan berada pada posisi sekitar jam 1 dan jam 8 relatif terhadap Matahari.

Pada video pertama, kita melihat objek yang sama pada posisi jam 8 relatif terhadap Matahari. Jadi pada titik ini, kita memiliki gambar pada posisi jam 1 relatif terhadap Matahari, dan gambar lain ditambah sebuah video dengan objek pengamatan pada posisi jam 8 relatif terhadap Matahari.

thesun-composite

Namun, kita melihat apa yang tampak sebagai objek pengamatan ketiga pada posisi jam 5 relatif terhadap Matahari di video kedua. Jadi, apakah bisa disimpulkan bahwa kita melihat tiga objek pengamatan terpisah dari sistem Planet X? Bisa jadi dua video tersebut menunjukkan kepada kita objek pengamatan yang sama, tapi dari dua sudut pandang yang berbeda.

Dari tinjauan dua video tersebut, kelihatan tidak hanya objek pengamatan memiliki ukuran yang sama relatif terhadap Matahari dan pada perkiraan jarak yang sama.

viewing-angle-768x432

Supaya timbul perbedaan sudut pandang, harus ada jarak yang jauh dari Matahari terhadap objek pengamatan yang muncul di kedua video. Mungkin bisa disimpulkan bahwa kita melihat Matahari dan objek pengamatan yang berada jauh di belakangnya, dari dua sudut pandang yang berbeda dari daratan.

UK-two-suns-nemesis-fix

Dari posisi objek pengamatan relatif terhadap Matahari dalam dua video observasi ini, ada 2 hal yang bisa ditentukan:

Objek Pengamatan Kita Bisa Jadi adalah Satelit Planet X

Objek pengamatan dalam dua video tersebut adalah objek yang sama dan bukan bintang Nemesis Brown Dwarf dari pusat sistem Planet X, karena lokasinya tidak sesuai dengan orbit biner saudara kembar Matahari kita. Namun, ini konsisten dengan objek yang mengorbit mengelilingi saudara kembar biner Matahari kita, seperti Planet Helion di dalam sistem Planet X.

Nemesis Ada di Belakang Matahari

Dalam bukunya Surviving the Planet X Tribulation, peneliti Planet X, Marshall Masters mengemukakan hipotesis: Kutub Utara bintang Nemesis Brown Dwarf di pusat sistem Planet X selalu mengarah kepada Matahari kita, seperti Planet Uranus. Dalam kasus ini, objek-objek pengamatan yang muncul pada hari hurricane Ophelia adalah planet-planet di orbit sekitar Nemesis.

Dengan demikian, ini mengarah kepada hipotesis kesimpulan bahwa Nemesis berada pada posisi konjungsi di sisi berlawanan Matahari dan di luar orbit Bumi.

Ringkasan

Selama bertahun-tahun, usaha menutup-nutupi, penyesatan dan pemberangusan penelitian terhadap Planet X selalu dilakukan dan sekali lagi dibuktikan di sini dengan pengamatan pada hurricane Ophelia, dengan artikel The Sun yang meremehkan apa yang disaksikan banyak orang dengan menyebutnya sebagai fatamorgana Star Wars Tatooine di Langit yang diakibatkan oleh apa yang disebut media mainstream BBC sebagai debu Sahara.

Bisa jadi, badai Ophelia adalah sentuhan tangan Ilahi yang sedang bekerja. Kali ini, ratusan ribu orang mendongak ke langit dan bertanya-tanya tentang apa yang mereka lihat dan bertanya-tanya apakah ini hanya sebuah fatamorgana. Semua kebohongan, penyesatan, dan penindasan informasi Planet X oleh para elite dengan mudah disingkirkan oleh badai yang aneh, dan sejumlah besar orang menyaksikan sesuatu yang tidak lazim di langit.

Mungkin ini adalah panggilan yang lebih besar, dan mungkin beginilah cara Tuhan untuk memperingatkan. Untuk membiarkan kekuasaan-kekuasaan jahat merasa berkuasa dan pandai dan mengendalikan segala sesuatu. Namun, dengan sapuan tangan kosmis yang lembut, rencana mereka yang bagus akan menjadi sia-sia oleh kekuasaan yang lebih besar.

Baca:

Kedatangan Planet X dan Permulaan Tribulasi: 2/3 Penduduk Bumi akan Musnah?

Planet X: Siklus Bencana Atlantis, Banjir Besar, Tulah-tulah Eksodus, Naga Merah dan Penggenapan Kitab Wahyu

Kedatangan Nibiru-Planet X Memicu Perang Gog dan Magog

Planet X: Nibiru, Bintang Messias di Dalam Bible Code dan Zohar

Kemunculan 2 Matahari di Langit | Apakah Kedatangan Planet-X Penggenapan Nubuat Alkitab?

Referensi:

UK 10/16/2017 – Planet X System Ophelia Day

THE FORCE OF NATURE Star Wars fans stunned after ‘two suns’ are spotted in UK sky during storm Ophelia

Red sun phenomenon ’caused by Hurricane Ophelia’

Ophelia is the strongest storm to hit the British Isles in 50 years

Iklan