2 Timotius 3:16 Seluruh kitab suci ditulis oleh ilham Roh Kudus dan dan bermanfaat sebagai pengajaran, untuk teguran, untuk perbaikan, untuk pendidikan dalam kebenaran.

Bab 5 – Kembalinya Nephilim dan Kebangkitan Mutan

[Bab 1] [Bab 2] [Bab 3] [Bab 4] [Bab 5]

Dalam mitologi Yunani, Muse adalah sebutan untuk 9 dewi-dewi yang menginspirasi tulisan-tulisan, ilmu pengetahuan, dan seni. Pada zaman Romawi, dipercayai bahwa jika Anda menggubah lagu, menulis cerita, syair atau berbagai bentuk literatur lain, Anda diinspirasi oleh salah satu atau beberapa Muse untuk melakukannya:

muses-emblems

Nama-nama 9 Muse:

  • Calliope – syair kepahlawanan
  • Clio – sejarah
  • Euterpe – seruling dan syair
  • Thalia – komedi dan syair gembala
  • Melpomene – tragedi
  • Terpsichore – tarian
  • Erato – syair cinta
  • Polyhymnia – syair suci
  • Urania – astronomi

Seakan-akan hendak meluruskan pandangan mengenai penulisan Kitab Suci, Rasul Paulus berkata kepada Timotius, bahwa semua tulisan itu diinspirasi oleh Elohim sendiri:

2Timotius 3:16 Seluruh kitab suci ditulis oleh ilham Roh Kudus dan dan bermanfaat sebagai pengajaran, untuk teguran, untuk perbaikan, untuk pendidikan dalam kebenaran.

Ini juga dikonfirmasi oleh Rasul Petrus:

2Petrus 1:21 karena nubuat tidak datang oleh keinginan manusia, tetapi orang-orang kudus YAHWEH berbicara ketika mereka diilhami oleh Roh Kudus.

Jadi, catatan Alkitab maupun catatan agama pagan Yunani lainnya, sama-sama menyatakan bahwa inspirasi manusia berasal dari dunia lain. Apakah seperti ini yang selalu terjadi? Mungkinkah inspirasi manusia berasal dari dunia roh, yang satu mendapatkan inspirasi dari Elohim, dan yang lainnya mendapatkan inspirasi dari entitas-entitas seperti Muse, atau yang mungkin lebih dikenal (dalam Alkitab) sebagai roh-roh setan?

Yang menarik tentang hal ini adalah, jika kita lihat kembali artikel Bangkitnya Babel, Bab 4 – Yang Pertama Akan Menjadi Yang Terakhir mengenai identitas dewa Apollo, kita tahu bahwa dia adalah karakter yang sama dengan Nimrod, manusia pendosa, tidak mengenal hukum, Antikristus. Menurut Plato, Apollo adalah pemimpin para Muse!

Menurut Alkitab, Yeshua adalah Firman yang menjadi daging dan tinggal di antara kita. Apakah hanya kebetulan saja Yeshua itu disebut Firman Elohim? Mungkinkah ada juga yang disebut firman Iblis? Setidaknya dalam pikiran orang-orang kuno, sepertinya memang demikian adanya. Kita lihat di sini prinsip Kristus vs Antikristus, namun kali ini dalam hal asal-usul atau “roh” dari inspirasi manusia.

Pada zaman modern ini, bukan lagi hal yang tabu bagi para artis, musisi, penulis dan pembuat film mengatakan bahwa mereka diinspirasi oleh kekuasaan yang tidak kelihatan. Bahkan, banyak yang terang-terangan mengakui “dipakai” oleh wujud yang tidak kelihatan itu supaya dapat menulis lagu, tulisan, buku, atau menciptakan bentuk karya seni yang lain. Banyak artis-artis musisi dunia yang secara terang-terangan mengatakan dikuasai wujud yang tidak kelihatan ketika sedang tampil di panggung. Ada yang secara terang-terangan menyatakan telah menjual jiwanya kepada Satan, mempromosikan agenda Satanisme, dan memberitakan Injil Satan. Jika ini benar, kita perlu melihat dan memperhatikan baik-baik apa yang “mereka” sampaikan melalui para artis, pengarang, puisi, musisi dan pembuat film hari-hari ini. Mungkinkah melalui karya seni, “mereka” menyampaikan harapan, mimpi, dan rencana masa depan? Jika demikian, ini hal yang serius.

Contohnya, apakah Anda memperhatikan berapa banyak film-film bioskop dan tayangan televisi hari-hari ini menggambarkan mutan dan manusia hibrid super jadi penyelamat dunia? Hampir tiap bulan muncul film superhero baru, yang mengagungkan “mutasi yang hebat” dari manusia yang sudah dinyatakan Elohim “sangat baik.” Ironisnya, superhero mutan “baik” ini selalu berperang melawan penjahat mutan “jahat.” Ini memberi pesan campuran kepada penonton. Di satu sisi, mutasi dapat mengubah Anda menjadi superhero baik yang menyelamatkan umat manusia. Di sisi lain, mutasi juga dapat menjadikan Anda makhluk jahat super kejam.

Salah satu contoh kontras ini nampak dalam film-film adaptasi komik Marvel klasik, seperti film The Amazing Spiderman.

connors620

Dalam film ini, Dr. Curt Connor, ilmuwan jenius kehilangan salah satu lengannya. Menurut sejarahnya, dia dulunya ahli bedah berbakat di Angkatan Darat AS. Dalam satu pertempuran, lengannya terluka kena ledakan yang mengakibatkan harus diamputasi dari siku ke bawah. Sejak saat itu dia terobsesi memahami rahasia biologi regenerasi anggota tubuh kadal. Setelah dia memahami bagaimana cara kerjanya dalam tingkat genetika, dia membuat serum menggunakan DNA kadal dan menyuntik dirinya sendiri dengan itu. Serumnya bekerja dan lengannya tumbuh kembali. Tapi ada efek samping yang tidak terduga. Dia bermutasi menjadi reptil raksasa, yang dikenal sebagai The Lizard.

thelizzard

Seiring mutasi fisik, dia (seperti halnya Spiderman) mendapatkan kemampuan baru. Sekarang ilmuwan yang dulunya lumpuh ini memiliki:

  • Kekuatan super, kecepatan, kelincahan, refleks, stamina, dan daya tahan
  • Kontrol telepati terhadap reptil, mampu mengeluarkan naluri primitif reptil
  • Kemampuan untuk menyembuhkan luka tubuhnya dengan cepat
  • Kulit bersisik yang keras
  • Gigi dan cakar yang sangat tajam
  • Kemampuan melompat yang sangat jauh
  • Kemampuan ganas bertempur dengan tangan kosong
  • Ekor sepanjang 2 meter yang mampu menghancurkan beton

Sangat menarik, karena menurut literatur kuno, makhluk-makhluk hibrid Nephilim dikatakan memiliki kemampuan yang sama, termasuk:

  • Kekuatan super, kecepatan, kelincahan, refleks, stamina, dan daya tahan
  • Kemampuan kontrol pikiran dengan telepati dan paranormal
  • Kemampuan menyembuhkan (mungkin juga membangkitkan)
  • Kecerdasan super, menguasai semua jenis ilmu pengetahuan seperti astronomi, biologi, teknik biologi molekular dan arsitektur
  • Pengetahuan terlarang mengenai “memukul roh” dan membunuh embrio dalam kandungan (aborsi)
  • Kemampuan ganas untuk bertempur dengan tangan kosong
  • 6 jari tangan dan kaki dan dua jajar gigi

Kedengarannya seperti penjahat mutan ganas dalam buku komik dan film kita bukan?

Kembali ke film The Amazing Spiderman, apa yang paling menarik adalah penggambaran Dr. Connors, yang setelah dirinya disuntik dengan DNA makhluk lain, dia berubah dari orang yang tadinya ramah, mementingkan orang lain, ilmuwan yang manusiawi, menjadi seorang raksasa, monster jahat yang ganas. Apakah ini yang terjadi pada Nimrod dalam Kejadian 10:8,9? Atau mungkin lebih serius, sesuatu telah terjadi dan itu mengakibatkan peristiwa yang tercatat dalam Kejadian 6:5?

Kejadian 6:5 Dan YAHWEH melihat bahwa kejahatan manusia sedemikian besar di bumi, dan semua imajinasi (כָל יֵ֙צֶר֙ khol yetzer) pikiran-pikiran hatinya hanyalah kejahatan sepanjang hari.

Apa yang bisa menyebabkan seseorang hanya mengimajinasikan kejahatan semata-mata dalam hati dan pikiran mereka?

Bahasa Ibraninya menggunakan kata כָל יֵ֙צֶר֙ khol yetzer, yang artinya semua imajinasi, seluruh pola pikir, seluruh tujuan, atau seluruh imajinasi. Kata Ibraninya menunjukkan bukan hanya sekedar imajinasi saja, tetapi juga hasrat, keinginan dan tujuan hidupnya.

Dr. Connors, setelah berubah menjadi mutan The Lizard, hanya memikirkan hal-hal yang jahat dalam hati dan pikirannya.

Dalam bab Peperangan Satan Merusak Gambar Elohim, perusakan DNA manusia dengan pencampuran DNA Satan akan menyebabkan terbukanya “pintu gerbang terlarang”, yang pada akhirnya menghasilkan makhluk-makhluk yang tidak pernah Elohim maksudkan untuk diciptakan: Nephilim.

Nephilim adalah makhluk-makhluk rusak dari apa yang permulaannya diciptakan “sangat baik” menurut gambar dan rupa Elohim. Dengan kata lain, jika kita mencampur “jenis” yang tidak pernah dimaksudkan untuk dicampur, kita telah membuka “pintu gerbang terlarang” atau portal yang melaluinya “sesuatu” yang bukan jiwa (atau nephesh) yang berasal dari Elohim, dapat memasuki dan mendiami makhluk hibrid tersebut. Makhluk ini disebut “jatuh” dari kedudukannya semula yang dikatakan Elohim “sempurna,” dan sebagai hasilnya: hibrid ini tercipta untuk tujuan kejahatan; seperti halnya yang terjadi pada Dr. Connors dalam The Amazing Spiderman.

