Tuhan Yesus memberi tahu para murid-Nya bahwa tidak ada satu “iota” atau “keraia” pun yang akan berlalu dari Torah hingga semuanya digenapi (lihat Mat. 5:18).

Mat 5:18 ἀμὴν [amin, sungguh] γὰρ [untuk ] λέγω [aku berkata] ὑμῖν [kepada kalian], ἕως [hingga] ἂν παρέλθῃ [berlalu, lenyap] ὁ οὐρανὸς [surga, langit] καὶ [dan] ἡ γῆ [bumi, daratan], ἰῶτα [iota] ἓν [satu] ἢ [dan] μία [satu] κεραία [keraia] οὐ [tidak] μὴ [tidak] παρέλθῃ [berlalu, lenyap, diabaikan, lenyap, musnah] ἀπὸ [dari] τοῦ νόμου [Torah, hukum] ἕως [hingga] ἂν πάντα [seluruh] γένηται [terjadi].

Mat 5:18 Sebab, sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sampai langit dan bumi berlalu, satu iota atau satu keraia pun dari Torah sekali-kali tidak akan lenyap, sampai segala sesuatu terjadi.

Kata yang diterjemahkan “iota” mengacu pada huruf Ibrani terkecil י (“Yod” יוֹד), dan kata yang diterjemahkan “keraia” (diterjemahkan ‘titik’ dalam Alkitab Terjemahan Baru LAI) mengacu pada “tanduk,” atau goresan terkecil dari suatu huruf Ibrani, mungkin mirip “serif” (huruf kaki) dalam tipografi bahasa Inggris atau Indonesia modern kita.

bp-serif-sansserif-graphic1-862x518

Dalam tipografi, serif adalah garis kecil atau goresan yang secara tetap dibubuhkan pada akhir goresan yang lebih besar dalam sebuah huruf atau simbol dalam font tertentu atau kelompok font tertentu.

Huruf Ibrani י (“Yod”) adalah huruf Ibrani terkecil dari Aleph-bet Ibrani. Huruf Yod terdiri dari tiga bagian: cabang atas (tag), garis melengkung ke bawah, dan bagian tengah. Tag atas menunjuk ke arah Elohim, garis melengkung ke bawah menunjuk ke bumi, dan bagian tengah menyatukan bagian-bagian itu dalam kesatuan. Oleh karena itu, karena ini adalah tiga bagian dalam satu, Yod tidak berbeda dengan huruf Aleph (א) dalam menunjukkan keilahian dan menggambarkan Yeshua sebagai Mediator kita yang rendah hati di hadapan Bapa. Yod adalah huruf pertama dari Nama Ilahi YHVH (יהוה) dan nama Juruselamat dunia, Yeshua (ישוע), sekaligus menunjukkan keutamaannya.

yod

Karena begitu kecilnya, Yod dihiasi dengan cabang kecil yang menunjuk ke atas, ke arah Elohim. “Kotz dari Yod” adalah serif kecil di bagian bawah “wajah” kepala Yod dan merupakan tanda terkecil dari semua tanda yang dibuat dalam teks Ibrani. Tanda “kotz” inilah yang merujuk pada “keraia” yang Yeshua bicarakan dalam Matius 5:18 dan Lukas 16:17.

Dalam Lukas 16:17, kita membaca Tuhan Yesus berkata tentang keraia Torah:

Luk 16:17 Εὐκοπώτερον [lebih mudah] δέ [namun] ἐστι [menjadi] τὸν οὐρανὸν [langit, surga] καὶ [dan] τὴν γῆν [bumi, daratan] παρελθεῖν [berlalu, lenyap] ἢ [daripada] τοῦ νόμου [Torah, hukum] μίαν [satu] κεραίαν [keraia] πεσεῖν [gugur].

Luk 16:17 Namun, adalah lebih mudah langit dan bumi berlalu daripada satu keraia Torah gagal.

Dalam seni tulis Yahudi yang dikenal sebagai Soferut, Gulungan Torah menjadi tidak valid (possul) bahkan jika hanya tidak memiliki serif (‘kotz’ atau ‘keraia’) dari Yod ini (Menachot 29a):

קוֹצוֹ שֶׁל יוֹד

qotzo shel yod [coretan (kotz) dari Yod]

Meskipun sangat kecil, Yod sangat penting, karena tanpa “kotz dari Yod” seluruh Torah menjadi dianggap tidak valid.

Elohim senang menggunakan yang kecil, yang lemah, dan yang tidak penting untuk menunjukkan kemuliaan dan kuasa-Nya. Jika Anda direndahkan atau “berpostur kecil” di dunia ini, Anda dapat mempercayai bahwa hidup Anda adalah penting bagi Elohim. Karena setiap huruf dari Torah adalah penting, dan tidak ada dua huruf yang adalah sama (atau boleh “bersentuhan” atau “cacat”), Anda dapat mempercayai bahwa hidup Anda adalah penting dalam Torah Agung alam semesta – yaitu, di dalam rencana besar Elohim yang mengerjakan “segala sesuatu bersama-sama untuk kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.”

Tuhan Yesus berkata dengan sesungguh-sungguhnya: “Sampai langit dan bumi berlalu, satu iota atau satu keraia pun dari Torah sekali-kali tidak akan lenyap, sampai segala sesuatunya terjadi.”

Goresan terkecil (‘Kotz’) dari huruf terkecil (‘Yod’) dari teks Ibrani itu penting bagi Tuhan Yesus, dan, jika kita menghargai Kitab Suci seperti halnya Tuhan Yesus menghargai Kitab Suci, kita juga akan memperhatikan perincian dari Kitab Suci Ibrani.

Tetapi bagaimana kita dapat menentukan apa itu sebuah “iota” atau sebuah “keraia” itu tanpa memiliki pengetahuan tentang teks Ibrani asli?

Firman Tuhan menyatakan bahwa langit dan bumi yang kita kenal ini masih akan ada, setidaknya hingga berakhirnya Kerajaan Seribu Tahun Mesias di bumi, dan Pengadilan Takhta Putih.

Why 21:1 Dan aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, karena langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu dan laut pun tidak ada lagi.

Dari pemahaman itu, kita bisa menyimpulkan bahwa setiap “yod” dan “kotz” dari Torah, masih akan berlaku hingga waktu Pengadilan Takhta Putih itu.

Mempelajari bahasa Ibrani Kitab Suci merupakan investasi yang bersifat spiritual dan kekal. Dengan belajar membaca dan mempelajari Kitab Suci dalam bahasa Ibrani, kita akan menjadi sadar akan “iota [Yod]” dan “keraia [Kotz]” yang tidak akan berlalu hingga segala sesuatunya digenapi (Matius 5:18).

Referensi:

Belajar Membaca Teks Alkitab Ibrani

Alkitab Interlinear: Bereshit (Kejadian) – Ibrani – Inggris – Indonesia

Iklan