Tentu saja, artikel ini tidak ditulis berdasarkan karakter komik dan film Marvel, tapi jika diperhatikan, konsep yang digambarkan dalam film-film fiksi itu tampaknya selaras dengan apa yang dicatat dalam teks-teks Ibrani kuno mengenai hari-hari pada zaman Nuh. Mungkinkah roh-roh Nephilim yang telah mati dalam Air Bah itu telah kembali dan menginspirasi cerita yang mungkin menggambarkan bagaimana mereka akan muncul kembali ke muka bumi?

Kembalinya Nephilim terjadi melalui proses pencampuran spesies manusia dan binatang. Bahkan, teks-teks kuno memberikan kesaksian bahwa pada zaman Nuh telah terjadi transhumanisme, eksperimen pencampuran genetika manusia dan binatang. Apakah Anda mengikuti berita-berita terakhir hari-hari ini? Menggenapi nubuatan Yeshua dalam Matius 24:37, tiap tahun kita melihat semakin banyak diciptakan hibrid manusia-binatang, yang sama seperti yang terjadi pada hari-hari zaman Nuh.

Beberapa waktu lalu, National Geographic melaporkan bahwa tim ilmuwan internasional dipimpin Salk Institute mengungkapkan “secara resmi kepada dunia” untuk “pertama kalinya” penciptaan hibrid manusia-babi.

Seperti film Dr. Connors, banyak ilmuwan dalam kenyataannya mendukung praktek pencampuran spesies sebagai cara menyembuhkan berbagai penyakit, kelemahan tubuh, cacat tubuh yang diderita manusia. Tapi jika Anda mengelompokkan mereka bersama-sama dengan para ilmuwan transhumanisme seperti Dr. Kevin Warwick, Nick Bostrom, Hugo de Garis, dan Michio Kaku di antara para ahli yang secara aktif mempromosikan pandangan “manusia akan menjadi seperti Elohim” dengan mencampur manusia dengan binatang dan mesin, Anda dengan cepat akan melihat ada motif tersembunyi dibalik semua ini. Ini bukan hal baru. Seperti yang Anda baca pada bab-bab awal seri artikel Kembalinya Nephilim ini, semuanya itu sudah pernah terjadi sebelumnya, dan pada akhirnya itu tidak berakhir baik bagi orang-orang yang terlibat di dalamnya.

Matius 24:37 “Tetapi seperti pada zaman Nuh, demikian juga kedatangan Anak Manusia akan terjadi.

Apakah hal-hal yang terjadi pada zaman Nuh, akan terjadi kembali pada hari-hari zaman kita sekarang ini? Jika kita menerima perkataan Yeshua secara literal, jawabnya jelas adalah “ya!”

Tidak dapat dipungkiri, ras raksasa dalam Alkitab dan cerita-cerita kuno, mitologi dan legenda-legenda di seluruh dunia itu semuanya nyata. Mereka pernah berjalan-jalan dan berkuasa di atas bumi. Mereka mendirikan bangunan-bangunan megalitik dan kota-kota purbakala di seluruh bumi, dan bahkan di bawah bumi. Mereka meninggalkan sisa-sisa peradaban mereka sebagai kesaksian akan hikmat kebijaksanaan, ilmu pengetahuan, kepintaran dan kekuatan mereka. Mereka adalah keturunan Malaikat yang Jatuh dengan anak-anak perempuan manusia. Menurut kitab-kitab Ibrani kuno, generasi pertama Nephilim mati dalam kurun waktu 500 tahun sejak mereka dilahirkan.

Kitab Henokh 10:9-10 Dan Elohim berfirman kepada Gabriel, “Pergilah kepada anak-anak haram dan kepada para buangan dan kepada anak-anak percabulan, dan hancurkan anak-anak percabulan dan anak-anak para malaikat pengawas dari antara manusia; kirimkan mereka keluar, dan biarkan mereka saling menghancurkan dan saling membunuh; karena hari-hari mereka tidak akan lama. Dan mereka semua akan memohon kepadamu, tetapi ayah mereka tidak akan mendapat apa-apa bagi mereka, meskipun mereka mengharapkan hidup yang kekal, tetapi masing-masing dari mereka akan hidup lima ratus tahun.”

Sisa-sisa peperangan mereka ditemukan di berbagai tempat di seluruh dunia. Tetapi para raksasa ini muncul kembali. Pertanyaannya adalah, bagaimana itu bisa terjadi?

Prinsip filosofi Razor Occam: jika berhadapan dengan 2 hipotesis yang sama-sama kuat, pilihlah satu yang mempunyai asumsi paling sedikit.

Dalam bab sebelumnya telah kita pelajari penyebab kerusakan semua makhluk hidup yang menyebabkan Elohim harus menghancurkan seluruh dunia dengan air bah. Menurut kitab-kitab pendukung Alkitab, kerusakan ini disebabkan transhumanisme, rekayasa genetika. Kembalinya Nephilim Pasca-Banjir Besar, itu berhubungan langsung dengan Nephilim Pra-Banjir Besar. Mereka terhubung secara genetika. Genetika ini sepertinya dibawa oleh tiga orang perempuan yang dicurigai, yang kemungkinan mewakili penjelasan paling masuk akal mengenai kemunculan Nephilim Pasca-Banjir Besar.

Waktu Adalah Segalanya

Banyak orang meyakini bahwa Nuh butuh waktu 120 tahun untuk membangun bahtera. Karena bahtera itu sangat besar, berlantai tiga dengan banyak ruangan di dalamnya, dan harus mengumpulkan segala jenis binatang. Tapi benarkah Nuh dan tiga orang anaknya butuh waktu sedemikian lama untuk membangun bahtera?

Kitab Yashar menyatakan, sebenarnya mereka hanya butuh waktu lima tahun.

Kitab Yashar 5:33-34 Maka bangkitlah Noah, dan dia membuat bahtera, di tempat di mana Elohim perintahkan dia, dan Noah melakukan seperti Elohim perintahkan kepadanya. Pada umur lima ratus sembilan puluh lima, Noah mulai membangun bahtera, dan dia membuatnya dalam lima tahun, seperti yang YAHWEH perintahkan.

Dalam Kejadian 6:3, Elohim mengumumkan bahwa ada waktu 120 tahun bagi manusia untuk bertobat.

Dan YAHWEH berfirman, “Roh-Ku tidak akan selamanya berperkara dengan manusia; dalam kesesatan mereka dia itu daging. Dan hari-harinya akan menjadi seratus dua puluh tahun.”

Jadi Nuh memberitakan kebenaran setidaknya selama 120 tahun sebelum Elohim akhirnya memerintahkan dia mulai membangun bahtera.

Kitab Yashar 5:8-9 Beginilah firman YAHWEH, ‘Lihat, Aku berikan kepadamu waktu seratus dua puluh tahun. Jika engkau berpaling kepada-Ku dan meninggalkan jalan-jalanmu yang jahat, maka Aku akan berpaling juga dari malapetaka yang Aku firmankan kepadamu, dan itu tidak akan terjadi,’ demikianlah firman YAHWEH.”‘ Noah dan Methushelach menyampaikan seluruh firman YAHWEH kepada anak-anak manusia, hari demi hari, terus-menerus berbicara kepada mereka.

Proyek besar pembangunan bahtera seperti ini pastilah menarik banyak perhatian, jadi sepertinya Nuh juga memberitakan kebenaran selagi bekerja (2Petrus 2:5). Dengan sisa waktu hanya lima tahun untuk menyelamatkan mereka yang masih “tamim” (murni), Nuh dan anaknya sangat sibuk, menurut Kitab Yashar mereka butuh waktu lima tahun untuk menyelesaikan proyek. Setelah bahtera selesai, tinggal satu hal: Nuh harus memilih tiga istri untuk ketiga anaknya.

Kitab Yashar 5:35-36 Noah mengambil tiga anak perempuan Eliakim ben Methushelach, sebagai istri-istri bagi putra-putranya, seperti yang diperintahkan YAHWEH kepada Noah. Dan pada waktu itulah Methushelach ben Chanok mati, sembilan ratus enam puluh tahun umurnya pada waktu kematiannya.

Di sini kita baca, ketiga istri itu tidak dipilih sebelum bahtera selesai dibangun, hitungan kasarnya tujuh hari sebelum air bah. Ada yang mengatakan ini tidak alkitabiah, karena Kejadian tidak mengatakan hal itu. Mari kita lihat secara menyeluruh Kejadian 6:

  1. Dan terjadilah ketika manusia mulai berlipat ganda di muka bumi, dan anak-anak perempuan telah dilahirkan bagi mereka.
  2. Anak-anak Elohim melihat anak-anak perempuan manusia, bahwa mereka elok, dan mereka mengambil istri-istri bagi mereka dari semua yang mereka pilih.
  3. Dan YAHWEH berfirman, “Roh-Ku tidak akan selamanya berperkara dengan manusia; dalam kesesatan mereka dia itu daging. Dan hari-harinya akan menjadi seratus dua puluh tahun.”
  4. Nephilim ada di bumi pada waktu itu, dan bahkan juga sesudahnya, ketika anak-anak Elohim menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan mereka melahirkan bagi mereka; mereka adalah orang-orang perkasa yang ada sejak purbakala, orang-orang yang kenamaan.
  5. Dan YAHWEH melihat bahwa kejahatan manusia sedemikian besar di bumi, dan setiap imajinasi pikiran-pikiran hatinya hanyalah kejahatan sepanjang hari.
  6. Dan YAHWEH menyesal bahwa Dia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu menyakitkan hati-Nya.
  7. Dan YAHWEH berfirman, “Aku akan melenyapkan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, dari manusia sampai hewan, sampai yang merayap dan sampai burung-burung di udara; karena Aku menyesal bahwa Aku telah menjadikan mereka.”
  8. Dan Nuh mendapat kemurahan di mata YAHWEH.
  9. Inilah generasi Nuh. Nuh, seorang yang benar, tidak bercela dalam generasinya. Nuh berjalan dengan Elohim.
  10. Dan Nuh memperanakkan tiga anak laki-laki, Sem, Ham, dan Yafet.
  11. Dan bumi telah rusak di hadapan Elohim, dan bumi dipenuhi kekerasan.
  12. Dan Elohim memandang bumi, dan lihatlah, itu telah rusak. Karena semua makhluk hidup telah rusak jalannya di atas bumi.
  13. Dan Elohim berfirman kepada Nuh, “Kesudahan semua makhluk hidup telah tiba di hadapan-Ku, karena bumi dipenuhi dengan kekerasan melalui mereka. Dan lihatlah, Aku akan menghancurkan mereka bersama bumi.
  14. Buatlah sebuah bahtera dari kayu gofir bagi dirimu. Engkau harus membuat kamar-kamar dalam bahtera itu; dan engkau harus melapisinya dengan ter di bagian dalam dan luarnya.
  15. Dan engkau harus membuatnya seperti ini; Panjang bahtera itu haruslah tiga ratus hasta, lebarnya lima puluh hasta, dan tingginya tiga puluh hasta.
  16. Engkau harus membuat sebuah jendela pada bahtera itu, dan engkau harus menyelesaikannya sampai sehasta dari atas. Dan engkau harus memasang pintu bahtera itu pada sisinya. Engkau harus membuatnya dengan bertingkat bawah, kedua, dan ketiga.
  17. Dan lihatlah, Aku, ya Aku, akan mendatangkan air bah ke atas bumi supaya memusnahkan semua makhluk hidup yang di dalamnya ada nafas kehidupan di bawah kolong langit. Segala sesuatu yang ada di atas bumi akan mati.
  18. Dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan engkau. Dan engkau akan masuk ke dalam bahtera itu, engkau dan anak-anakmu dan istrimu dan istri anak-anakmu bersamamu.

Tanpa berasumsi, kita dapat melihat urutan peristiwa progesif dalam kitab Kejadian, yang juga dikonfirmasi dan sinkron dengan kitab-kitab Ibrani kuno pendukung Alkitab. Jika kita percaya bahwa kitab Kejadian mencatat secara kronologis, dengan peristiwa-peristiwa progresif yang terjadi secara berurutan, kita bisa melihat hal yang sama: Bumi dan segala makhluk hidup menjadi rusak, kekerasan memenuhi bumi, Elohim memutuskan menghancurkan semuanya, Dia memberi instruksi kepada Nuh tentang bagaimana membangun bahtera, dan pada akhirnya, untuk pertama kalinya disebut keberadaan istri Nuh dan istri anak-anaknya. Tidak disebutkan tentang keberadaan mereka sebelum ayat 12 dan 18. Jadi kronologi teks kitab Kejadian sama persis dengan kronologi teks Kitab Yashar. Sama sekali tidak bertentangan, malah bersesuaian.

Untuk menunjukkan sinkronisasi Kitab Kejadian dengan Kitab Henokh, Kitab Yashar, dan Kitab Yobel, dapat diringkas sebagai berikut (lengkapnya lihat bab 4 – Kembalinya Nephilim Sebelum Banjir Besar):

  • Kejadian 6:1-4 → Malaikat kawin dengan manusia
    • Sinkron dengan: Henokh 6:1 – 7:2 dan Yobel 5:1; 7:21-23
  • Kejadian 6:5-7 → Menunjukkan bagaimana perasaan Elohim mengenai kekerasan di bumi
    • Sinkron dengan: Henokh 7:3-6 dan Yobel 5:2-4
  • Kejadian 6:8-10 → Mengungkap Nuh dan anak-anaknya murni secara genetik
    • Sinkron dengan : Yashar 4:12-15; Yashar 5:13-17 dan Yobel 5:5
  • Kejadian 6:11,12 → Bumi dan segala makhluk hidup menjadi rusak
    • Sinkron dengan: Yashar 4:16-18 dan Yobel 5:19
  • Kejadian 6:13-17 → Elohim sangat murka dan memerintahkan Nuh membangun bahtera dan memberi petunjuk
    • Sinkron dengan: Yashar 4:19-21; 5:25-29 dan Yobel 5:21,22
  • Kejadian 6:18 → Pertama kalinya disebutkan tentang istri Nuh dan istri ketiga anaknya
    • Sinkron dengan: Yashar 5:32-36 (Nuh memilih tiga istri ini hanya 7 hari sebelum air bah!)

Ayat-ayat tersebut menunjukkan dengan jelas bahwa istri-istri anak-anak Nuh ditambahkan belakangan saja dalam kronologi, dan karena mereka muncul belakangan setelah “segala makhluk hidup” telah menjadi rusak, mesti dipahami bahwa pilihan Nuh atas istri-istri itu sangat terbatas. Nampaknya Nuh memilih dengan cukup baik.

Kira-kira berapa panjangnya jangka waktu antara Kejadian 6 ayat 1 sampai ayat 18? Lihat diagram lagi. Kita lihat Malaikat Pengawas turun dalam zaman Yared, sekitar 3550 SM. Lalu 500 tahun kemudian, generasi pertama hibrid Nephilim dihancurkan dan sesudahnya Malaikat Pengawas dihakimi. Henokh mengajarkan kebenaran untuk sedikit waktu lamanya dan kemudian dia diangkat sekitar 3015 SM – sekitar 65 tahun sebelum Nuh lahir, jadi sekitar 2950 SM.

Kitab-kitab Ibrani kuno pendukung Alkitab menunjukkan bahwa kerusakan semua makhluk hidup dimulai “dalam hari-hari terakhir Methuselah”. Kitab Kejadian menyatakan bahwa Nuh memberitakan kebenaran selama 120 tahun, seperti juga diteguhkan Rasul Petrus:

2Petrus 2:5 dan tidak menyayangkan dunia purba, tetapi menyelamatkan kedelapan orang Nuh, pemberita kebenaran, mendatangkan air bah ke atas dunia orang-orang fasik;

Kita dapat membuat garis waktunya sebagai berikut:

  1. Nuh murni genetikanya (ayat 8,9) – setidaknya 120 tahun sebelum Air Bah.
  2. Nuh punya tiga anak yang murni genetikanya (ayat 10) – 100 tahun sebelum Air Bah (Yashar 5:13-18 mengatakan Nuh mengambil istri saat berumur 498 tahun dan mendapatkan anak-anaknya saat dia berumur 500-502 tahun – lihat Kejadian 5:32 yang mengkonfirmasi umur Nuh saat punya anak).
  3. Kekejaman dan kerusakan berkembang pesat di bumi (ayat 11) – sekitar 100 tahun sebelum Air Bah.
  4. Semua makhluk hidup menjadi rusak (ayat 12) – sekitar 100 tahun sebelum Air Bah.
  5. Elohim mengumumkan bahwa Dia akan menghancurkan seluruh bumi dengan air bah (ayat 13) – sekitar 120 sampai 5 tahun sebelum Air Bah.
  6. Elohim memerintahkan Nuh membangun bahtera (ayat 14-16) – Yashar 5:34 mengatakan Nuh mulai membangun bahtera 5 tahun sebelum air bah dan butuh waktu 5 tahun untuk menyelesaikannya. Anaknya yang berumur 95 tahun membantu Nuh dan tidak punya waktu untuk menikah. Yashar 5:35,36 mengungkapkan bahwa pada saat inilah Nuh memilih tiga istri bagi anak-anaknya sekitar saat kematian Methuselah – yaitu 7 hari sebelum air bah. Jadi sepertinya ada acara penguburan berbarengan dengan pernikahan. Arti nama Methuselah adalah “kematiannya akan membawa”; pada hari kematian Methuselah air bah itu datang.
  7. Elohim berfirman Dia akan menghancurkan seluruh bumi, tapi akan memelihara Nuh, istrinya, anak-anaknya dan istri-istri anak-anaknya (ayat 17-18) – Elohim berjanji tepat sebelum air bah datang (waktu umur Nuh 600 tahun).

Dari ayat-ayat di atas, segala makhluk hidup telah menjadi rusak, dan Nuh memilih istri-istri anaknya pada saat-saat terakhir, tujuh hari sebelum air bah tiba. Mungkinkah tiga orang perempuan ini termasuk mereka yang tubuhnya sudah “rusak”? Kitab Kejadian, Yashar dan Yobel nampaknya membawa kita untuk mempercayai hal itu. Jadi ada kemungkinan, Elohim mengijinkan DNA yang telah rusak itu ikut naik ke dalam bahtera.

Tapi ini tidak masuk akal bukan?

Jika Elohim harus menghapuskan segala yang hidup dari muka bumi dengan Air Bah, kenapa Dia membiarkan DNA Nephilim ikut masuk ke dalam bahtera?

Elohim harus menghancurkan seluruh bumi karena perbuatan Malaikat Pengawas dan Nephilim dan keturunannya. Seluruh ciptaan-Nya telah benar-benar menjadi sepenuhnya rusak. Ini alasan sesungguhnya dari Air Bah. Lalu kenapa Dia mengijinkan hal ini berulang kembali? Apakah Air Bah ini hanya penghukuman sebagian, sehingga Malaikat Pengawas dan keturunan Nephilim hanya menontonnya, dan mereka bisa melanjutkan kembali perbuatannya hampir bersamaan setelah banjir surut dan daratan menjadi kering? Tidak. Ini tidak masuk akal sama sekali.

Nampaknya, cukup masuk akal jika Elohim mengijinkan kode genetik (sisa-sisa DNA Nephilim) untuk selamat – cukup lama sampai umat-Nya bisa menghapuskan mereka. Kenapa? Kalau kita lihat dalam Alkitab, melalui perbuatan-perbuatan kepahlawanan orang-orang Ibranilah, dunia Pasca-Banjir menjadi takut kepada mereka dan nama YAHWEH, Elohim mereka – Elohim yang benar dari Abraham, Ishak dan Yakub. Elohim mendapatkan kemuliaan melalui umat pilihan-Nya dan bangsa yang baru ini menjadi “pembunuh raksasa” dan menjadi kesaksian bagi bangsa-bangsa mengenai kebesaran kuasa Pencipta langit dan bumi.

Yosua 2:8-11 (ILT) Dan sebelum mereka tertidur, dia naik menemui mereka di atas atap. Dan dia berkata kepada orang-orang itu, “Aku mengetahui bahwa YAHWEH telah memberikan negeri ini kepadamu, dan bahwa kengerian akan kamu telah menimpa ke atas kami, dan bahwa seluruh penduduk negeri ini telah gemetar di hadapanmu. Sebab, kami telah mendengar bagaimana YAHWEH mengeringkan air laut Suf di hadapanmu ketika kamu keluar dari Mesir; juga apa yang telah kamu lakukan terhadap kedua raja orang Amori yang di seberang Yordan, yakni kepada Sihon dan Og, yang telah kamu tumpas. Dan kami telah mendengar, dan hati kami telah luluh, dan sudah tidak ada lagi semangat di dalam diri seorang pun karena kamu. Sebab YAHWEH, Elohimmu, Dia adalah Elohim di segala langit di atas dan di bumi di bawah.

Jika Anda pertimbangkan, apa yang dapat dilakukan bangsa kecil ini kepada seluruh ras raksasa Pasca-Banjir, cukup masuk akal untuk melihat kenapa Elohim mengijinkan “genetika Nephilim” untuk selamat – cukup lama untuk dihapuskan oleh umat-Nya. Elohim mendemonstrasikan kepada dunia dan Malaikat yang Jatuh, apa yang dapat dilakukan umat-Nya yang memiliki hubungan khusus dengan Dia.

Kromosom X dan Y

Kita tahu dari Kejadian, Elohim menciptakan manusia serupa gambar dan rupa-Nya. Ini menarik jika kita perhatikan sampai tingkat genetik. Kita perlu bertanya-tanya, apakah Elohim punya kromosom? Berdasarkan fakta Adam diciptakan serupa gambar-Nya, nampaknya demikian.

Laki-laki punya kromosom X dan Y. Wanita tidak punya kromosom Y, tapi mereka punya 2 kromosom X. Jadi waktu Elohim mengambil Hawa “dari Adam,” sepertinya Elohim menggandakan kromosom X. Waktu Roh Kudus “menaungi” Maria dan membuatnya mengandung dengan “benih” yang membuahi sel telurnya, dan menghasilkan Mesias yang dijanjikan, Dia menambahkan kromosom Y-nya kepada kromosom X Maria untuk menghasilkan anak laki-laki.

Matius 1:18 Dan kelahiran YESUS Kristus adalah sebagai berikut: karena Maria, ibu-Nya, yang sudah ditunangkan dengan Yusuf, sebelum mereka hidup bersama, dia didapati sedang mengandung di dalam rahimnya dari Roh Kudus.

Lukas 1:34,35 Dan Maria berkata kepada malaikat itu, “Bagaimana hal ini akan terjadi karena aku belum mengenal laki-laki?” Dan sambil menjawab, malaikat itu berkata kepadanya, “Roh Kudus akan turun ke atasmu dan kuasa Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; karena itu pula, yang dilahirkan itu kudus, Dia akan disebut Putra Elohim.

Kesaksian Ron Wyatt tentang Darah Yesus

Ronald Eldon Wyatt (2 Juni 1933 – 4 Augustus 1999) adalah seorang arkeolog yang penemuan-penemuannya menimbulkan kegemparan dan perpecahan banyak kalangan. Banyak orang yang menolak dengan skeptis, namun banyak juga yang mempercayainya. Salah satu penemuan paling mengejutkan dalam hidup Ron Wyatt adalah Tabut Perjanjian Israel, yang dia temukan dalam penggalian, berada tepat di bawah tempat penyaliban Tuhan Yeshua. Yang lebih “ajaib” adalah, dia menemukan darah Yeshuayang tertumpah di kayu salib itu turun, masuk ke dalam celah-celah batu, dan tercurah ke atas tutup pendamaian Tabut Perjanjian Israel.

Ron mengambil sampel darah itu dan melakukan tes laboratorium.

Hasilnya sangat mencengangkan.

Manusia normal mempunyai 46 kromosom, yang terdiri dari :

  • 22 autosom dan 1 kromosom X dari pihak ibu
  • 22 autosom dan 1 kromosom X atau Y dari pihak ayah
  • Autosom menentukan sifat-sifat lahiriah yang diturunkan, misalnya bentuk rambut dan warna mata. Sedangkan kromosom X atau Y menentukan jenis kelamin, jika XX bayi itu perempuan, jika XY bayi itu laki-laki.

Sampel darah yang diambil Ron Wyatt itu hanya memiliki 24 kromosom: 22 autosom + 1 kromosom X dari pihak ibu dan hanya ada 1 kromosom Y.

Video berikut ini kesaksian Ron Wyatt ketika presentasi dan menjawab pertanyaan seorang penanya.

Transkrip:

Seorang wanita bertanya:

“Selamat sore Ron. Saya mau mengucapkan terima kasih telah mempresentasikan semuanya dengan baik kepada kami dengan gratis. Pertanyaan saya adalah, “Anda mengatakan Anda memiliki darah Tuhan kita yang telah diperiksa oleh pihak Israel. Apa hasil penelitian mereka tentang darah tersebut?”

Ron Wyatt:

“OK, kita tidak bisa menerima pertanyaan kedua. Maafkan saya, tapi kita kehabisan waktu. Dengan cepat, OK?

Darah kering adalah darah mati. Semua orang tahu itu. OK? Mereka bisa menguji darah Firaun, mummi Firaun, ada beberapa hal yang mereka bisa lakukan. Tetapi mereka tidak bisa menghitung jumlah kromosom. Setidaknya tidak dengan metode yang saya ketahui. Teknologi terus berubah. Saya tidak mengatakan saya tahu semuanya. Namun, setahu saya kita tidak bisa menghitung jumlah kromosom dari darah mati. Kita bisa mendapatkan DNA dan lainnya tapi bukan jumlah kromosom. OK? Kecuali dari sel darah putih yang hidup.

Sekarang… pertama-tama dalam analisa ini saya membawa darah-Nya ke sebuah laboratorium di Israel. Saya bertanya kepada seorang kolega yang bekerja di IAA Antiquities, “Di mana laboratorium bagus yang bisa dipercaya?” Dan mereka bilang ada di sana dan sebagainya. Saya ikuti arahannya. Saya bilang kepada mereka, “Tolong teliti darah ini dan beri tahu saya apa yang bisa Anda dapatkan darinya.” Kata mereka, “Kami akan menyusun kembali darah itu, dan menaruhnya ke dalam larutan garam biasa. Dan menjaganya pada suhu badan dan diputar-putar dengan perlahan selama 72 jam.” Itu urusan mereka, itu bagus. Tapi saya ingin di sana saat mereka mengeceknya. Mereka pun setuju. Jadi saya kembali dan mereka memeriksa darah itu. Kata mereka, “Ini adalah darah manusia.” Kami dapat mengatakan itu. Mereka melakukan tes apa pun yang diperlukan. Lalu saya minta mereka mengambil sel darah putih dan taruhlah di dalam medium pembiakan. Dan jagalah pada suhu tubuh selama 48 jam. Kata mereka, “Itu sia-sia saja, karena ini darah mati.” Kata saya, “Maukah Anda melakukannya bagi saya?” Kata mereka, “OK, kami akan melakukannya.” Saya bilang saya harus ada di sana saat Anda mengeluarkan darahnya dan memeriksanya. Jadi, saya ada di sana. Dan mereka mengeluarkannya dan memeriksanya di bawah mikroskop. Kemudian teknisi yang satu memanggil teknisi lain di sana, lalu mereka memanggil boss yang di sana. Dan mereka berbicara dalam bahasa Ibrani untuk beberapa saat. Dan mereka melihat ke arah saya dan berkata, “Tuan Wyatt, darah manusia ini hanya punya 24 kromosom di dalamnya. Normalnya manusia punya 46 kromosom, 23 dari ibu dan 23 dari ayah. 22 autosom dari ibu dan 22 autosom dari ayah. Dan Anda mendapatkan X dari ibumu dan X atau Y dari ayahmu.

Darah ini punya 23 kromosom dari sisi ibu, dan hanya 1 kromosom Y. Anak ini tidak bisa berkembang secara sempurna jika tidak ada autosom dari ibunya. Jadi semua ciri fisiknya ditentukan dari sisi ibunya, autosomnya. Kelaki-lakiannya ditentukan oleh satu kromosom Y yang asalnya bukanlah dari seorang manusia laki-laki. Lalu kata mereka, “Darah ini hidup.” Lalu mereka bertanya, “Darah siapakah ini?”

*hening… Ron terisak*

Saya berkata, “Ini adalah darah Mesias-mu.” Dan saya tegaskan kepada Anda, hidup mereka seketika berubah.”

Dalam 2 kasus, Adam pertama dan Adam “kedua” diberikan kromosom Y dari Elohim sendiri. Ini penting untuk dipahami, mengenai kemurnian genetika semua laki-laki di dalam bahtera, dan kenapa “noda genetika” dalam tubuh wanita itu hanyalah problem “kecil” jika dibandingkan dengan ketika para Malaikat Pengawas (laki-laki) menghasilkan kromosom Y yang buruk pada waktu mereka bersetubuh dengan para wanita – Eksperimen Kejadian 6.

Kita tahu dari Alkitab, dosa Hawa tidak menyebabkan kejatuhan umat manusia. Itu baru terjadi setelah Adam ikut makan “buah terlarang” maka dosa masuk ke dalam dunia.

Roma 5:12 Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia melalui satu orang dan maut masuk melalui dosa itu, demikian juga maut menjalar kepada semua manusia, karena semua orang telah berbuat dosa.

Waktu Adam berdosa, seluruh umat manusia jatuh. Dosa masuk ke dunia melalui seorang laki-laki, karenanya, dosa juga harus dibayar oleh seorang laki-laki. Karenanya, Elohim tidak punya “anak perempuan tunggal” untuk menyelamatkan umat manusia, tapi punya “anak laki-laki tunggal yang diperanakkan-Nya” (only begotten Son).

John 3:16 For God so loved the world, that he gave his only begotten (Yunani: monogenes=satu-satunya yang dilahirkan) Son, that whosoever believeth in him should not perish, but have everlasting life. (KJV)

Yohanes 3:16 Sebab Elohim demikian mengasihi dunia ini, sehingga Dia mengaruniakan Putra tunggal (yang diperanakkan)-Nya, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa, melainkan dapat memperoleh hidup kekal.

Roma 5:15-17 Namun, tidak sebanding dengan kesalahan, demikian pulalah kasih karunia, karena jika oleh kesalahan satu orang, banyak orang telah mati, maka terlebih lagi anugerah Elohim dan karunia dalam anugerah satu orang, yaitu YESUS Kristus, telah melimpah kepada banyak orang. Dan karunia itu tidak sebanding dengan satu orang yang telah berbuat dosa, karena sesungguhnya penghakiman dari satu orang menjadi penghukuman, tetapi kasih karunia dari banyak kesalahan menjadi pembenaran. Sebab jika oleh kesalahan satu orang, maut berkuasa melalui satu orang itu, terlebih lagi mereka yang menerima kelimpahan anugerah dan karunia kebenaran akan memerintah dalam kehidupan melalui satu orang, yaitu YESUS Kristus.

Yang menarik dari kromosom Y, itu hanya berasal dari ayah. Jadi semua kromosom Y yang ada sekarang ini, asalnya dari para ayah, dan bisa dilacak ke belakang sampai kepada Nuh, seorang laki-laki yang murni secara genetika, yang kromosom Y-nya bisa dilacak ke belakang sampai kepada Adam, manusia yang menerima kromosom Y pertama langsung dari Elohim sendiri.

Supaya manusia dapat diselamatkan, harus ada kromosom genetik Y murni yang bisa dilacak ke belakang sampai kepada Adam. Untuk ini, Elohim harus memastikan seluruh Nephilim generasi pertama yang menerima kromosom Y jelek dari Malaikat Pengawas itu harus mati dalam kurun waktu 500 tahun sejak kelahiran mereka.

Henokh 10:9,10 Dan Elohim berfirman kepada Gabriel, “Pergilah kepada anak-anak haram dan kepada para buangan dan kepada anak-anak percabulan, dan hancurkan anak-anak percabulan dan anak-anak para malaikat pengawas dari antara manusia; kirimkan mereka keluar, dan biarkan mereka saling menghancurkan dan saling membunuh ; karena hari-hari mereka tidak akan lama. Dan mereka semua akan memohon kepadamu, tetapi ayah mereka tidak akan mendapat apa-apa bagi mereka, meskipun mereka mengharapkan hidup yang kekal, tetapi masing-masing dari mereka akan hidup lima ratus tahun.”

Kisah yang sama juga diceritakan Kitab Yobel:

Yobel 5:7-11 Dan terhadap anak-anak mereka, keluarlah suatu perintah dari hadapan-Nya supaya mereka dipukul dengan pedang, dan disingkirkan dari bawah surga. Dan Dia berfirman, “Roh-Ku tidak akan selamanya tinggal di dalam manusia, karena mereka juga adalah daging dan umur mereka hanya akan seratus dua puluh tahun saja.” Dan Dia mengirimkan pedang-Nya ke tengah-tengah mereka supaya masing-masing membunuh sesamanya, dan mereka mulai membunuh satu sama lain sampai mereka semuanya mati oleh pedang dan dihancurkan dari bumi. Dan ayah-ayah mereka menyaksikan (kehancuran mereka), dan sesudah itu mereka diikat di dalam kedalaman-kedalaman bumi untuk selamanya, sampai hari penghukuman besar, ketika penghakiman dilaksanakan terhadap mereka semua yang rusak jalan-jalannya dan perbuatan-perbuatannya di hadapan YAHWEH. Dan Dia menghancurkan semuanya dari tempat mereka, dan tidak ada satu pun yang tersisa dari mereka yang Dia hakimi sesuai dengan segala kejahatan mereka.

Disini kita lihat garis waktu Pra-Banjir Besar, menggambarkan periode generasi pertama Nephilim hidup dan mati. Kita bisa menyamakan kelompok pertama ini dengan Titan dalam mitologi Yunani. Jika asumsi ini benar, mari kita lihat kemungkinan generasi lain dari Nephilim.

Banyak Generasi Nephilim Lainnya

Dapat diasumsikan, generasi pertama Nephilim pasti punya keturunan selama kurun waktu 500 tahun hidup mereka. Ada yang tidak setuju dengan pendapat ini, mereka pikir Nephilim itu mandul. Tapi pendapat tersebut tidak benar, karena banyak ayat yang menunjukkan bahwa raksasa adalah anak-anak dari raksasa sebelumnya. Bilangan 13:13 contohnya, jelas-jelas ditulis anak-anak Enak adalah Nephilim yang berasal dari Nephilim sebelumnya:

Bilangan 13:33 Dan di sana kami telah melihat raksasa-raksasa [Ibrani: Nephilim], keturunan Enak, yang berasal dari para raksasa [Ibrani: Nephilim]. Maka di mata kami, kami menjadi seperti belalang, dan demikian pulalah kami di mata mereka.”

Mata-mata Ibrani menggambarkan raksasa [Nephilim] keturunan Enak, dan Enak sendiri adalah keturunan raksasa bernama Arba (lihat Bab 4 – Sesudah Banjir Besar). Jadi Nephilim yang menghasilkan keturunan Nephilim lainnya pasti tidak mandul. 2 Samuel 21:16-22 juga menyebutkan Yishi-Benob dan Saf yang digambarkan sebagai “keturunan raksasa.” Ada lagi orang besar, dengan jari tangan dan kaki masing-masing 6, juga digambarkan “keturunan raksasa.” Semuanya, ada juga empat raksasa (saudara Goliat) yang dibunuh Daud dan hamba-hambanya.

2 Samuel 21:22 Keempat orang ini termasuk keturunan raksasa di Gat. Dan mereka jatuh di tangan Daud, bersama dengan hamba-hambanya.

Bagaimana raksasa bisa dilahirkan dari raksasa lain jika Nephilim itu memang mandul? Kita juga melihat bukti jenis-jenis Nephilim lainnya baik dari literatur Ibrani maupun literatur kebudayaan kuno lain, kitab-kitab pendukung Alkitab. Contohnya, Kitab Yobel menyebutkan keturunan Nephilim yang dinamakan Elioud (atau Eljo):

Yobel 7:22 Dan mereka melahirkan anak-anak lelaki, Nâphîdîm, dan mereka semuanya tidak sama, dan mereka saling memangsa satu sama lain: dan raksasa-raksasa membunuh Nâphîl, dan Nâphîl membunuh Eljô, dan Eljô umat manusia, dan manusia seorang akan yang lain.

Dalam Kitab Henokh versi Yunani, Henokh 7:1-3 kita menemukan:

“Dan mereka (wanita) melahirkan bagi mereka (Malaikat Pengawas) tiga ras pertama, raksasa besar. Raksasa memperanakkan Naphilim, dan Naphilim memperanakkan Elioud. Dan mereka kuat, semakin besar kekuasaannya sesuai kebesaran mereka.”

Dari ayat diatas, generasi pertama malaikat dan manusia disebut “raksasa besar” (ini setara dengan dewa-dewa Titan dalam mitologi Yunani) dan keturunan mereka disebut Nephilim (mungkin setara dengan dewa-dewa Olympian, dalam mitologi Yunani) yang dari padanya berasal Elioud (ini mungkin setara dengan demigod, manusia setengah dewa dalam mitologi Yunani, seperti Hercules). Dari Yobel dan Henokh, ada banyak generasi keturunan yang berasal dari anak-anak Malaikat Pengawas. Ini juga tercermin dalam mitologi Sumeria, dimana ada perbedaan antara dewa-dewa Anunnaki dan Igigi, dan seperti disebutkan di atas, dalam mitologi Yunani kita kenal perbedaan antara dewa-dewa Titan, Olympian dan manusia setengah dewa (demigod).

Apakah Ada Nephilim Wanita Juga?

Kita tidak punya bukti langsung mengenai raksasa wanita, Nephilim wanita atau Elioud/Eljo wanita dalam Alkitab. Tapi kita menemukan hubungan tidak langsung yang sepertinya menunjukkan bahwa keturunan wanita dari “ras Nephilim” itu ada. Bahkan memang ada. Apalagi kalau bukan karena Elohim memerintahkan “pemusnahan total” semua laki-laki, perempuan, anak-anak dalam peperangan di tanah Kanaan?

Ulangan 3:5-7 (ILT) Semua kota itu dibentengi dengan tembok yang tinggi dengan gerbang ganda dan palang-palangnya. Di samping itu, sangat banyak kota yang tidak berkubu. Dan kita menumpas habis mereka, sebagaimana telah kita lakukan terhadap Sihon, raja Heshbon, dengan menumpas seluruh kota, pria-pria, wanita-wanita, dan anak-anak. Dan kita merampas bagi kita sendiri semua ternak dan barang-barang rampasan di kota-kota.

Ulangan 7:1-3 (ILT) “Bilamana YAHWEH, Elohimmu, membawa engkau masuk ke negeri yang ke sana engkau memasukinya untuk memilikinya, dan Dia menghalau banyak bangsa dari hadapanmu, yakni orang Het, orang Girgasi, orang Amori, orang Kanaan, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus, tujuh bangsa yang lebih besar dan lebih kuat daripadamu; dan YAHWEH, Elohimmu, menyerahkan mereka ke hadapanmu, maka engkau harus menghantam mereka, engkau harus sungguh-sungguh menumpas mereka, engkau tidak boleh mengadakan perjanjian dengan mereka atau menunjukkan kemurahan kepada mereka. Janganlah engkau berbesan dengan mereka, anak perempuanmu janganlah engkau berikan kepada anak laki-lakinya dan anak perempuannya janganlah engkau ambil bagi anak laki-lakimu.

Elohim punya alasan kuat mengapa Dia menghendaki bahkan wanita dan anak-anak (yang biasanya dijadikan jarahan) untuk dimusnahkan sama sekali bersama-sama para laki-laki.

Kalau kita bandingkan kisah tadi dengan Yunani, kita melihat jelas-jelas ada “dewi-dewi” yang sama terkenalnya seperti “dewa-dewa.”

Kisah 19:35 Dan, setelah menenangkan orang banyak itu, panitera kerumunan orang itu berkata, “Hai para pria Efesus! Siapakah sesungguhnya orang yang tidak mengenal kota Efesus, yang menjadi penjaga kuil dewi Diana (Yunani: Artemis) yang agung bahkan yang turun dari langit?

Diana adalah dewi Romawi, nama lainnya bagi orang Yunani adalah dewi Artemis, yang menurut mitologi adalah saudari dari Apollo dan anak Zeus. Kita sudah membahas siapa Apollo dalam artikel Manusia Dengan Banyak Nama, jadi tidak kita bahas lagi di sini. Namun karena Artemis/Diana adalah saudarinya, dan berhubungan dengan berburu, bulan, dan kelahiran (di antara bidang-bidang kekuasaannya), gampang sekali melihat kesamaannya dengan dewi Ashur yang adalah saudari Nimrod, namanya Semiramis, yang juga dikenal sebagai Ishtar di Mesopotamia, Isis di Mesir, Astarte di daerah Barat Laut Semit, dan Innana bagi orang Sumeria.

ishtar400

Dia punya kuil di Tirus dan Sidon, dan orang Filistin Askelon sepertinya menghormatinya juga. Dia ada di mana-mana. Di Afrika Utara, dia dikenal sebagai Tanith, artinya “wajah Baal” menunjukkan bahwa dia adalah istrinya. Di tanah Kanaan, dia dikenal sebagai Ashtoreth, bahkan Raja Salomo juga memujanya:

1 Raja 11:4-6 (ILT) Dan terjadilah pada waktu Salomo sudah tua, istri-istrinya itu membelokkan hatinya kepada ilah-ilah lain, dan hatinya tidak sepenuhnya berpaut kepada YAHWEH, Elohimnya, seperti Daud, ayahnya. Demikianlah Salomo mengikuti Ashtoret, dewi orang Sidon, dan mengikuti Milkom, dewa kejijikan orang Amon. Dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH dan tidak dengan sepenuh hati mengikuti YAHWEH, seperti Daud, ayahnya.

Salomo mendirikan tempat pemujaan baginya di dekat Yerusalem, yang ada sampai zaman Yosiah, yang kemudian meruntuhkannya. Kelanjutan dari sekte penyembahan ini di Israel dibuktikan dengan banyaknya referensi Alkitab dan sering dilambangkan (seperti tiang Ashera) dari dewi ini dalam berbagai bentuk dan nama yang semuanya terhubung kepada individu yang sama. Encyclopedia Britannica menyebutkan seperti ini untuk Ishtar:

“Sebagai dewi alam besar, atribut kesuburan dan reproduksi adalah khas miliknya, seperti imoralitas yang menyertainya pada awalnya, mungkin, tidak lebih dari sihir kuno. Sebagai pelindung para pemburu, belakangan berkaitan dengan nama Artemis. Oleh karena itu konsekuensi gabungan dengan Aphrodite, Artemis, Diana, Juno dan Venus, dengan segala tindakan dan akibat satu sama lainnya dalam mitologi dan legenda. Bintangnya adalah planet Venus, dan penulis kuno memberi dia julukan Caelestis dan Urania.”

Hubungan dengan Urania itu sangat menarik. Ingat ada 9 Muse di bagian awal? Dia ini salah satunya, dan berhubungan dengan astronomi. Ada buku berjudul Buku Urantia, yang disebutkan bahwa buku ini “berasal dari makhluk luar bumi” dan sering disebut “Blue Book.” Lebih dari 2000 halaman dan isinya sangat detail mengenai tata letak, struktur dan fungsi alam semesta Orvonton (mungkin Milky Way) dan bumi (yang disebut Urantia). Mungkinkah buku ini “diilhami” oleh makhluk (Muse) yang dikenal sebagai Urania?

columbia400

Di Amerika Serikat, dewi yang sama ini dijuluki Columbia, dan bertengger di puncak Gedung Capitol, yang sering disebut “Kuil Liberty” (nama lain dari Columbia, Ishtar, Isis, Diana, dan sebagainya).

liberty500

Patung Liberty yang terkenal di New York itu juga adalah patung dewi ini.

Dalam banyak kebudayaan, termasuk dalam tradisi Vatican, dewi yang digambarkan di atas ini sering disebut “Ratu Surga.” Dia ini yang disebut oleh Yeremia, ketika menyampaikan Firman YAHWEH, Elohim surgawi yang benar, yang jelas-jelas tidak suka Israel (Yehuda) menyembahnya.

Yeremia 7:16-20 (ILT) Namun engkau, hendaklah engkau tidak berdoa demi bangsa ini, dan hendaklah engkau tidak menaikkan seruan dan doa demi mereka, dan hendaklah engkau tidak menjadi perantara bagi-Ku, karena Aku tidak akan mendengarkan engkau. Apakah engkau tidak melihat apa yang mereka lakukan di kota-kota Yehuda dan di jalan-jalan Yerusalem? Anak-anak lelaki sedang mengumpulkan kayu, dan bapak-bapak sedang menyalakan api, sementara wanita-wanita sedang mengaduk adonan untuk membuat kue bagi Ratu Surga dan untuk menuangkan persembahan curahan kepada ilah-ilah lain, dengan maksud memancing murka-Ku. Apakah Aku yang mereka pancing untuk marah?” firman YAHWEH. “Bukankah diri mereka sendiri, sehingga ada aib di wajah mereka? Sebab itu,” beginilah Tuhan YAHWEH berfirman, “Lihatlah, amarah dan murka-Ku akan dicurahkan atas tempat ini, ke atas manusia dan binatang, ke atas pohon-pohon di ladang, dan ke atas hasil tanah. Dan, itu akan membakar dan tidak akan terpadamkan.”

Tentu saja tidak ada yang dinamakan “Ratu Surga” sedang duduk di samping Raja kita YAHWEH. Karena itu kita mesti menyimpulkan bahwa apa yang disebut “dewi” ini nyatanya adalah raksasa, Nephilim, dan atau Elioud. Jika kita memang menerima mitologi kuno dari budaya lain itu berasal dari kenyataan sesungguhnya, maka kita juga harus tahu fakta bahwa dewa-dewi ini kawin satu sama lain seperti mereka manusia biasa. Dalam mitologi Yunani misalnya, kita tahu bahwa dewa-dewi Titan itu berpasangan sebagai berikut:

  • Cronus dan Rea
  • Coeus dan Phoebe
  • Hyperion dan Theia
  • Oceanus dan Tethys

Dalam mitologi Yunani, anak-anak generasi Titan yang pertama juga dikenal sebagai Titan, dan mereka ada yang laki-laki dan perempuan:

  • Asteria
  • Astraea (Dike)
  • Astraeus
  • Atlas
  • Eos (Fajar menyingsing)
  • Eosphorus (atau Hesperus)
  • Epimetheus
  • Helius
  • Leto (ibu dari Apollo dan Artemis/Diana)
  • Menoetius
  • Pallas
  • Perses
  • Prometheus
  • Selene

Titan Cronus dan Rea adalah orang tua dewi Olympian bernama Hera, Demeter, Hestia, Poseidon, Hades dan Zeus. Titan wanita Leto adalah anak dari Coesus dan Phoebe, dan dia adalah ibu dari Apollo dan Artemis/Diana (yang disebut “Ratu Surga”) karena kawin dengan Zeus.

Ada yang berpendapat Zeus itu sebenarnya Malaikat Pengawas, karena dia dikenal sebagai “dewa langit” yang turun dari surga dan kawin dengan para wanita. Tapi di mana persamaannya di dalam Alkitab yang menyebutkan bahwa malaikat itu dilahirkan, menjadi dewasa dan mati? Tidak ada. Zeus itu bukan malaikat. Kita membaca sejarah Zeus dalam mitologi Yunani, dia yang disebut “Raja segala Dewa” ini dilahirkan dan kemudian disembunyikan ibunya, Rhea, di pulau Kreta, karena ibunya tidak ingin anak ini dimakan ayahnya, Cronus. Di sana Zeus bertumbuh menjadi besar, dan seperti yang dikatakan Kejadian 6:4, dia menjadi “orang perkasa zaman purbakala, orang yang kenamaan,” kemudian dia mati dan dikubur di Knossos, Kreta.

“Dari teras kamarku di penginapan Knossos aku bisa melihat Gunung Dicta di mana Jupiter (Zeus) dilahirkan, Gunung Ida di mana dia dibesarkan, dan Gunung Joukta di mana tradisi menempatkan kuburnya. Ada kedalaman pemikiran filosofi di dataran ini yang melingkupi aku, dan setiap sore aku kembali untuk menatapnya dalam cahaya jingga di ketinggian Gunung Joukta. Kubah besar gunung di atas reruntuhan Knossos itu benar-benar layak untuk menjadi kuburan dewa.” – Angelo Mosso

Theolog Dr. Ken Johnson menyetujui hal tersebut:

Kuburan Jupiter (Zeus) ada di Kreta, di sisi utara kota Knossos. Knossos sepertinya didirikan oleh Vesta (Rhea), ibunya. Prasasti di kuburan Jupiter menyebutkan dalam bahasa Yunani, “Zan Kronou,” artinya “Zeus, anak Kronos.” – Ken Johnson, Th.D.

Jika kita menerima kenyataan bahwa Zeus benar-benar adalah individu yang pernah hidup di zaman lampau, dan dari pembahasan kita yang menyimpulkan bahwa dia bukan malaikat, maka pastilah dia ini manusia setengah dewa (demigod) yang sangat perkasa, kemungkinan generasi berikutnya dari Nephilim. Jika ini benar, maka saudarinya sudah pasti generasi Nephilim juga. Dari sini dapat kita mengerti, kenapa Elohim menghendaki untuk memusnahkan semua laki-laki, perempuan dan anak-anak di kota-kota Nephilim di tanah Kanaan.

Ini adalah replika generasi pertama dari tengkorak kepala memanjang dari Paracas, Peru. Ini tengkorak perempuan.

NephilimSkull600

Lihat perbedaan antara tengkorak perempuan ini dengan kaum laki-lakinya yang lebih kokoh.

paracas1-700

paracas2-700

Ini tengkorak yang luar biasa. Semakin Anda lihat, semakin Anda memandang sesuatu yang di luar manusia. Ini bukan hasil “deformasi tengkorak” karena kelainan dolichocephalisme. Ada kebudayaan beberapa suku kuno untuk mengikat tulang kepala supaya mengubah bentuk tengkorak, menjadi memanjang. Ada banyak perdebatan mengenai apakah hal itu dapat menyebabkan rongga otaknya menjadi lebih besar atau tidak. Dalam buku The Enigma of Cranial Deformation, David Hatcher Childress dan Brien Foerster menjelaskan:

Walau diasumsikan tradisi mengikat kepala (headbinding) memungkinkan tempurung kepala membesar dan merenggang, menciptakan volume lebih besar dalam tengkorak dibandingkan orang biasa, tidak semua peneliti percaya hal ini bisa dilakukan. Beberapa peneliti menyebutkan, tradisi mengikat kepala tidak memperbesar volume tengkorak seseorang karena jumlah materi tulang tengkorak tidak meningkat, hanya bentuk tengkorak saja yang berubah. Sampai penelitian lebih lanjut dilakukan pada hal ini, kita tidak akan memiliki jawaban pasti apakah mengikat kepala dapat melipatgandakan volume tengkorak kepala.

Tengkorak manusia normal punya volume 1100 dan 1900 cc rongga otak. Replika tengkorak memanjang seperti di atas punya 40% lebih banyak kapasitas otak dibandingkan tengkorak normal maupun tengkorak orang-orang yang menjalani tradisi pengikatan kepala.

Coba disimak video singkat dari Brien Foerster mengenai perbedaan mencolok dari tengkorak kepala memanjang di Paracas, Peru:

Tengkorak replika di atas, sudah diteliti dan ditemukan berasal dari wanita dengan tinggi 5 kaki 4 inchi. Ada yang mengatakan itu berbentuk seperti itu karena telah memanjang melalui praktek mengikat kepala. Bukti lain menunjukkan sebaliknya, karena banyak keanehan ditemukan dari bentuknya, orang ini tampaknya telah dilahirkan seperti itu.

Bukti-bukti pendukung lainnya, sejumlah kerangka bayi telah ditemukan dan sudah memiliki tengkorak memanjang. Bahkan, Childress dan Foerster menggambarkan kejadian dimana janin yang belum lahir telah memiliki tengkorak memanjang, dan itu ditemukan di dalam mumi!

mumianak

Bahkan pada waktu itu para ilmuwan telah menyatakan bahwa tengkorak ini dibuat memanjang dengan mengikat kepala, klaim ini mendukung kerangka Kow Swamp Australia. Namun, Dr. Tschudi berkomentar, “Dua tengkorak (keduanya dari anak-anak berusia hampir satu tahun), memiliki dalam segala hal, bentuk yang sama seperti orang dewasa. Kami sendiri telah mengamati fakta yang sama di banyak mumi dari anak-anak usia dini.. Formasi yang sama dari tengkorak kepala menunjukkan itu anak-anak yang belum lahir, dan dengan kebenaran ini kami telah memiliki bukti yang meyakinkan secara visual dari janin yang tertutup dalam rahim seorang mumi wanita hamil … berusia 7 bulan!”

Jika bayi-bayi lahir dengan tengkorak memanjang, ini menunjukkan bukti adanya ras yang sama sekali berbeda dari manusia normal. Jika bukan manusia normal, mereka ini apa? Hanya tes DNA yang bisa memastikannya, tapi menurut pandangan awam, kita bisa berspekulasi dengan jelas bahwa ini adalah tengkorak Nephilim (termasuk perempuan).

Perhatikan contoh Ratu Nefertiti dari Mesir. Itu bukan hanya hiasan kepala mewah yang dikenakannya di sini:

akhenaten-nefertiti600

Orang ini, sama seperti suaminya Raja Akhenaten, memiliki kepala memanjang! Begitu juga anak-anak mereka. Lihat tiga anak-anaknya dibawah ini:

akhenaten-nefertiti

Di sini kita melihat tiga perempuan muda dengan tengkorak memanjang, duduk di pangkuan kedua orang tua mereka yang juga memiliki tengkorak memanjang. Meskipun satu di pangkuan ratu tampaknya memiliki hiasan pada kepala, satu yang di bahu dan satu yang di lengan raja tidak. Mereka tampak sangat muda, dengan tengkorak kepala yang sudah berbentuk kerucut.

Nefertiti500

Dengan asumsi ini merupakan patung yang akurat, gambar ini menunjukkan profil dari Nefertiti yang mengungkapkan betapa sangat besar dan memanjang kepalanya. Apakah dia lahir seperti itu? Apakah putrinya lahir seperti itu juga?

Bukan hanya orang Mesir dan Peru yang menunjukkan sifat-sifat ini. Banyak kebudayaan dari seluruh dunia (termasuk orang-orang dari Malta, Turki, Iraq, Iran, Korea, Bolivia, Mexico, Siberia, Easter Island, China, Sumeria kuno, Mesopotamia dan tempat lain), yang tidak pernah berinteraksi satu sama lain ataupun berjalan di antara mereka, secara alami mewujudkan ciri mereka secara independen untuk terlibat dalam praktek deformasi tengkorak.

headbinding-2

Kenapa demikian? Jika mereka memang tidak dilahirkan seperti itu, kenapa mereka mempraktekkan hal seperti itu? Childress dan Foerster menyimpulkan dalam bukunya:

Suatu konsep yang menarik bahwa beberapa kerangka dengan tengkorak memanjang itu berasal dari ras yang berbeda dengan Homo sapiens, atau bahwa mereka berasal dari planet lain, kita harus menunggu satu usaha khusus untuk analisa DNA guna membuktikan hal ini dengan salah satu cara atau dengan cara yang lain. Sementara itu, tidak diragukan akan ada banyak spekulasi. Mudah-mudahan, penelitian lebih lanjut akan dilakukan, dan lebih banyak buku dan artikel akan ditulis mengenai teka-teki deformasi tengkorak dan penyebaran tradisi memanjangkan kepala di masa lalu kita.

Walaupun banyak spekulasi, secara umum mereka yang menjalankan tradisi ini (umumnya dari golongan bangsawan) secara individual tidak memiliki bentuk tengkorak alami seperti itu, kemudian mereka sengaja memodifikasi diri mereka sendiri dan anak-anak mereka supaya terlihat seperti makhluk yang memiliki kepala memanjang.

Karena tidak hanya para lelaki yang melakukan ini, para perempuan juga ingin berpenampilan seperti itu, supaya mirip “dewi” mereka yang punya bentuk alami seperti itu. Jadi walaupun contoh di atas bukan asli Nephilim perempuan, secara historis maupun catatan Alkitab jelas-jelas menunjukkan, setidaknya, ada bukti-bukti bahwa Nephilim perempuan ada di bumi pada suatu masa sehingga para perempuan manusia normal ingin mengubah bentuk penampilan mereka. Tampaknya ini memberikan kita konfirmasi, mengenai kemungkinan salah satu dari tiga istri anak Nuh sudah mengalami kerusakan DNA, tercemar DNA Nephilim dalam tubuhnya.

Diagram Punnet Genetika Nephilim

Dengan asumsi tiga anak Nuh adalah murni genetikanya, kita akan membuat diagram Punnet, kita akan lihat kromosom X “jelek” (X-Nephilim) akan diturunkan kepada keturunan manusia Pasca-Banjir sebagai berikut:

X-Y Laki-laki normal + NX-X Perempuan cacat = empat kemungkinan:

  • NX-X = Nephilim perempuan
  • NX-Y = Nephilim laki-laki
  • XX = Perempuan Normal
  • YX = Laki-laki Normal

Kita lihat rasio perbandingan 50:50 hasilnya, baik laki-laki maupun perempuan.

skenario-1

Dalam grafik di atas, kita mengasumsikan perempuan tersebut 50:50 Nephilim hibrid. Tapi pada kenyataannya, persentasenya jauh lebih rendah dari itu. Karena jarak waktu antara kebinasaan Nephilim generasi pertama dengan kelahiran istri-istri anak-anak Nuh ada sekitar 500 tahun. Ini salah satu skenario yang mungkin, dengan asumsi gen Nephilim diwariskan turun-temurun.

Kemungkinan lain adalah kerusakan genetika mereka melalui proses hibridisasi melalui pencampuran dengan genetika binatang seperti yang kita bahas dalam Bab 3 – Sebelum Banjir Besar. Untuk mempermudah, anggap saja hasilnya sama: perempuannya 50% manusia dan 50% Nephilim.

Apa yang Anda lihat dalam diagram Punnet ini menggambarkan laki-laki normal, berpasangan dengan perempuan yang 50% hibrid, hasil akhirnya ada 4 kemungkinan:

  • Anak laki-laki atau perempuan Nephilim, atau
  • Anak laki-laki atau perempuan normal.

Kalau hasilnya normal, itu tidak jadi masalah, karena keturunan mereka 100% akan normal semua. Tapi jika sebaliknya, Anda bisa hitung sendiri kemungkinan-kemungkinan lainnya. Kuncinya di sini ada di satu kromosom X-Nephilim yang diturunkan, dan itu hal yang bagus. Kenapa? Karena kalau kromosom Y-Nephilim yang diturunkan, hasilnya jauh lebih buruk.

Kebangkitan Manusia-X

Secara umum, semua ini hanya perkiraan, tapi kita tahu Elohim menetapkan hukum yang tidak bisa dilanggar. Jika Dia menciptakan manusia menurut gambar dan keserupaan dengan Dia, kemungkinan ada semacam struktur kromosom X-Y yang juga ada di dunia spiritual juga. Dengan asumsi hal ini terjadi pada malaikat yang meninggalkan tempat kediamannya yang semula (tubuh surgawi) dan mengambil bentuk tubuh manusia, mampu berkembangbiak, mereka pasti punya sesuatu yang berhubungan dengan kromosom X atau Y yang diturunkan kepada keturunan mereka. Waktu Roh Kudus “menaungi” Maria, dia mengandung dan melahirkan Anak laki-laki, yang kromosom Y-nya hanya mungkin berasal dari YAHWEH karena perempuan tidak punya kemampuan menurunkan kromosom Y.

Telah disinggung di atas, adalah lebih baik bahwa hanya kromosom X-Nephilim yang diturunkan, karena jika diduga telah terjadi Serbuan Bertubi-tubi oleh para Malaikat (baca bab 1), hasilnya jauh lebih rumit dan parah. Ini karena Malaikat yang Jatuh itu bukan hibrid, yang hanya punya 1 kromosom baik dan 1 kromosom jelek, seperti yang dimiliki Nephilim. Tetapi Malaikat yang Jatuh ini punya 2 kromosom jelek (iblis) : X dan Y.

skenario-2

Diagram di atas menggambarkan masalah itu, yang akan semakin bertumpuk jika Anda teruskan perhitungannya. Setiap kali terjadi pertemuan, kromosom Y-Nephilim kepada kromosom genetika murni manusia, hasilnya hanyalah kerusakan dan kecemaran genetika yang tidak ada akhirnya! Kemungkinan, ini adalah penyebab kenapa Elohim memutus seluruh rantai genetika rusak ini, sekitar 700 tahun sebelum Air Bah.

Tidak perduli kemungkinan mana yang terjadi, ada kerusakan genetika yang terjadi. Intinya, dengan keterlibatan Malaikat secara langsung untuk kawin, hasilnya jauh lebih buruk dibandingkan dengan pemikiran bahwa hanya ada 1 perempuan hibrid Nephilim yang masuk ke dalam bahtera. Setidaknya, dari diagram Punnet, kita bisa lihat kemungkinan 50% keturunannya normal sepenuhnya. Sedangkan diagram di atas menunjukkan persentase yang tidak bagus, yang jika diteruskan hanya akan menjadi semakin parah, menjadi ancaman besar bagi umat manusia.

Grafik berikut ini membawa kita kepada level lebih lanjut. Jika benar para Malaikat terus-menerus kawin dengan para perempuan, lihat apa yang terjadi dengan skenario ini:

skenario-3

Diagram ini menunjukkan apa yang terjadi jika malaikat kawin lagi dengan perempuan yang punya kromosom Nephilim. Skenario ini mirip dengan yang menganggap Zeus itu Malaikat yang Jatuh (seperti dipercaya beberapa orang), terus kawin dengan seorang perempuan setengah dewa. Hasilnya, Anda punya 2 kromosom X-Nephilim dan 1 kromosom Y-Nephilim, menghasilkan 4 kemungkinan yang sangat buruk. Jika Anda terus memainkan skenario ini, hasilnya adalah malapetaka bagi seluruh umat manusia!

Skenario yang paling mungkin terjadi adalah 1 kromosom X-Nephilim yang dibawa oleh perempuan, yang memungkinkan umat manusia masih bisa selamat. Skenario lain hanya akan menyebabkan kemusnahan umat manusia. Jadi, teori malaikat kawin berkali-kali sepanjang sejarah umat manusia itu kemungkinannya kecil, dengan anggapan Elohim mengijinkan itu terjadi Pasca-Banjir Besar. Untuk berpikir bahwa Elohim mengijinkan benih Malaikat yang Jatuh terus-menerus merusak genetika manusia, benar-benar tidak masuk akal, dibandingkan dengan hanya mengijinkan 1 genetika yang ternoda diturunkan melalui garis keturunan perempuan, yang masih punya kemungkinan 50% melahirkan anak-anak normal, dipandang dari sudut bahwa semua makhluk sudah pernah mengalami kerusakan genetika total sebelumnya.

Manusia yang lahir dengan membawa kaitan genetika Nephilim, disebut Manusia-X. Ini adalah mereka yang menerima kromosom X-Nephilim dari ibunya dan kromosom Y-normal dari ayahnya. Jadi, apa pun kemampuan manusia super yang mereka bawa – entah itu badan raksasa, kekuatan besar, gigi 2 jajar, jari tangan dan kaki 6, atau kemampuan aneh lainnya – itu berasal dari ibu mereka.

Manusia-X pertama yang muncul di Alkitab adalah Kanaan, anak Ham. Dia punya bermacam-macam anak Manusia-X lainnya yang punya nama-nama menarik, yang ditulis dalam Kejadian 10:

Kejadian 10:15-20 Dan Kanaan memperanakkan Sidon -anak sulungnya- dan orang Het, dan orang Yebusi, dan orang Amori, dan orang Girgasi, dan orang Hewi, dan orang Arki, dan orang Sini, dan orang Arwadi, dan orang Semari, dan orang Hamati, dan kemudian terseraklah kaum-kaum Kanaan ini. Dan daerah perbatasan orang Kanaan adalah dari Sidon ke arah Gerar sampai ke Gaza, ke arah Sodom, dan Gomora, dan Adma, dan Zeboim sampai ke Lasa. Inilah keturunan Ham menurut kaum keluarga mereka, menurut bahasa-bahasa mereka, menurut tanah-tanah mereka, menurut bangsa-bangsa mereka.

Mereka inilah bangsa-bangsa yang harus dimusnahkan sama sekali oleh Israel (termasuk para perempuan dan anak-anak, bahkan dalam beberapa kejadian, semua binatangnya juga).

Eksperimen Genetika di Bawah Bumi

Ada video menarik (mengerikan) yang menceritakan eksperimen genetika yang sedang terjadi pada hari-hari ini. Pencampuran antara manusia dengan binatang, kloning, pembiakan spesies campuran, produksi organ tubuh, yang dilakukan secara tersembunyi di dalam laboratorium-laboratorium rahasia di bawah bumi, yang dilakukan oleh manusia-manusia dan makhluk hibrid Nephilim modern, alien, para penguasa dunia yang sesungguhnya, yang ada dibelakang layar, yang mengendalikan segala sesuatu di dunia ini, dengan agenda mereka untuk mendirikan New World Order, mengambil alih seluruh planet bumi, memperbudak seluruh umat manusia, dan membinasakan siapa saja yang tidak mereka kehendaki untuk hidup. Kedengarannya seperti Kitab Wahyu.

2 Tesalonika 2:6,7 (ILT) Dan sekarang, kamu telah mengetahui apa yang menahan supaya dia dapat disingkapkan pada saatnya sendiri. Sebab rahasia kedurhakaan sudah mulai bekerja, hanya sekarang ada yang sedang menahannya hingga dia dapat muncul dari tengah-tengahnya.

Hal-hal yang terjadi ini merupakan penggenapan dari apa yang telah dinubuatkan Yeshua (Yesus Kristus) sekitar 2000 tahun yang lalu, menjelang hari-hari kedatangan-Nya kembali:

Lukas 17:26 Dan sebagaimana yang terjadi pada zaman Nuh, demikian pula akan terjadi pada hari-hari Anak Manusia.

Selengkapnya bisa Anda baca dalam artikel: Para Tawanan di Markas Bawah Tanah Dulce, New Mexico

Dulce, New Mexico adalah suatu kota kecil yang berlokasi kira-kira 2,1 kilometer dari Tempat Penampungan Orang Indian Apache Jicarilla. Itu merupakan tempat tinggal bagi kira-kira 900 orang dengan hanya satu motel besar dan beberapa toko. Ini bukan jenis kota tempat peristirahatan dan juga tidaklah disibukkan dengan berbagai aktivitas. Namun, kota yang tenang ini menyimpan rahasia gelap dan dalam yang tersembunyi jauh di bawah semak belukar Archuleta Mesa. Rahasia yang begitu dalam, yang melibatkan kerjasama laboratorium biogenetik antara pemerintah dengan Alien yang didesain untuk menjalankan eksperimen mengerikan terhadap manusia dan binatang. Markas Bawah Tanah Dulce dipercayai sebagai markas terbesar dari Reptilian dan Alien Grey di Amerika Serikat dimana diduga dilakukan eksperimen-eksperimen termasuk: manipulasi atomik, kloning, kendali pikiran, kawin silang manusia-binatang, implantasi chip, penculikan Alien, dan produksi makanan dari tubuh manusia.

Ada dua pemerintahan yang sekarang ini menduduki Amerika Serikat. Pertama, ada Pemerintahan Tradisional yang didirikan oleh para bapak pendiri negara Amerika Serikat, yang didirikan berdasarkan konstitusi dan pemerintah yang terpilih dalam pemilihan umum, dan ada lagi “Pemerintahan Bayangan atau Bawah Tanah” yang didukung oleh fasis-Bavarian-Illuminati yang dipimpin oleh pemerintahan Korporasi-Militer-Industri, yang berperang melawan orang-orang Amerika tradisional di negara mereka sendiri. Dengan kata lain, dua pihak ini adalah Republik Konstitusional Amerika yang berbasis Yudea-Kristiani dan kerajaan sosialis Bavaria berbasis sekte Luciferian, yang dikenal sebagai Bavarian atau Illuminati. Baca selengkapnya>>

Terkait:

Kembalinya Nephilim
Bab 1 – Serbuan Malaikat Secara Bertubi-tubi?
Bab 2 – Keturunan Malaikat yang Jatuh
Bab 3 – Hari-hari Sebelum Banjir Besar Memusnahkan Bumi
Bab 4 – Kembalinya Nephilim, Ras Raksasa Purbakala ke Dalam Dunia Pasca-Banjir Besar Menghancurkan Bumi
Bab 5 – Kebangkitan Mutan

Referensi:

Iklan